Pelatih yang Gagalkan Megawati Hangestri jadi Juara V-League 2024/2025 ini Bakal Kembali Korea Lagi? Ternyata Bakal...
- Kolase TvOnenews.com/KOVO
tvOnenews.com - Pelatih yang gagalkan Megawati Hangestri jadi juara Liga Voli Korea 2024/2025, Marcello Abbondanza bakal kembali ke Korea Selatan padahal sebelumnya sudah pamit.
Sebagaimana diketahui, Marcello Abbondanza tidak memperbaharui kontraknya bersama Pink Spiders usai berhasil mempersembahkan gelar juara V-League 2024/2025.
Pink Spiders yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung berhasil menang atas Red Sparks dengan skor akhir 3-2 (26-24, 26-24, 24-26, 23-25 dan 15-13).

- Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram/redsparks
Â
Pertandingan kelima sekaligus penentuan ini berjalan begitu sengit atas duel Megawati Hangestri dan Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung demi gelar juara.
Kim Yeon-koung mencetak 34 poin, dengan bermain 5 set full dirinya mencatatkan 42,6 persen tingkat keberhasilan serangan.
Sementara Megawati Hangestri menjadi top skor keseluruhan pertandingan dengan mencetak 37 poin.
Liga Voli Korea tak akan sama lagi, karena ini merupakan "Last Dance" bagi keduanya, Kim Yeon-koung sudah memutuskan pensiun usai partai final ini.
Begitu pun Megawati Hangestri yang tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks, bukan hanya karena terhalang regulasi KOVO.
Megatron pulang ke Indonesia sebagai legenda dan sosok pahlawan bagi Red Sparks, usai hampir menjegal juara V-League dari Pink Spiders.
Sampai membawa final ini ke game ke-5, dan membuat Marcello Abbondanza dan Kim Yeon-koung ketar-ketir karena hampir saja gagal angkat trofi juara.
Seusai perhelatan final Liga Voli Korea, secara mengejutkan Marcello Abbondanza pamit dan tidak melanjutkan kariernya sebagai pelatih Pink Spiders.
Tak lama berselang, Pink Spiders pun mengumumkan pelatih barunya yakni Tomoko Yoshihara, pelatih asal Jepang itu pertama kali menjadi pelatih di Korea Selatan.
Setelah mempersembahkan gelar Juara V-League untuk Pink Spiders, Marcello Abbondanza langsung terbang ke Turki untuk memimpin tim bergengsi Fenerbahce pada pertengahan bulan lalu.
Diketahui, Marcello Abbondanza pernah menjadi pelatih Fenerbahce dari 2013 hingga 2017, dia bekerja sama dengan Kim Yeon-koung sebagai pelatih dan pemain di Fenerbahce dari musim 2013-2014 hingga musim 2016-2017.
Saat itu, dipimpin pelatih Marcello Abbondanza bersama Kim Yeon-kyung sebagai pemain berhasil memenangkan Piala CEV pada musim 2013-2014, memenangkan Liga Wanita Turki pada musim 2014-2015 dan 2016-2017, serta finis ketiga di Liga Champions pada musim 2015-2016.
Setelah kembali ke Fenerbahce, pelatih Abondancá langsung masuk final kejuaraan Liga Turki, tetapi harus puas dengan posisi kedua setelah kalah dalam tiga pertandingan melawan Vakifbank yang tampil sangat baik karena memiliki pemain seperti Kiera van Ryk.
Kim Yeon-kyung, yang memutuskan pensiun pada akhir musim 2024-2025, bertransformasi menjadi penasihat untuk mantan klubnya, Heungkuk Life Insurance Pink Spiders.
Pevoli berjuluk Ratu Voli Korea itu mengunjungi Turki untuk menonton pertandingan kejuaraan Fenerbahce, dan bertemu dengan pelatih Abondancá untuk berbincang.
Setelah itu, Kim Yeon-koung turut mengundang mantan pelatih di Pink Spiders, Marcello Abbondanza dalam acaranya yang bertajuk "KYK Invitational 2025".

- KOVO
Â
Pelatih asal Italia itu akan memimpin tim Voli Dunia All Star untuk pertandingan persahabatan melawan tim nasional putri Korea yang akan diadakan di Incheon Samsan World Gymnasium pada tanggal 17 Mei 2025.
Kemudian tim World All-Star akan dibagi menjadi dua tim dan Kim Yeon-koung akan bermain dalam pertandingan tersebut pada Minggu (18/5/2025).
Nantinya pertandingan KYK Invitational 2025 akan disiarkan di stasiun tv lokal seperti TVING, tvN dan tvN Sports.
tim Voli Dunia All Star mencakup outside hitter Fenerbahce Meliha Diken dan middle blocker Eda Erdem.
Kim Yeon-koung turut mengundang juga Natalia Goncharova (Rusia), Natalia Ferreira (Brasil), Jordan Larson, Kelsey Robinson, dan Chiaka Ogbogu (semuanya dari Amerika Serikat), Kotoe Inoue dan Yaya Santiago (semuanya dari Jepang), Kristina Bauer (Prancis), Ophelia Malanov (Italia), dan Brankica Mihajlovic (Serbia).
Load more