GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Basa-basi, Media Korea Soroti Penampilan Megawati Hangestri, Baru ke Datang ke Korea Lagi tapi Kok Megatron...

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, masuk ke dalam skuad Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di ajang KOVO Cup 2024 yang bergulir sebelum Liga Voli Korea.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 16:57 WIB
Megawati Hangestri dengan Red Sparks
Sumber :
  • Facebook Red Sparks

tvOnenews.com - Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, masuk ke dalam skuad Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di ajang KOVO Cup 2024 yang bergulir sebelum Liga Voli Korea.

Megawati Hangestri sendiri baru bergabung dengan Red Sparks saat klub asal Daejeon itu menjalani turnamen pramusim di Taiwan pada bulan September kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada turnamen pramusim tersebut, Megawati Hangestri absen pada dua pertandingan awal Red Sparks di fase grup.

Video Ulasan Megawati Hangestri dari SBS Sport (sumber: tangkapan layar youtube SBS Sports)

Meski begitu, Mega terlihat selalu hadir pada setiap pertandingan Red Sparks di ajang Taichung Formosa Taipei Cup 2024 itu. 

Namun kini, pada ajang KOVO Cup 2024, pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mulai memberikan banyak kesempatan untuk Megawati Hangestri.

Pada pertandingan pertama di ajang KOVO Cup, Red Sparks pun langsung menurunkan Megawati Hangestri.

Menghadapi IBK Altos, pemain berjuluk Megatron itu berhasil membawa Red Sparks menang dengan skor 3-2.

Berlangsung di Tongyeong Gymnasium pada Senin (30/9/2024) malam WIB, duet Megawati Hangestri dengan Vanja Bukilic sukses membawa Red Sparks menaklukan IBK Altos 3-1 (25-20, 18-25, 25-23, 23-25, 15-11).

Hasil pertandingan Red Sparks di KOVO Cup 2024 (sumber: Facebook Red Sparks)

Pada laga tersebut, Megawati Hangestri pun langsung mendapatkan sorotan dari salah satu Media Korea Selatan, SBS Sports.

Lewat unggahan di kanal youtubenya, SBS menyoroti penampilan Megawati Hangestri di laga kontra IBK Altos.

Lewat video berjudul "Mega-Class Performance: Megawati's Incredible Form. Megawati CAM. KOVO CUP 2024" SBS Sport mengulas penampilan Megawati Hangestri sepanjang laga.

Tak hanya itu, SBS juga sempat menyoroti momen saat Megawati Hangestri melakukan serve.

Pada video tersebut, SBS Sport menuliskan jika serve merupakan salah satu kekuatan dari Megawati Hangestri.

"Serve Megawati Hangestri tidak bisa dianggap Remeh," tulis SBS Sport.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada laga perdana Red Sparks di ajang KOVO Cup itu, Vanja Bukilic sukses mencatatkan 31 poin sementara Mega mengukir 22 poin untuk Red Sparks.

Kemenangan Red Sparks di laga perdana itu pun berlanjut pada laga kedua saat mereka menghadapi Pink Spiders.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT