Megawati Hangestri jadi Mimpi Buruk bagi Pink Spiders? Abbondanza Ketar-ketir dengan Skenario Buruk bagi Ratu Voli Korea ...
- KOVO
tvOnenews.com - Pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza merasa kesal atas kekalahan Kim Yeon-koung dan kawan-kawan dari Red Sparks yang diperkuat oleh Megawati Hangestri sebagai pendulang poin terbanyak.
Megawati Hangestri dua kali mempecundangi Pink Spiders, termasuk mengalahkannya pada game ketiga, ketika gelar juara Liga Voli Korea sudah di depan mata.
"Kami kalah, kami punya peluang untuk menang di set kelima, tetai kami kalah pada akhirnya," ujarnya dilansir dari The Spike.
- Kolase tvOnenews / KOVO
"Dalam kejuaraan, pilihan-pilihan kecil bisa membuat perbedaan besar. Karakter kami tidak cukup kuat di saat-saat penting. Kami harus menunjukkan performa yang lebih baik di pertandingan berikutnya," sambungnya.
Pelatih asal Italia itu juga tidak mau ingat-ingat lagi kejadian final dua tahun lalu, hingga membuatnya sangat takut kena 'reverse sweep' dari Megawati Hangestri dan Red Sparks.
Sebelumnya, Red Sparks dan Megawati Hangestri hampir saja kena sweep dari Pink Spiders 3-0, bahkan Kim Yeon-koung dengan jumawa mengatakan bahwa akan menyelesaikan game 3 di kandang Red Sparks.
Rupanya, keadaan berkata lain, pasukan Ko Hee-jin menolak menyerah hingga berhasil bangkit setelah tertinggal 2 set pada game 3.
Megawati Hangestri cs berhasil menang 3-2 atas Pink Spiders (21-25, 34-36, 25-22, 25-19 dan 15-11).
Red Sparks berhasil memperpanjang napas untuk tetap menjaga peluang juara V-League 2024/2025 usai menumbangkan pemuncak klasemen, Pink Spiders.
Megawati Hangestri menjadi aktor utama dibalik keberhasilan Red Sparks menaklukan Pink Spiders pada pertandingan ketiga dan keempat final Liga Voli Korea 2024/2025.
Megatron total mengoleksi 78 poin dalam laga kandang Red Sparks, hingga memaksa pertandingan kelima terjadi di kandang Pink Spiders.
Tim berjuluk Red Force yang turun dengan skuad terbaiknya, dengan sang kapten masih keadaan cedera lutut.
Di keadaan pemain yang belum pulih sepenuhnya, Megawati Hangestri tampil jadi pahlawan dengan mencetak 40 poin bagi Red Sparks sekaligus top skor keseluruhan pertandingan.
Kemenangan ini membuat Jung Kwan Jang Red Sparks memiliki peluang untuk 'reverse sweep'.
Sama halnya Korea Expressway Hi-Pass mencapai hal ini ketika melawan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders di partai final kejuaraan musim 2022-23.
Pink Spiders dua kali total masuk final dan gagal menjadi juara, tahun lalu mereka dikalahkan oleh Hyundai Hillstate.
Akankah Megawati Hangestri dan Red Sparks menjadi mimpi buruk ketiga kalinya bagi Pink Spiders?
Menanggapi kegagalan dua kali di final, pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza tidak ingin membicarakan kejadian dua tahun lalu tersebut.
- KOVO
Banyak orang tidak dapat menahan diri untuk mengingat hari itu tepat hun lalu.
Namun, pelatih Abbondanza dengan tegas menarik garis batasnya. Ia menepis pertanyaan yang mengaitkan masa lalu dengan masa kini.
"Saya tidak ingin berbicara tentang dua tahun lalu. Tim kami adalah tim yang berbeda sekarang. Bahkan jika skor akhir sama dengan dua tahun lalu, tidak ada yang bisa menandinginya.” ucapnya sebagaimana dilansir dari The Spike.
Pada pertandingan kelima atau penentuan ini akan menjadi penggung bagi Red Sparks dan Megawati Hangestri untuk membuktikan apakah bisa mengantarkan kembali Red Sparks meraih gelar juara pertama dalam 13 tahun terakhir.
Pertandingan game 5 Pink Spiders vs Red Sparks akan berlangsung pada Selasa (8/4/2025) pukul 17.00 WIB. (ind)
Load more