News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Ungkap Perbedaan Mencolok Main di Liga Korea dengan Kompetisi ASEAN, Katanya Hal Ini ...

Atlet voli putri kebanggan Indonesia, Megawati Hangestri membagikan pengalaman dan kesannya berkiprah di Liga Voli Korea dengan membela Red Sparks. (27/2/2024)
Selasa, 27 Februari 2024 - 16:17 WIB
Megawati Hangestri bersama Red Sparks saat melawan GS Caltex.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Atlet voli putri Indonesia, Megawati Hangestri membagikan pengalaman dan kesannya berkiprah di Liga Voli Korea dengan membela Red Sparks.

Megawati Hangestri menjadi pevoli Timnas Indonesia yang saat ini memperkuat kontestan V-League, dan membawa Red Sparks kini menempati peringkat ketiga klasemen Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megatron menjadi salah satu pemain asing yang didatangkan oleh Red Sparks musim ini bersama Giovanna Milana dari Amerika Serikat.


Megawati Hangestri bersama Red Sparks saat melawan Hyundai Hillstate. (KOVO)

Mega terpilih melalui draft kuota pemain Asia, bersama Pornpun Guedpard (IBK Altos), Reina Tokoku (Pink Spiders), dan Wipawee Srithong (Hyundai Hillstate), Mar-Jana Philips (AI Peppers)

Setelah direkrut oleh klub Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, atlet kebanggaan voli putri Indonesia Megawati Hangestri tercatat sebagai pemain asing berhijab pertama yang bermain di Liga Voli Korea Selatan. 

Bahkan, Megatron (julukannya) berhasil menyabet gelar MVP putaran pertama Liga Voli Korea atau V-League dan terpilih dalam jajaran pemain All Star Liga Voli Korea di musim pertamanya.

Sejauh ini Mega telah mengoleksi empat gelar MVP (Most Valuable Player) pertandingan, karena berjasa dalam memenangkan Red Sparks.

Megawati Hangestri ungkap perbedaan bermain di Liga Voli Korea

Pevoli berusia 24 tahun asal Jember, Jawa Timur itu membagikan pengalamannya berkiprah di Liga Voli Korea selama enam bulan.

"Awalnya karena ada Asia draft ya, pertama kali di Korea dan agen aku ngasih tawaran,'Mau nggak main di Korea untuk memperbanyak pengalaman dan menimbah ilmu," ungkapnya dilansir Youtube ASEAN-Korea Centre.

"Awalnya ragu karena lama banget kan sembilan bulan, dan akhirnya aku pamit ke mama dan bertanya boleh nggak main di Korea, tapi lama mainnya, kata Mama berangkat aja buat pengalaman," ujarnya.

Berbekal doa restu orang tua, Mega telah memasukkan namanya di Asia Draft tapi awalnya dirinya pesimis.

"Sepertinya gagal, karena saingannya banyak dari negara-negara lain, apalagi Thailand mungkin terkenal volinya di AVC atau di Asia, selain Korea," terangnya.

"Indonesia bagus, cuma pengalamannya kan kurang menurut aku daripada Thailand. Jadinya pesimis kayaknya gak bisa nih, ternyata namaku akua," ucapnya antusias.


Setter Red Sparks, Yeum Hye-seon memberikan umpan kepada Megawati Hangestri. (KOVO)

Pada kesempatan itu juga, Mega mengungkapkan perbedaan antara Liga Voli Korea dengan Liga ASEAN.

"Menurutku perbedaannya nggak, karena kita masih di lingkup Asia. Mungkin dengan cara latihannya lebih padat sama waktunya, lebih padat porsinya, lebih banyak," jelasnya.

"Jadi pas awal aku di sini kaget, wah berat banget ya (latihannya), menurut aku berat tapi lama kelamaan udah terbiasa," ujarnya.

Soal suasana pertandingan juga terbilang hampir sama, karena antusiasme para penonton menyaksikan tim kesayangannya.

Mega juga ungkap rahasia adaptasinya di Korea yang terbilang sangat cepat.

"Sebenarnya nggak ada cara yang sangat signifikan sih menurut aku, karena aku orangnya suka ngobrol, orangnya santai. Jadi mungkin dari situ jadi kebiasaan enjoy dalam keseharian aku," imbuhnya.

"Aku tipenya, aku ngajak ngobrol mereka (pemain lain) jadi akrabnya lebih cepat, dan aku lebih bisa beradaptasi dengan cepat di Korea," jelasnya.

"Apakah ada episode yang kamu merasa sangat capek sekali di Korea? dan cara kamu mengatasi?" ucap Kim Yoon Sol pertanyaan ke Mega.

Lantas Mega menjawab bahwa bagian dari hidupnya di Korea yang paling capek dan menyita energi adalah saat off season V-League.

"Latihan sebelum V-League dimulai, yang bulan Oktober, atau bulan Juli, Agustus, September. Yang itu menurut aku hari-hari yang sangat berat setiap harinya," tuturnya.

"Cara untuk mengatasinya, kalau dapat free day atau lagi off latihannya, sebisa mungkin jalan-jalan biar me-refreshing otaknya," kata Mega.

Selain itu, Mega juga mengatakan perubahan positif dirinya selama latihan dan berkompetisi di Liga Voli Korea.

"Setelah melakukan latihan, dan kehidupan di Korea, berubah mungkin dari Indonesia ke Korea. Perubahan latihan, dan aku merasa ototku makin banyak, body fit aku semakin turun, dan first time in my lie latihan seperti ini, itu aja sih keuntungannya," pungkas Mega.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Skill aku jadi bisa bertambah di sini, ternyata aku bisa mengembangkan skill aku di sini," tambahnya.

Pada pertandingan selanjutnya untuk putaran keenam Liga Voli Korea, Red Sparks akan menjamu Korean Expressway Hi-Pass di Stadion Chungmu, Daejeon pada hari ini Selasa (27/2/2024) pukul 17.00 WIB. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan MotoGP Malaysia 2026: Sempat Terjatuh, Marc Marquez Tetap Akhiri Sesi Kedua Sebagai yang Tercepat

Hasil Latihan MotoGP Malaysia 2026: Sempat Terjatuh, Marc Marquez Tetap Akhiri Sesi Kedua Sebagai yang Tercepat

Hasil latihan MotoGP Malaysia 2026 dengan Marc Marquez yang kembali menunjukan dominasinya di Sirkuit Sepang, Jumat 30 Oktober Sore WIB.
Pesan Berkelas Ketum PSSI Erick Thohir Lihat Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 2026: Pengalaman Berharga

Pesan Berkelas Ketum PSSI Erick Thohir Lihat Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 2026: Pengalaman Berharga

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berikan pesan penyemangat ke Timnas Indonesia U-15. Ia menilai pengalaman Garuda Muda di Piala Dunia U-15 2026 jadi bekal penting.
Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari 5 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday November

Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari 5 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday November

Timnas Indonesia menghadapi masalah jelang FIFA Matchday November 2026. Ole Romeny cedera, Jay Idzes belum bermain, sementara tiga pemain lainnya belum ideal.
Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Striker muda Timnas Indonesia, Adrian Wibowo, kembali dapat kesempatan bersama tim utama FC Wacker Innsbruck. Namun, penyerang tersebut harus telan kekecewaan.
Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini berpeluang jadi momen bersejarah bagi pembalap asal Italia, Kimi Antonelli dan Mercedes.
DPR Usulkan Penyiraman Hutan Rutin Saat Kemarau untuk Cegah Kebakaran

DPR Usulkan Penyiraman Hutan Rutin Saat Kemarau untuk Cegah Kebakaran

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyoroti kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang tembus hampir 20 ribu titik api.

Trending

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Cara Alami Pulihkan Lahan Gambut Akibat Karhutla, BPGMN: Satu Rumpun Bambu Simpan 5.000 Liter Air

Cara Alami Pulihkan Lahan Gambut Akibat Karhutla, BPGMN: Satu Rumpun Bambu Simpan 5.000 Liter Air

Pemulihan ekosistem gambut akibat karhutla kini tak sekadar berfokus pada penghentian kobaran api. Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) bersama
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT