News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Kudeta Pink Spiders, Inilah Target Besar Ko Hee-jin untuk Red Sparks Juara V-League: Saya Berharap Megawati Hangestri…

Pelatih kepala Red Sparks, Ko Hee-jin memberi pengakuan jujur soal target untuk anak-anak asuhnya termasuk Megawati Hangestri, tak mau geser Pink Spiders.
Rabu, 19 Februari 2025 - 13:48 WIB
Momen kebersamaan Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pelatih Jung Kwan Jang Red Sparks, Ko Hee-jin memberikan pengakuan mengejutkan untuk target Megawati Hangestri cs, klaim tak ingin geser posisi Pink Spiders.

Red Sparks saat ini sedang berada di tren positif tiga kemenangan beruntun di putaran kelima Liga Voli Korea, Megawati Hangestri berhasil jadi aktor di balik tangguhnya Red Sparks menundukkan Hyundai Hillstate, IBK Altos dan Hi-Pass.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejatinya, Red Sparks sempat menerima dua kekalahan beruntun, usai Pink Spiders yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung menghentikan 13 kemenangan beruntun Megawati Hangestri cs.

Tak hanya itu, Pink Spiders juga yang memberikan dua kekalahan beruntun untuk anak asuh Ko Hee-jin. Meski kini berhasil bangkit dan mengoleksi 55 poin.

Tetapi ternyata semua itu tak cukup bagi Ko Hee-jin untuk yakin bisa membawa Megawati Hangestri menjadi juara V-League bersama Red Sparks.

Megawati Hangestri menuliskan sejarah baru bagi Red Sparks dalam meraih 13 kemenangan beruntun, melampaui rekor tim sebelumnya yang hanya 8 kemenangan beruntun.

Megawati Hangestri berseragam Red Sparks di Liga Voli Korea
Megawati Hangestri berseragam Red Sparks di Liga Voli Korea
Sumber :
  • KOVO

 

Pada awal musim, tim berjuluk Red Force itu kurang beruntung karena harus berhadapan dengan 'dua kekuatan' atau tim kuat yakni Heungkuk Life Insurance Pink Spiders dan Hyundai Hillstate.

Dalam empat pertandingan berturut-turut, juga kalah empat kali. Tetapi, Megawati Hangestri cs menang 13 kali secara beruntun dan kini disebut-sebut sebagai kuda dalam perebutan gelar juara.

Ko Hee-jin juga sudah mengumumkan untuk menerima tantangan meraih gelar juara atau peringkat satu klasemen V-League.

Di mana itu bukan mimpi yang mustahil, pasalnya Pink Spiders sedang mengalami kemerosotan pada putaran keempat akibat cederanya pemain kunci mereka yakni Tutku Burcu.

Red Sparks saat itu berhasil mengalahkan Pink Spiders. Bahkan memberikan rentetan masalah, seperti asisten pelatih Pink Spiders yang kena hukuman lantaran sikap terpujinya kepada Ko Hee-jin.

Tak cukup lama bagi Pink Spiders untuk bangkit, di samping kembalinya pemain kunci mereka, Tutku Burcu.

Pink Spiders juga meraih 8 kemenangan beruntun untuk memperkukuh sebagai pemuncak klasemen.

Sementara itu, Ko Hee-jin memberikan tanggapan soal persaingan ketat perebutan juara V-League. 

"Jujur saja, sulit untuk meraih juara pertama sendirian. Bahkan jika Anda memenangkan pertandingan ronde ke-6, itu tidak akan mudah." ucapnya dilansir dari Sports Chosun. 

Meski Red Sparks memenangkan semua pertandingan tersisa, Pink Spiders perlu ditahan oleh tim peringkat bawah, tetapi mengingat situasi saat ini, hal itu tampaknya tidak mungkin.

Untuk itu, pelatih yang memilih Megawati Hangestri dalam Kuota Asia 2024-2025 itu mengaku tidak terlalu fokus pada gelar juara.

"Jika kita terlalu fokus pada gelar juara pertama, kita tidak bisa tidak menjadi sensitif. Jika kita bekerja keras pada apa yang kita lakukan, dan muncul variabel tak terduga dan peluang muncul," ujarnya

"Kita bisa menjadi serakah saat itu, tetapi untuk saat ini, penting untuk mempersiapkan diri secara matang untuk babak playoff." pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam turnamen V-League tim peringkat ke-2 dan ke-3 bermain dalam seri playoff dalam tiga pertandingan.

Jika peringkat ke-4 dan ke-3 berada dalam selisih 3 poin, maka akan diadakan playoff wildcard, tetapi yang tersisa hanyalah perebutan peringkat ke-2 antara Jung Kwan Jang dan Hyundai Hillstate.

Meski bisa dibilang tidak ada banyak perbedaan antara juara 2 dan 3, Pelatih Ko Hee-jin menegaskan bahwa memastikan juara 2 adalah hal yang sangat penting.

"Posisi kedua sangat penting bagi kami. Keunggulan kandang memiliki banyak kekuatan. Para penggemar datang dalam jumlah besar dan bersorak dengan penuh semangat," ujarnya.

"Para pemain juga senang bermain di kandang dan merasa nyaman. Saya pikir jauh lebih menguntungkan untuk melaju ke babak playoff di posisi kedua," ucapnya menunjukkan keinginannya untuk Megawati Hangestri cs.

Terlebih lagi, tim peringkat kedua dapat memainkan pertandingan pertama dan ketiga di kandang sendiri.

Sejatinya, pada musim lalu Red Sparks melaju ke babak play off dan berada di peringkat ketiga.

Red Sparks berduel dengan Pink Spiders yang berada di peringkat kedua, tetapi kalah pada pertandingan tandang pertama dan ketiga sehingga tidak dapat melaju ke seri kejuaraan.

Meski tim berjuluk Red Force itu kalah dua kali beruntun dari Pink Spiders dan tak lagi bersaing untuk menjadi juara,

Namun mereka tidak kehilangan citra sebagai tim kuat karena mereka tengah mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan beruntun lainnya.

"Jika kita dapat menyelesaikan babak playoff dalam dua pertandingan dan mendapatkan setidaknya satu hari istirahat lagi," ujarnya.

"Kita dapat memimpikan keajaiban dalam seri kejuaraan. Untuk melakukan itu, kami perlu memenangkan pertandingan pertama babak playoff," itulah sebabnya Ko Hee-jin menginginkan peringkat kedua.

Klasemen sementara Liga Voli Korea musim 2024-2025

Megawati Hangestri baru saja membawa Red Sparks meraih tiga kemenangan beruntun di putaran kelima V-League.

Atas hasil ini Red Sparks mendapat tambahan dua poin dan kini mengoleksi total 55 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayang, Megawati Hangestri cs harus puas dengan turun kembali di peringkat ketiga klasemen V-League 2024-2025, setelah peringkat kedua klasemen berhasil direbut kembali oleh Hyundai Hillstate (57 poin).

Sementara itu, Pink Spiders masih kokoh bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara V-League dengan 70 poin. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT