News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Peduli Respons Megawati Hangestri Seperti Apa, Si Ratu Ting Tang Bilang ke Media Korea Kalau Megatron itu...

Salah satu pemian bintang di Liga voli Korea, Lee Da-hyeon pernah mengungkapkan bagaimana rasanya menerima spike keras Megawati Hangestri tepat di wajahnya
Senin, 30 Desember 2024 - 20:19 WIB
Megawati Hangestri Melakukan Spike
Sumber :
  • Facebook Red Sparks

tvOnenews.com - Salah satu pemain bintang di Liga voli Korea, Lee Da-hyeon pernah mengungkapkan bagaimana rasanya menerima spike keras Megawati Hangestri tepat di wajahnya.

Lee Da-hyeon sendiri menjadi korban pertama headshot dari Megawati Hangestri di kompetisi V league.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pevoli korea yang sempat viral karena berjoget TikTok lagu Ting Tang itu harus merasakan betapa kerasnya spike Megawati Hangestri.

Megawati Hangestri Sumber : KOVO

Momen itu terjadi pada musim lalu, dimana Megawati Hangestri melepaskan spike keras setelah menerima servis dari Lee Da-hyeon.

Mega melayangkan spike keras dari sisi kanan lapangan yang langsung mengarah tepat ke wajah dari Lee Da-Hyeon.

Mendapat spike keras di wajahnya, Lee Da-hyeon langsung tersungkur dan memegangi wajahnya.

Melihat hal tersebut, para pemain Hyundai Hillstate pun langsung menghampiri Lee Da-hyeon yang tersungkur kesakitan.

Begitupun dengan Megawati Hangestri yang langsung menghampiri Da-Hyeon untuk meminta maaf dan memeriksa keadaannya.


Kolase Foto Lee Da-Hyeon dan Megawati Hangestri Sumber : Kolase tvOnenews.com

Atas kejadian itu, pelatih Hyundai Hillstate langsung mengganti Lee Da-hyeon dan dirinya mendapat perawatan tim medis.

Lee Da-Hyeon pun harus meninggalkan lapangan sambil mengompres bagian pipinya yang terkena spike keras Megawati Hangestri.

Seusai pertandingan, Lee Da-hyeon menjelaskan bagaimana rasanya terkena headshot Megawati Hangestri kepada rekan setimnya, Yang Hyo-jin

Disampaikan jika Lee Da Hyeon mengungkapkan perasaan tidak nyaman bermain kembali setelah kena Spike dari Megawati Hangestri. 

Yang Hyo-jin juga mengatakan kalau Lee Da-Hyeon mengaku hampir pingsan setelah terkena bola pada wajahnya.


Kolase Megawati Hangestri dan Lee Da-hyeon (sumber: Tangkapan layar)

“Dia mengatakan kepada saya kalau dia seperti mau pingsan ketika terkena smash itu,” kata Yang Hyo-jin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan saat itu memang saya ada di dekatnya ketika dia terkena bola. Saya tidak bisa membayangkan kalau bola itu terkena wajah saya sendiri,” tutupnya.

Selain itu, Lee Da-Hyeon menilai Mega sebagai pemain bagus dengan talenta yang tak main-main. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT