News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernyataan Tegas Red Sparks Setelah Banyak Komentar Negatif dari Warganet, Tak Segan akan Langsung Blokir dan Hapus...

Klub voli yang diperkuat Megawati Hangestri, Red Sparks, berikan pernyataan tegas kepada pengikut mereka di media sosial yang kerap memberikan komentar negatif.
Sabtu, 23 November 2024 - 06:54 WIB
Megawati Hangestri dengan Red Sparks di V league musim lalu
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Klub voli Korea Selatan yang diperkuat Megawati Hangestri, Daejeon Red Sparks, memberikan pernyataan tegas kepada pengikut mereka di media sosial yang kerap memberikan komentar negatif.

Belakangan akun instagram Red Sparks kerap menjadi sasaran kemarahan para fans setelah mengalami tren negatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Red Sparks sendiri saat ini sedang mengalami tren negatif dalam empat pertandingan terakhir yang mereka jalani.


Megawati Hangestri di Red Sparks musim lalu (sumber: Red Sparks)

Sejak akhir putaran pertama hingga awal putaran kedua, Red Sparks harus mengalami 4 kekalahan beruntun.

Red Sparks menutup putaran pertama V league dengan menelan kekalahan dari Hyundai Hillstate dan Pink Spiders.

Hal yang sama kembali terulang di pembukaan putaran kedua dimana Red Sparks kembali kalah dari Hyundai Hillstate dan Pink Spiders.

Hal itulah yang membuat banyak fans Red Sparks yang meluapkan kekecewaan dan amarahnya di media sosial.

Banyak warganet yang menuliskan komentar negatif tentang pemain dan tim di setiap unggahan instagram Red Sparks.


Pernyataan tegas Red Sparks (sumber: instagram Red Sparks)

Melihat hal tersebut, pihak ofisial tim Red Sparks pun langsung mengambil tindakan yang cukup tegas.

Lewat unggahan terbarunya di akun instagram resmi tim, Red Sparks meminta untuk para fans tidak memberikan komentar negatif kepada para pemain.

Selain itu, mereka dengan tegas akan menghapus dan memblokir komentar negatif dari fans di tiap postingan.

"Akhir-akhir ini, komentar negatif terhadap pemain Red Sparks semakin bertambah lebih banyak. Red Sparks akan menghapus dan memblokir komentar yang mengandung "Ancaman," "Pencemaran Nama Baik,"

"Penghinaan," dan "Objektifikasi Seksual" yang ditujukan kepada pemain di media sosial kami. Kami mohon kerja sama kalian untuk membangun budaya berkomentar yang baik," tulis Red Sparks pada unggahan terbarunya.

Setelah mengalami empat kekalahan beruntun, Red Sparks saat ini masih bertengger di peringkat ke-4 klasemen sementara V league.

Dengan koleksi 10 poin, Red Sparks terpaut 6 angka dari IBK Altos yang duduk di peringkat ketiga klasemen sementara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Red Sparks akan berjumpa dengan GS Caltex pada hari Sabtu (23/11/2024) Pukul 14.00 WIB.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT