Top 3 Sport: 3 Atlet Voli Ikuti Jejak Megawati Hangestri, Aksi Ngambek Ko Hee-jin Disorot, Red Sparks Tampil Pincang
- KOVO
tvOnenews.com - Berikut serangkaian 3 berita sport terpopuler di tvOnenews.com sepanjang hari Sabtu (22/2/2025).
Artikel seputar pertandingan pevoli andalan Indonesia, Megawati Hangestri bersama Red Sparks di putaran kelima Liga Voli Korea masih paling banyak diminati oleh pembaca.
Red Sparks akhirnya bisa kembali meraih kemenangan usai kekalahan menyakitkan terakhir dari tim papan bawah AI Peppers.
Megawati Hangestri tampil sebagai pahlawan kemenangan bagi Jung Kwan Jang Red Sparks untuk mengatasi perlawanan GS Caltex.
Anak asuh Ko Hee-jin berhasil mengalahkan GS Caltex dengan skor telak 3-0 (25-23, 25-23 dan 25-12).
- KOVO
Namun di balik kemenangan fantastis Red Sparks itu ada hal yang harus dibayar mahal.
Megawati Hangestri Pertiwi, pevoli andalan Indonesia semakin membuktikan dirinya sebagai pemain rekrutan Kuota Asia terbaik di Liga Voli Korea musim 2024-2024.
Red Sparks sangat beruntung memilih Megawati, segala kepercayaan yang ditaruh oleh Ko Hee-jin, dibayar tuntas oleh Megatron.
Menilik secara statistik Megawati sangat mentereng, mengalahkan mengalahkan beberapa pemain kuota Asia lainnya dari sisi keberhasilan serangan hingga back attack.
Terbukti Mega kini mengoleksi dua gelar MVP (putaran tiga dan empat), masing-masing mengalahkan idolanya Ratu Voli Korea Kim Yeon-koung dalam jumlah voting.
Di sisi lain, ada beberapa pevoli Indonesia yang akan menyusul peruntungan Megawati Hangestri untuk berkarier di Liga Voli Korea atau V-League siapa saja? simak deretan berita sport terpopuler di tvOnenews.com sepanjang hari Jumat (21/02/2025).
3 Atlet Voli Indonesia yang Siap Mengikuti Jejak Megawati Hangestri
Pevoli asal Jember, Jawa Timur Megawati Hangestri kini sudah tidak lagi sendirian dalam menempuh karier volinya di kompetisi V-League Korea Selatan.
Pasalnya, agen Megawati Hangestri yaitu Wassupman mengonfirmasi bahwa ada delapan pemain voli putra Indonesia yang bakal try out di V-League musim depan.
Masa depan Megawati Hangestri di Red Sparks untuk musim ketiga berturut-turut tampaknya menemui rintangan lantaran terhambat regulasi KOVO.
Berdasarkan aturan dari KOVO tersebut, pemain asing Asia tidak diizinkan untuk bermain bagi klub yang sama dalam tiga musim berturut-turut.
Berkaca dari regulasi tadi, kemungkinan Megawati Hangestri untuk bertahan di Red Sparks musim depan tampaknya belum menemui kejelasan.
Akan tetapi, agen Megawati Hangestri di Korea yaitu Wassupman tiba-tiba memberi kabar bahagia. Ia mengungkap akan ada pevoli Indonesia lain yang aka susul Mega.
Melalui kanal Youtube-nya, Wassupman baru bisa membocorkan nama-nama atlet voli putra Indonesia yang dikonfirmasi sudah daftar try out Asian Draft Quarter V-League 2025/2026.
“Sejauh ini saya sudah memperkenalkan total delapan pemain voli putra Indonesia,” kata Wassupman di kanal Youtube-nya yakni Negawassup.
Lantas, siapa saja tiga dari delapan pemain voli putra Indonesia yang dimaksud Negawassup bakal susul Megawati Hangestri ke Korea musim depan? Berikut ulasannya.
Rivan Nurmulki
Penggemar voli tanah air pasti sudah tidak asing lagi dengan Rivan Nurmulki. Ya, atlet asal Jambi itu memang selalu menjadi andalan tim voli putra Indonesia.
Bukan cuma itu, Rivan Nurmulki juga menjadi atlet voli putra Indonesia pertama yang merintis karier di Jepang saat gabung ke Nagano Tridents pada 2021 silam.
Saat ini, Rivan Nurmulki tengah memperkuat tim papan atas Jepang, Wolfdogs Nagoya. Ia juga pernah main di Thailand bersama klub Nakhon Ratchasima.
Berbekal pengalamannya di timnas Indonesia serta klub luar negeri, peluang Rivan Nurmulki untuk menyusul Megawati Hangestri di V-League musim depan cukup terbuka.
Doni Haryono
Setahun setelah Rivan Nurmulki, Doni Haryono juga ikut bergabung dengan klub Jepang Nagano Tridents. Posisinya bahkan tak tergantikan di sana.
Selain di Jepang, Doni Haryono pernah bermain di sejumlah klub luar negeri seperti Al-Nasser (Bahrain), Bodyguard Headquarters (Kamboja), dan sekarang Nakhon Ratchasima (Thailand).
Tidak hanya di level klub, prestasi Doni Haryono di timnas Indonesia juga cukup mentereng, salah satunya tiga medali emas tiga kali beruntun.
Dengan pencapaiannya tadi, tidak alasan bagi kontestan V-League musim depan untuk menggunakan jasa pemain voli putra Indonesia Doni Haryono.
Baca selengkapnya: Megawati Hangestri Tak Sendiri? 3 Atlet Voli Putra Indonesia Ini Dikonfirmasi Ikut Try Out Kuota Asia V-League Musim Depan
Aksi 'Ngambek' Ko Hee-jin Disorot Media Korea
Gelagat Ko Hee-jin yang kecewa setelah Megawati Hangestri Cs dikalahkan tim papan bawah AI Peppers langsung menuai sorotan dari media Korea.
Media Korea tersebut bahkan menganggap Ko Hee-jin sedang marah terhadap para pemain Red Sparks yang dikatakan tidak menunjukkan kemauan untuk menang.
Kekalahan atas AI Peppers membuat Red Sparks tidak mampu memperpanjang rekor positif mereka yakni empat kemenangan beruntun di V-League 2024/2025.
Dalam laga yang dihelat di Peppers Gymnasium, Gwangju, Rabu (19/02/2025) Red Sparks justru dikejutkan dengan penampilan menggila dari tuan rumah.
Sampai akhirnya, Megawati Hangestri dan kolega harus menerima kekalahan dengan skor telak 0-3 (21-25, 23-25, dan 13-25) atas tuan rumah AI Peppers.
Di sisi lain, ada hal tak biasa yang terlihat saat laga berlangsung yaitu aksi 'ngambek' Ko Hee-jin terhadap para pemain Red Sparks yang disorot media Korea.
My Daily melalui rilis artikelnya menjabarkan bagaimana Ko Hee-jin malah melakukan 'silent treatment' ketika para pemain Red Sparks butuh perubahan taktik.
“(Saat timeout) Pelatih Ko Hee-jin tidak mendekati para pemain. Dia berdiri jauh, lengan terlipat, melihat ke tempat lain,” tulis My Daily.
Hal itu terjadi saat Red Sparks tertinggal 13-21 di set ketiga. Pada momen tersebut, awalnya pelatih AI Peppers Jang So-yeon meminta timeout untuk berkomunikasi dengan pemain.
Baca selengkapnya: Aksi 'Ngambek' Ko Hee-jin Disorot Media Korea, Pelatih Red Sparks Itu Salahkan Megawati Hangestri Cs Usai Kalah dari AI Peppers
Red Sparks Tampil Pincang
Red Sparks terpaksa harus menarik keluar salah satu senjata andalan mereka, Vanja Bukilic, lebih awal pada pertandingan melawan GS Caltex.
Pelatih Ko hee-jin harus menarik keluar Vanja Bukilic setelah pevoli asal Serbia itu mengalmi cedera.
Vanja Bulilic mengalami cedera setelah dirinya melakukan duel dengan pemain andalan GS Caltex Gyselle Silva di awal set pertama.
Berusaha melakukan blok keras dari Gyselle Silva, Bukilic justru salah mendarat dan membuat kakinya terkilir.
Dari tayangan ulang, Vanja Bukilic menginjak kaki Gyselle Silva saat mendarat dan membuat kakinya terkilir.
Hal itu membuat sahabat Megawati Hangestri itu tersungkur dan kesakitan sambil memegangi kakinya.
Meski sempat bangun setelah mendapatkan perawatan, Ko Hee-jin memutuskan untuk langsung menarik keluar Bukilic.
Berharap bisa kembali bermain setelah mendapatkan perawatan di sisi lapangan, Vanja Bukilic justru harus mengakhiri pertandingan lebih cepat.
Pevoli asal Serbia itu juga harus pulang secara terpisah dengan rekan setimnya karena langsung ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
Baca selengkapnya: Terpaksa Ditarik Keluar Setelah Berduel dengan Gyselle Silva, Vanja Bukilic Harus Akhiri Laga Melawan GS Caltex Lebih Awal
Load more