Berjanji Kurangi Marah-marah, Ini yang Dilakukan Pelatih Red Sparks saat Anak Asuhnya Bermain Buruk, Ko hee-jin Tertangkap Kamera...
- KOVO
tvOnenews.com - Tim voli Korea yang diperkuat Megawati Hangestri, Red Sparks, nyaris tersungkur saat bertamu ke Gimcheon Indoor Gymnasium, markas dari Expressway Hi Pass.
Bagaimana tidak, Red Sparks yang diunggulkan bisa menang dengan mudah justru kewalahan menahan gempuran Hi Pass.
Hi Pass yang dimototri oleh trio Merelin Nikolova, Kang So-hwi dan Thanacha Sooksod berhasil membuat Red Sparks dalam tekanan.
Para pemain Red Sparks (sumber: KOVO)
Hal tersebut membuat Red Sparks sering melakukan error yang berujung poin untuk tim lawan. Mulai dari Noh Ran hingga Megawati Hangestri benar-benar bermain di bawah penampilan terbaiknya.
Hal tersebut membuat Hi Pass yang tampil di depan pendukungnya sendiri semakin membuat Red Sparks dalam tekanan.
Selain trio Nikolova, Jang So-hwi dan Thanacha yang tampil impresif, dua middle blocker Hi Pass berhasil mematikan pergerakan Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic di set kedua.
Melihat anak asuhnya tampil dibawah tekanan, Ko Hee-jin menarik keluar seluruh pemain intinya di penghujung set ketiga.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin (sumber: KOVO)
Dengan berani Ko Hee-jin memasukan para pemain cadangan di penghujung set ketiga dan memberi waktu istirahat untuk Yeum Hye-seon, Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Keputusan berani Ko Hee-jin itu pun berbuah manis dan Red Sparks berhasil membalikan keadaan dengan merebut set keempat dan kelima.
Namun, ada satu momen yang sempat mencuri perhatian para penggemar Red Sparks pada pertandingan melawan Hi Pass yang tertangkap kamera.
Momen itu terjadi saat Ko Hee-jin mengambil time out di awal set ketiga ketika melihat anak asuhnya terlalu banyak melakukan error di lapangan.
Tetapi bukannya memberi arahan kepada para pemain yang sudah berkumpul di sisi lapangan, Ko Hee-jin malah meninggalkan Megawati Hangestri Cs.
Ko Hee-jin Lakukan Silent Treatment (sumber: tangkapan layar KBSN Sport)
Bahkan, Ko Hee-jin sempat menarik asisten pelatihnya yang mencoba untuk memberi instruksi kepada para pemain Red Sparks.
Ko Hee-jin tidak memutuskan untuk memarahi anak asuhnya dan lebih memilih untuk mendiamkan mereka.
Apa yang dilakukan oleh Ko hee-jin itu seakan membuktikan perkataan yang pernah ia sampaikan di laga sebelumnya.
Saat diwawancarai seusai pertandingan melawan IBK Altos, Ko Hee-jin mengungkapkan jika dirinya berjanji untuk mengurangi marah-marah di musim ini.
Ko Hee-jin mengatakan jika pada musim ini dirinya mencoba berkomunikasi dengan para pemain menggunakan cara yang berbeda.
Hal tersebut membuatnya mengambil keputusan untuk mengurangi marahnya dan lebih sering memberi pujian untuk para pemain Red Sparks musim ini.Â
"Jadi saya mengubah ekspresi saya hingga berkomunikasi dengan para pemain menggunakan cara yang berbeda," terang Ko Hee-jin.
Meski mengaku jika awalnya sulit untuk menahan amarahnya, tetapi Ko Hee-jin mengaku jika dirinya mendapat banyak nasihat dari orang-orang disekitarnya.Â
(akg)
Load more