News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vincent Kosasih Cedera, Ari Daffa Jadi Amunisi Baru Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025

Muhammad Rizky Ari Daffa menjadi amunisi baru untuk Timnas Basket Indonesia setelah Vincent Kosasi mengalami cedera jelang kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.
Senin, 17 Februari 2025 - 16:11 WIB
Pelatih Timnas Basket Indonesia Johannis Winar
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom/am.

Jakarta, tvOnenews.com - Muhammad Rizky Ari Daffa menjadi amunisi baru untuk Timnas Basket Indonesia setelah Vincent Kosasi mengalami cedera jelang kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.

Sebagaimana diketahui belum lama ini Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) telah resmi memanggil 12 pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Timnas Basket Indonesia pada Sabtu (15/2/2025) akhir pekan lalu jelang laga Grup A FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers Windows 3.

Skuad Garuda sendiri akan melawat ke Traralgon, Australia pada 20 Februari mendatang. Kemudian menjamu Korea Selatan di Indonesia Arena pada 23 Februari nanti.

tvonenews

Sejumlah pemain andalan pun dipanggil untuk membela tim besutan Johannis Winar di kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.

Namun berdasarkan kabar terbaru, terdapat sedikit perubahan yakni Vincent Rivaldi Kosasih terpaksa absen dan posisinya digantikan oleh Muhammad Rizky Ari Daffa.

Pasalnya, Vincent Kosasih yang juga merupakan pemain Pelita Jaya itu tengah mengalami cedera sehingga batal bergabung dengan skuad Garuda.

Johannis Winar pun mengungkapkan alasan mengapa Ari Daffa terpilih untuk menggantikan Vincent Kosasih.

"Kenapa Daffa? Karena dia dari sistem permainan pada kualifikasi yang lalu juga sudah pernah ada di dalam, jadi dia tidak perlu mengulang dari nol untuk menerapkan sistem yang sudah ada sebelumnya," kata pelatih yang kerap disapa Coach Ahang itu.

Ia kemudian menambahkan bahwa Daffa yang merupakan pemain Borneo Hornbills bermain di posisi empat atau power forward, sehingga bisa memperkuat peran dari Lester Prosper yang bermain di posisi lima atau center.

"Kalau kami ambil pemain yang baru lagi akan lebih susah. Saya harus mengarahkan Prosper juga yang baru bergabung, jadi lebih bagus saya arahkan satu saja dibandingkan dua pemain," ujar pria yang juga pelatih Pelita Jaya Jakarta itu.

Coach Ahang menambahkan, berdasarkan evaluasi pada kualifikasi sebelumnya, timnas Indonesia membutuhkan big man murni yang mampu memperkuat paint area.

Oleh sebab itu, pemanggilan Prosper yang menggantikan Anthony Beane Jr, merupakan kebutuhan dan bagian dari strategi yang akan diterapkan nanti.

"Dari evaluasi kualifikasi sebelumnya, kami membutuhkan pemain yang bisa lebih memperkuat sisi dalam atau paint area, jadi dengan adanya Prosper, kami berharap akan lebih mengontrol rebound untuk mengimbangi pemain lawan yang over size," kata pelatih senior itu.

Berikut 12 nama pemain timnas basket Indonesia untuk Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025:

  1. Abraham Damar Grahita (Satria Muda Pertamina Jakarta)
  2. Ali Bagir Wayarabi Alhadar (Satria Muda Pertamina Jakarta)
  3. Agassi Yeshe Goantara (Pelita Jaya Jakarta)
  4. Avan Seputra (Satria Muda Pertamina Jakarta)
  5. Julian Alexandre Chalias (Satria Muda Pertamina Jakarta)
  6. Lester Prosper (Dewa United Banten)
  7. Muhammad Arighi Hadran Noor (Pelita Jaya Jakarta)
  8. Pandu Wiguna (Prawira Bandung)
  9. M. Reza Fahdani Guntara (Pelita Jaya Jakarta)
  10. Rio Disi (Dewa United Banten)
  11. Yudha Saputera (Prawira Bandung)
  12. Muhammad Rizky Ari Daffa (Borneo Hornbills).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ant/nad)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT