News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan Soal Megawati Hangestri, 'Orang Penting' di Voli Korea Ini Sudah Bilang Megatron Bakal...

Orang penting di dunia voli Korea Selatan ini ternyata sudah pernah bilang kalau nantinya Megawati Hangestri bakal begini. Simak selengkapnya...
Kamis, 29 Mei 2025 - 13:12 WIB
Megawati Hangestri dan pemain Red Sparks, Jung Ho-young Vanja Bukilic.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali ramai diperbincangkan di dunia voli Asia.

Setelah dua musim tampil gemilang bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan, sang "Megatron" resmi mengakhiri kiprahnya di Negeri Ginseng dan kembali ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Megawati untuk pulang ke Tanah Air sempat mengejutkan publik voli.

tvonenews

Namun siapa sangka, langkah besar ini sejatinya sudah lama terbaca oleh salah satu sosok penting di dunia voli Korea Selatan, yakni seorang agen bernama Naegawassup.

Dalam sebuah wawancara eksklusif di kanal YouTube milik Kim Yoon-sol alias Solmangat, mantan penerjemah Red Sparks, Naegawassup mengungkap kisah awal mula perkenalannya dengan Megawati.

Ia mengaku langsung terkesan sejak pertama kali menyaksikan cuplikan permainan atlet asal Jember itu.

"Jujur awalnya saya tidak terlalu berharap, tapi begitu melihat videonya, Mega bermain dengan sangat baik di Indonesia dan bahkan luar negeri (Thailand, Vietnam)," ujar Naegawassup blak-blakan.

Menurutnya, Megawati memiliki kualitas fisik dan teknik yang jarang ditemui di antara pemain Asia lainnya.

Postur tubuh yang tinggi, fleksibilitas yang baik, serta kekuatan spike dan servis menjadi nilai lebih yang membuatnya yakin sang Megatron bisa bersaing di level tertinggi.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Red Sparks

 

"Saya juga lihat dia bermain di kejuaraan Internasional sebagai timnas, dengan badan yang tinggi, fleksibilitasnya termasuk bagus, jadi lompatannya juga bagus," tambah Naegawassup.

Prediksi tersebut terbukti bukan isapan jempol.

Dua musim memperkuat Red Sparks, Megawati tidak hanya menjadi pemain inti, namun juga menjadi pilar penting tim.

Pada musim pertamanya, ia sukses membantu Red Sparks menembus babak playoff.

Pencapaian itu berlanjut di musim berikutnya saat mereka melaju ke final V-League.

Sayangnya, gelar juara gagal diraih setelah kalah tipis dari tim kuat, Pink Spiders, dengan skor 3-2.

Meski belum sempat mengangkat trofi, performa Megawati menuai banyak pujian dari penggemar dan pengamat voli di Korea.

Banyak yang menyebutnya sebagai salah satu pemain Asia paling berpengaruh di musim terakhir liga.

Kini, usai masa kontraknya berakhir, Megawati memilih pulang ke Indonesia dan memperkuat klub Gresik Petrokimia.

Kepulangannya bukan sekadar penutupan kariernya, melainkan awal dari babak baru dalam kariernya yang terus menanjak.

Dengan bekal pengalaman bermain di luar negeri dan mentalitas sebagai pemain kelas dunia, Megawati diyakini akan menjadi tumpuan utama di liga voli nasional.

Tak menutup kemungkinan, di masa mendatang, ia kembali merantau dan memperkuat klub luar negeri lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megatron mungkin telah pulang, tapi gaung namanya di pentas Asia belum akan padam.

Dan seperti yang dikatakan Naegawassup sejak awal, Megawati memang ditakdirkan untuk bersinar. (hnf/tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya
ADVERTISEMENT