News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Jujur Pevoli Korea Bernilai 9,2 Miliar saat Kena Spike "Gledek" Megawati Hangestri, Bilang Lawan Megatron Rasanya...

Sosok Megawati Hangestri mungkin menjadi salah satu pemain fenomenal di V league yang sukses mencuri perhatian para penggemar voli di Korea sejak musim lalu.
Selasa, 7 Januari 2025 - 18:17 WIB
Megawati Hangestri di liga voli Korea Selatan
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri menjadi salah satu pemain fenomenal di V league yang sukses mencuri perhatian para penggemar voli di Korea sejak musim lalu.

Bagaimana tidak, Megawati Hangestri langsung menjadi bintang dan pemain andalan Red Sparks di musim pertamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran V league musim lalu, Megawati Hangestri menjadi top skor untuk Red Sparks.

Megawati Hangestri dan Giovanna Milana (sumber:Instagram - Giovanna Milana)

Bersama Giovanna Milana, Mega menjadi aktor penting dibalik kesuksesan Red Sparks melaju ke babak play off V league setelah absen selama 7 musim.

Selain itu, penampilan Megawati Hangestri bersama Red Sparks musim lalu pun kerap mencuri perhatian.

Salah satunya, spike "Gledek" Megawati Hangestri yang sudah memakan banyak korban di V league musim lalu.

Mulai dari bintang voli Korea, Lee Da-hyein yang jadi korban pertama hingga pemain elite V league bernilai 9,2 Miliar, Park Jeong-ah pernah merasakan headshot Megatron.

Pada musim lalu, Mega membuat salah satu pemain dengan termahal di Liga Voli Korea tak berkutik.

Momen Park Jeong Ah kena Headshot Megawati Hangestri (sumber: tangkapan layar)

Momen itu terjadi saat Megawati bersama Daejeon Red Sparks menghadapi Ai Peppers pada lanjutan liga voli Korea beberapa waktu yang lalu.

Spike keras yang Megawati Hangestri lepaskan mengarah tepat ke wajah dari kapten AI Peppers itu.

Tak segan, pemain yang bernilai 9,2 miliar itu mengaku seperti dianiaya saat menerima headshot Megawati Hangestri.

Sebelum Park Jeong-ah, pemain Hyundai Hillstate Lee Da-hyeon yang jadi korban pertama Mega di Korea mengungkapkan perasaan tidak nyaman bermain lagi setelah kena Spike Megawati Hangestri. 

Kepada rekan satu timnya yakni Yang Ho-jin, Lee Da-Hyeon mengaku hampir pingsan setelah terkena bola pada wajahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia mengatakan kepada saya kalau dia seperti mau pingsan ketika terkena smash itu," kata Yang Hyo-jin ke media. 

"Dan saat itu memang saya ada di dekatnya ketika dia terkena bola. Saya tidak bisa membayangkan kalau bola itu terkena wajah saya sendiri," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT