News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

The Last Dance Ratu Voli Korea usai Umumkan Pensiun, Ini Reaksi Berkelas Pelatih Pink Spiders: Akan Sangat ...

Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung umumkan pensiun dari Liga Voli Korea pada akhir musim, pelatih Pink Spiders langsung buka suara atas kabar pemain terbaiknya.
Senin, 17 Februari 2025 - 20:45 WIB
Pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza siap-siap kehilangan Kim Yeon-koung.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KOVO

tvOnenews.com - Pelatih kepala Pink Spiders, Marcello Abbondanza angkat bicara menanggapi kabar Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung yang secara mengejutkan umumkan pensiun dari Liga Voli Korea pada akhir musim 2024-2025.

Publik Korea khusunya fans Voli sedang heboh atas kabar Kim Yeon-koung yang secara tiba-tiba memutuskan pensiun pada akhir musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pevoli Putri terbaik sepanjang masa ini mengumumkan pengunduran dirinya setelah pertandingan GS Caltex pada tanggal 13.

Kim Yeon-kyung mengungkapkan niatnya untuk pensiun selama wawancara MVP pertandingan.

"Apapun hasil yang saya raih musim ini, saya akan pensiun." ucapnya dilansir dari The Spike.

Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, ratu voli Korea.
Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, ratu voli Korea.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KOVO / Instagram @megawatihangestrip

 

Sekilas tentang Kim Yeon-koung, dia adalah pevoli putri terbaik yang pernah dimiliki oleh Korea Selatan.

Bahkan namanya sangat mentereng di luar negeri, terutama saat berkompetisi di Liga Voli Turki.

Draft rookie musim 2005-2006, Kim Yeon-koung sudah mencuri perhatian media Korea sampai diproyeksikan sebagai pemain yang menjanjikan.

"Prospek menjanjikan yang akan mengubah lanskap bola voli wanita Korea," tulis media Korea.

Kim Yeon-kyung berhasil memenangkan MVP liga reguler dan MVP kejuaraan masing-masing tiga kali dalam empat musim.

Sejak bergabung dengan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, ia memimpin tim meraih tiga kejuaraan. Meski di usianya yang masih muda, awal 20-an, ia berdiri tegak sebagai 'penguasa V-League' tanpa saingan.

Tak puas di Korea, Kim Yeon-koung memutuskan abroad setelah musim 2008-2009 berakhir, ia pergi ke Jepang membela JT Marvelous.

Sebagai pemain asal Korea, dia membuktikan kualitasnya di panggung Asia dengan top skor satu kali selama dua musim bermain di Liga Jepang.

Kemudian pada tahun 2011, ia pindah ke lingkup lebih besar dan jauh lebih kompetitif karena berisi pemain terbaik dunia dan bergengsi di Liga Turki.

Pindah ke Fenerbahce SK untuk menantang diri di level panggung Eropa.

Ketika pertama kali memutuskan bermain di Liga Turki, ada banyak kekhawatiran tentang dirinya apakah mampu beradaptasi dengan baik pada lingkungan Eropa yang dikenal dengan kondisi fisik tingkat tinggi.

Kim Yeon-koung menjawab itu semua meski bersaing dengan para pemain terbaik dunia seperti Tijana Boskovic, idola Megawati Hangestri itu berhasil mempersembahkan dua gelar Liga, satu gelar Liga Champions dan tiga kompetisi Piala.

Hal itu menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Di level timnas Korea, dia tidak tergantikan untuk posisi outside hitter dengan mencatatkan sejumlah sejarah baru.

Kim Yeon-koung memimpin Timnas Voli Putri Korea Selatan ke semifinal untuk pertama kalinya dalam 36 tahun sejak Olimpiade Montreal 1976 di Olimpiade London 2012.

Ratu Voli Korea itu berhasil menjadi MVP turnamen dengan mencetak 207 poin dalam 8 pertandingan.

Dia juga tercatat membawa Timnas Voli Putri Korea dua kali melaju semifinal Olimpiade.

Reaksi Pelatih Pink Spiders soal Keputusan Pensiun Kim Yeon-koung

Marcello Abbondanza merupakan pelatih asal Italia yang bekerja sama dengan Kim Yeon-koung membawa Pink Spiders jadi runner-up V-League musim lalu.

Ia tampaknya tahu betul kekuatan dan dampak kehadiran Kim Yeon-koung di tim yang menaikkan mentalitas dan semangat.

"Saya tahu tentang ini karena kami telah membicarakannya selama dua tahun. Saya juga tahu itu akan menjadi yang terakhir. Itu adalah sesuatu yang sudah diputuskan," ungkap Marcello Abbondanza dilansir dari The Spike.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku akan sangat kehilangan.

"Sepertinya akan sangat menyedihkan kehilangan pemain seperti ini. Saya berharap dapat terus melakukan sesuatu yang berhubungan dengan bola voli di babak kedua hidup saya," ujarnya soal Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

"Saya berharap nilai-nilai yang kita miliki dapat lebih tertanam dalam dunia bola voli," pungkasnya.

“Saya berharap olahraga hebat ini bisa berkembang lebih jauh lagi,” kata dia dengan tenang.

Sebagai informasi, pada awal putaran keenam Red Sparks akan kembali berhadapan dengan tim-tim papan atas salah satunya Pink Spiders.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Big match Red Sparks vs Pink Spiders ini bisa menjadi pertemuan terakhir Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhadapan dengan Kim Yeon-koung cs di reguler season.

Media Korea mengonfirmasi bahwa pertandingan perpisahan Kim Yeon-koung akan berlangsung selama pertandingan acara “KYK Invitational 2025” pada bulan Mei. (ind)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT