News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinilai Paling Impresif di V-League, Ternyata Gaji Megawati Hangestri Tak Sepadan dengan Atlet Voli Korea Ini

Megawati Hangestri pun mencatatkan sejarah penting dalam olahraga Korea Selatan dengan menjadi atlet muslim berhijab pertama yang bermain di Korea Selatan. 
Minggu, 7 April 2024 - 11:12 WIB
Megawati Hangestri tampil impresif bersama Red Sparks, namun gaji sang pemain jauh dibandingkan pemain lokal ini
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pemain Timnas Voli Indonesia, Megawati Hangestri menyelesaikan musim pertamanya di Liga Voli Korea V-League 2023/2024 bersama Red Sparks. 

Megawati Hangestri pun mencatatkan sejarah penting dalam olahraga Korea Selatan dengan menjadi atlet muslim berhijab pertama yang bermain di Korea Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya dari tampilan luar, Megawati Hangestri pun mampu membuktikan diri layak bermain di V-League. 

tvonenews

Dengan titel pemain asing yang melekat padanya, Megawati Hangestri mampu mendominasi dan bersaing dengan atlet lokal. 

Dikutip dari laman Sisa Jounal, Megawati Hangestri menjadi atlet jebolan kuota Asia yang paling impresif dengan mencatatkan 736 poin dari 35 laga di baabk reguler. 

Dia pun keluar sebagai MVP putaran pertama dan berhasil mencatatkan serangan sukses terbaik keempat dengan 43,95 persen. 

Megawati Hangestri pun tak hanya menjadi sorotan di Indonesia tapi juga di Korea Selatan. Hal ini terbukti dari peningkatan pesat jumlah penonton Red Sparks baik di stadion maupun melalui layar kaca. 

Namun mengingat Megawati Hangestri masuk melalui draft kuota pemain asing asal Asia, maka Federasi Voli Korea (KOVO) membuka rincian gaji yang diterima oleh Megawati Hangestri. 

Menggunakan skema salary cap, pemain asing kuota Asia memiliki gaji jauh di bawah atlet lokal. 

Tak sedikit pemain yang memiliki gaji besar namun akhirnya tersingkirkan oleh pemain junior yang juga tampil impresif. 

Rata-rata gaji pemain V-League adalah sebesar 152 juta won atau setara dengan Rp1,7 miliar. Bahkan gaji yang diterima Megawati Hangestri masih di bawah rata-rata. 

Pada awal kedatangannya, Megawati Hangestri dan pemain Asia lainnya mendapatkan gaji sebesar 100 ribu dolar AS atau setara dengan Rp1,5 miliar. 

Meski di tengah musim KOVO memutuskan untuk meningkatkan gaji pemain Asia, namun jumlah tersebut ternyata masih di bawah pemain lokal Korea Selatan. 

KOVO menaikkan gaji pemain asing Asia dengan 120 ribu dolar AS atau setara dengan 1,9 miliar. 

Angka tersebut masih jauh dibandingkan ratu voli Korea, Kim Youn-koung yang memiliki gaji Rp9,1 miliar.

Bahkan Red Sparks memiliki banyak pemain yang gajinya jauh di atas Megawati Hangestri seperti Lee So-young dengan 650 juta won (Rp7,7 miliar), Yeum Hye-seon dengan 250 juta won (4,1 miliar) dan Han Song-yi dengan 210 juta won (2,4 miliar). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KOVO pun akan mengatur gaji pemain asing Asia yang kontraknya diperpanjang oleh klub. 

Jika Megawati Hangestri kembali memperkuat Red Sparks, gajinya akan naik menjadi 150 ribu dolar AS atau setara dengan Rp2,3 miliar, masih jauh di bawah pemain lokal Red Sparks. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT