The Last Dance Ratu Voli Korea usai Umumkan Pensiun, Ini Reaksi Berkelas Pelatih Pink Spiders: Akan Sangat ...
- Kolase tvOnenews / KOVO
tvOnenews.com - Pelatih kepala Pink Spiders, Marcello Abbondanza angkat bicara menanggapi kabar Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung yang secara mengejutkan umumkan pensiun dari Liga Voli Korea pada akhir musim 2024-2025.
Publik Korea khusunya fans Voli sedang heboh atas kabar Kim Yeon-koung yang secara tiba-tiba memutuskan pensiun pada akhir musim ini.
Pevoli Putri terbaik sepanjang masa ini mengumumkan pengunduran dirinya setelah pertandingan GS Caltex pada tanggal 13.
Kim Yeon-kyung mengungkapkan niatnya untuk pensiun selama wawancara MVP pertandingan.
"Apapun hasil yang saya raih musim ini, saya akan pensiun." ucapnya dilansir dari The Spike.

- Kolase tvOnenews / KOVO / Instagram @megawatihangestrip
Sekilas tentang Kim Yeon-koung, dia adalah pevoli putri terbaik yang pernah dimiliki oleh Korea Selatan.
Bahkan namanya sangat mentereng di luar negeri, terutama saat berkompetisi di Liga Voli Turki.
Draft rookie musim 2005-2006, Kim Yeon-koung sudah mencuri perhatian media Korea sampai diproyeksikan sebagai pemain yang menjanjikan.
"Prospek menjanjikan yang akan mengubah lanskap bola voli wanita Korea," tulis media Korea.
Kim Yeon-kyung berhasil memenangkan MVP liga reguler dan MVP kejuaraan masing-masing tiga kali dalam empat musim.
Sejak bergabung dengan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, ia memimpin tim meraih tiga kejuaraan. Meski di usianya yang masih muda, awal 20-an, ia berdiri tegak sebagai 'penguasa V-League' tanpa saingan.
Tak puas di Korea, Kim Yeon-koung memutuskan abroad setelah musim 2008-2009 berakhir, ia pergi ke Jepang membela JT Marvelous.
Sebagai pemain asal Korea, dia membuktikan kualitasnya di panggung Asia dengan top skor satu kali selama dua musim bermain di Liga Jepang.
Kemudian pada tahun 2011, ia pindah ke lingkup lebih besar dan jauh lebih kompetitif karena berisi pemain terbaik dunia dan bergengsi di Liga Turki.
Pindah ke Fenerbahce SK untuk menantang diri di level panggung Eropa.
Ketika pertama kali memutuskan bermain di Liga Turki, ada banyak kekhawatiran tentang dirinya apakah mampu beradaptasi dengan baik pada lingkungan Eropa yang dikenal dengan kondisi fisik tingkat tinggi.
Kim Yeon-koung menjawab itu semua meski bersaing dengan para pemain terbaik dunia seperti Tijana Boskovic, idola Megawati Hangestri itu berhasil mempersembahkan dua gelar Liga, satu gelar Liga Champions dan tiga kompetisi Piala.
Hal itu menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Di level timnas Korea, dia tidak tergantikan untuk posisi outside hitter dengan mencatatkan sejumlah sejarah baru.
Kim Yeon-koung memimpin Timnas Voli Putri Korea Selatan ke semifinal untuk pertama kalinya dalam 36 tahun sejak Olimpiade Montreal 1976 di Olimpiade London 2012.
Ratu Voli Korea itu berhasil menjadi MVP turnamen dengan mencetak 207 poin dalam 8 pertandingan.
Dia juga tercatat membawa Timnas Voli Putri Korea dua kali melaju semifinal Olimpiade.
Reaksi Pelatih Pink Spiders soal Keputusan Pensiun Kim Yeon-koung
Marcello Abbondanza merupakan pelatih asal Italia yang bekerja sama dengan Kim Yeon-koung membawa Pink Spiders jadi runner-up V-League musim lalu.
Ia tampaknya tahu betul kekuatan dan dampak kehadiran Kim Yeon-koung di tim yang menaikkan mentalitas dan semangat.
"Saya tahu tentang ini karena kami telah membicarakannya selama dua tahun. Saya juga tahu itu akan menjadi yang terakhir. Itu adalah sesuatu yang sudah diputuskan," ungkap Marcello Abbondanza dilansir dari The Spike.
Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku akan sangat kehilangan.
"Sepertinya akan sangat menyedihkan kehilangan pemain seperti ini. Saya berharap dapat terus melakukan sesuatu yang berhubungan dengan bola voli di babak kedua hidup saya," ujarnya soal Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
"Saya berharap nilai-nilai yang kita miliki dapat lebih tertanam dalam dunia bola voli," pungkasnya.
“Saya berharap olahraga hebat ini bisa berkembang lebih jauh lagi,” kata dia dengan tenang.
Sebagai informasi, pada awal putaran keenam Red Sparks akan kembali berhadapan dengan tim-tim papan atas salah satunya Pink Spiders.
Big match Red Sparks vs Pink Spiders ini bisa menjadi pertemuan terakhir Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhadapan dengan Kim Yeon-koung cs di reguler season.
Media Korea mengonfirmasi bahwa pertandingan perpisahan Kim Yeon-koung akan berlangsung selama pertandingan acara “KYK Invitational 2025” pada bulan Mei. (ind)
Load more