Efek Menahan Spike Keras Megawati Hangestri, Ratu Voli Korea Sampai Mengalami Luka Begini...
- Kolase tvOnenews.com / KOVO
tvOnenews.com - Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung akhirnya memberikan pengakuan mengenai kekuatan spike maut dari Megawati Hangestri.
Sebagaimana diketahui, senjata andalan Red Sparks, Megawati Hangestri memiliki kekuatan spike yang sangat keras dan beberapa lawan tak bisa membendung.
Spike maut Megawati Hangestri itu banyak mendapat pengakuan dari pemain lawan, dan sudah memakan banyak korban.
Sebut saja setter andalan timnas putri Korea Selatan sekaligus setter tim Juara Bertahan Hyundai Hillstate yakni Kim Da-in.
Kim Da-in pernah merasakan bagaimana kerasnya spike dari seorang Megawati Hangestri.
Tak hanya Kim Da-in, middle blocker Hyundai Hillstate yakni Yang Hyo-jin juga pernah mendapat korban spike dari Megawati Hangestri.
Ternyata deretan korban Megawati Hangestri sampai ke Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Kim Yeon-koung baru saja beres duel dengan epik melawan Megawati Hangestri dalam dua laga secara berturut-turut.
Red Sparks ditaklukkan Pink Spiders yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung dengan skor 1-3 (21-25, 25-22, 10-25 dan 23-25) di Samsan World Gymnasium.Ā
Megawati Hangestri Cs kalah dua kali secara beruntun, karena sebelumnya juga takluk dari Pink Spiders lewat fullset dengan skor 2-3 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25 dan 9-15) di Chungmu Gymnasium pada Selasa (30/1/2025) kemarin.Ā
Alhasil, ini merupakan rekor dua kekalahan beruntun dari anak asuh Ko Hee-jin setelah sebelum tampil impresif dengan rekor mentereng 13 kemenangan beruntun.
Pengakuan Jujur Ratu Voli Korea usai Merasakan Super Spike Megawati Hangestri
Pasca pertandingan Pink Spiders vs Red Sparks, Kim Yeon-koung diwawancarai oleh tim dari KOVO.
Duel hebat tersaji antara Ratu Voli Korea Kim Yeon-koung melawan Megawati Hangestri.
Pada momen kritis poin, Kim Yeon-koung berhasil mencetak match point dalam dua gim beruntun melawan Red Sparks.
Di mana pada momen match point didapatkan dari smash keras Megawati Hangestri yang berhasil dilakukan dig oleh Kim Yeon-koung.
Dig merupakan istilah dalam voli yakni sebuah tindak untuk menyelamatkan bola yang datang dari serangan lawan dengan cara menerima atau menggali bola tersebut.
Load more