News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Timnas Basket Indonesia Ungkap 3 Faktor Kekalahan Skuad Garuda di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025

Johannis Winar selaku Kepala Pelatih Timnas Basket Indonesia bilang ada 3 faktor yang jadi biang kerok kekalahan dari Thailand di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
Senin, 25 November 2024 - 13:46 WIB
Pemain Timnas Bola Basket Indonesia Abraham Damar Grahita
Sumber :
  • ANTARA/HO-Perbasi

Jakarta, tvOnenews.com - Johannis Winar selaku Kepala Pelatih Timnas Basket Indonesia mengatakan ada tiga factor kunci yang menjadi biang kerok Utama kekalahan anak asuhnya dari Thailand di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.

Sebagaimana diketahui Timnas Basket Indonesia menelan kekalahan dari Thailand dengan skor 71-112 pada laga kualifikasi di Indonesia Arena GBK Jakarta, Minggu (24/11/2024)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Johannis Winar pun mengatakan bahwa ada tiga factor kunci yang menjadi penyebab Utama kekalahan tersebut, yakni offensive rebound, turnover, dan fast-break.

"Saat briefing dengan pemain, saya bilang kalau mau menang ada yang harus dijaga. Pertama possession, karena banyak yang harus diperhatikan seperti offensive rebound, turnover, dan fast-break," ujar pelatih yang akrab disapa Coach Ahang tersebut.

tvonenews

Dia juga tidak memungkiri ukuran postur tubuh pemain Indonesia kalah dari pemain Thailand yang lebih besar sehingga bisa lebih mudah menguasai bola.

"Kekalahan kali ini terjadi karena kurang bisa kontrol situasi tersebut. Saya lihat pemain saya sudah berusaha. Tetapi lawan lebih besar sehingga tidak bisa kontrol offensive rebound."

Statistik menunjukkan superioritas Thailand di hampir semua aspek permainan. Thailand unggul jauh dalam rebound dengan rasio 54-35, termasuk 17 offensive rebound yang dikonversi menjadi 25 poin dari peluang kedua.

Tim tamu juga mencetak 25 poin dari fast-break dan memanfaatkan keunggulan postur dengan menghasilkan 42 poin di area paint.

"Data tidak bisa berbohong. Begitu shooting mereka kurang bagus, mereka akan memperbaiki," tambahnya.

"Dari sini, seharusnya kita tidak memberikan peluang untuk melakukan hal tersebut. Tapi dengan dua bigman yang mereka mainkan, lawan bisa dengan mudah mendapatkan kesempatan kedua," jelasnya lagi.

Indonesia mencoba memaksimalkan tembakan jarak jauh untuk menutup celah keunggulan fisik lawan. Namun dari 34 percobaan, hanya 13 yang berhasil dikonversi menjadi poin.

Sebaliknya, Thailand tampil lebih efektif dengan mencetak 16 tripoin dari 35 percobaan, termasuk tujuh tembakan sukses dari Freddie Lish yang tampil gemilang.

Kekalahan ini menambah daftar pekerjaan rumah bagi Timnas Basket Indonesia, yang kini telah menyelesaikan empat laga di Grup A tanpa kemenangan.

Meski demikian, Coach Ahang tetap mengapresiasi usaha keras para pemainnya di tengah tantangan fisik yang dihadapi.

"Para pemain sudah berusaha. Tetapi melawan tim yang lebih besar dan solid, kita harus lebih pintar memanfaatkan peluang. Ini jadi pelajaran berharga bagi tim untuk evaluasi ke depan," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil ini menutup peluang Indonesia untuk melaju ke putaran final FIBA Asia Cup 2025, tetapi diharapkan dapat menjadi pijakan untuk perbaikan di masa mendatang.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.
Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Samsung Intelligent Eyewear dikabarkan meluncur Desember 2026. Kacamata pintar berbasis Android XR dan Gemini ini bisa menerjemahkan bahasa hingga merangkum
Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Tampil konsisten di Liga Malaysia membuat pemain lokal kelahiran Bontang mendapat sorotan media sosial Negeri Jiran dan dianggap layak ke Timnas Indonesia.
Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra dalam laga LaLiga 2 itu.
Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT