Megawati Hangestri Bawa Red Sparks Ukir 3 Sejarah Besar di Liga Korea, Salah Satunya Pecahkan Rekor Setelah Belasan Tahun
tvOnenews.com - Kemenangan atas GS Caltex Seoul KIXX pada Kamis (7/3/2024) lalu membuat Red Sparks memecahkan tiga rekor besar di Liga Korea.
Megawati Hangestri dan kolega baru saja membawa Red Sparks mengalahkan GS Caltex Seoul dengan skor 3-0 (25-13, 25-21, dan 25-19).
Hasil itu mengantarkan Red Sparks lolos langsung ke playoff musim semi setelah kokoh di peringkat tiga dengan keunggulan 10 poin atas GS Caltex.
Sejauh ini, Megawati Hangestri cs telah memenangi sembilan dari 10 pertandingan terakhir dan tujuh di antaranya terjadi berturut-turut.
Poin penuh atas GS Caltex Seoul terasa spesial bagi Red Sparks karena ada beberapa rekor hebat yang berhasil dipecahkan oleh Megawati Hangestri dan tim.
Bahkan, salah satu rekor yang sukses dilewati Red Sparks terakhir kali dilakukan pada belasan tahun silam dan menjadi yang tersulit di Liga Korea.
Berikut ini adalah sejarah baru yang dipecahkan oleh Megawati Hangestri dan kolega usai bawa Red Sparks menang atas GS Caltex Seoul.
1. Red Sparks raih kemenangan ketujuh berturut-turut setelah 15 tahun
Megawati Hangestri bawa Red Sparks raih tujuh kemenangan beruntun (Source: KOVO)
Keberhasilan Red Sparks yang raih kemenangan atas GS Caltex Seoul kemarin menjadi yang ketujuh berturut-turut bagi mereka di Liga Korea musim ini.
Pencapaian ini memecahkan rekor milik mereka sendiri, di mana Red Sparks pernah melakukan hal serupa pada V-League 2008-2009.
Ketika itu, Red Sparks yang tampil meyakinkan sepanjang musim 2008-2009 pada akhirnya hanya puas finis pada posisi ketiga di Liga Korea.
2. Red Sparks kembali tampil ke play-off musim semi V-League setelah tujuh tahun
Red Sparks lolos ke play-off musim semi V-League (Source: KOVO)
Red Sparks akhirnya memastikan lolos ke play-off musim semi Liga Korea untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir usai posisi mereka tidak terkejar oleh pesaing terdekatnya.
Hal ini karena GS Caltex Seoul yang punya peluang serupa ke play-off musim semi tidak mampu mengejar perolehan poin dari Red Sparks.
Selain itu, IBK Altos yang sebelumnya juga punya peluang menggeser posisi Red Sparks di urutan ketiga justru kalah pada laga penentuan atas Pink Spiders.
Terakhir kali Red Sparks lolos ke play-off musim semi ialah pada V-League 2016-2017. Ketika itu, tim yang masih bernama Daejeon Korea Ginseng Corps hanya finis di urutan tiga.
Pemain Red Sparks yang masih tersisa saat ini ketika lolos ke play-off musim semi V-League 2016-2017 hanyalah setter Kim Chae-na yang ketika itu baru berusia 20 tahun.
3. Red Sparks catatkan 20 kemenangan dalam satu musim setelah 12 tahun
Red Sparks berhasil raih 20 kemenangan di musim ini (Source: KOVO)
Hingga memasuki putaran keenam V-League 2023-2024, Red Sparks telah mencatatkan 20 kemenangan dan 14 kali kalah dalam 34 pertandingan terakhir.
Kemenangan Red Sparks atas GS Caltex Seoul pada Kamis (7/3/2024) kemarin menjadi yang ke-20 bagi tim asuhan Ko Hee-jin di musim ini.
Kegemilangan Red Sparks kali ini memecahkan rekor 20 kemenangan dalam satu musim yang terakhir diperoleh pada 12 tahun silam.
Saat itu, Red Sparks dihuni oleh beberapa pemain bintang voli putri Timnas Korea Selatan termasuk legenda tim yakni Han Yoo-mi. (han)
Load more