Omongan Ko Hee-jin Soal Perilaku Megawati Hangestri, Sudah Bukan Lagi Anak Kesayangan di Red Sparks: Saya Benar-benar...
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Atlet voli, Megawati Hangestri sudah sebulan pulang ke Indonesia setelah tak memperpanjang kontrak dengan klub Korea Selatan, Red Sparks.
Keputusannya itu rupanya menjadi hal menyedihkan dari banyak pihak. Bahkan kepulangan Megawati ke Indonesia diiringi dengan tangisan dari sang pelatih, Ko Hee-jin. Ia juga terlihat mengantar Megawati ke bandara.
Diketahui, Megawati Hangestri memutuskan untuk yak mempanjang kontraknya bersama Red Sparks.
Kini wanita yang dijuluki Megatron itu bergabung di Gresik Petrokimia.
Kepergian Megawati rupanya masih meninggalkan kesedihan bagi Ko Hee-jin. Kepad media Korea ia mengutarakan perasaannya ditinggal salah satu anak kesayangannya.
Ko Hee-jin pun tidak menampik bahwa video yang menunjukkan dirinya menangis tersedu-sedu saat melepas kepulangan Megawati Hangestri itu benar adanya.
Menurut Ko Hee-jin, ia sebetulnya tidak pernah merasa sesedih itu. Pelatih Red Sparks itu sampai heran terhadap perasaannya sendiri.
“Meskipun saya memenangkan banyak kejuaraan sebagai pemain, saya tidak pernah menangis. Saya benar-benar tidak mengerti kehidupan,“ kata Ko Hee-jin.
Mantan pevoli Korea Selatan yang berposisi sebagai Middle Blocker itu mengungkapkan bahwa kesedihan itu merupakan rasa emosional dirinya kepada Mega.
“Seseorang bertanya bagaimana perasaan saya dan pada saat itu, dua tahun terakhir, dari pertemuan pertama saya dengan Mega hingga menjadi runner-up di kejuaraan, terlintas di benak saya seperti panorama, dan saya menjadi sangat emosional,“ ungkapnya.
“Begitulah besarnya cinta kami satu sama lain,” lanjut Ko Hee-jin dikutip dari The JoongAng.
Bahkan sampai saat ini, Ko Hee-jin masih mengingat pesan dari Megawati Hangestri yang berjanji bakal kembali main untuk Red Sparks jika comeback ke Korea.
Akan tetapi, Ko Hee-jin tidak tahu kapan Megawati Hangestri dapat kembali ke Red Sparks. Apalagi, Megawati pernah mengungkapkan ketertarikannya berkarier di Amerika Serikat.
“Mega menghibur saya dengan berkata, ‘Jangan menangis.’ Kami berjanji akan bertemu lagi dan menang bersama, meskipun kami tidak tahu kapan itu akan terjadi,” ungkapnya.
Load more