News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaji Megawati Hangestri Ternyata Masih di Bawah UMR Jember Sebelum Dibayar Miliaran oleh Red Sparks? Faktanya...

Sebelum dibayar sampai dengan miliaran rupiah ketika dua musim bermain untuk Red Sparks, ternyata Megawati Hangestri sempat digaji sangat kecil oleh klubnya.
Senin, 2 Juni 2025 - 13:35 WIB
Eks pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Penghasilan Megawati Hangestri ternyata masih jauh di bawah UMR Jember sebelum dia bermain untuk Red Sparks dalam dua musim terakhir.

Megawati Hangestri bahkan mengungkapkan kalau nominal gaji yang dia terima saat itu tidak mencukupi untuk menunjang aktivitas dia sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, Megawati Hangestri masih belum memberikan bocoran ke klub manakah dirinya akan berlabuh untuk kompetisi musim selanjutnya.

Tapi yang jelas, Megawati Hangestri tetap membuka opsi untuk bermain di luar negeri, namun dengan catatan tidak akan comeback ke Red Sparks.

Ini karena Megawati Hangestri tidak mendaftar Asian Draft Quarter untuk V-League musim depan sehingga dia tak bisa kembali ke Korea.

Sementara itu, gelontoran prestasi yang diraih Megawati Hangestri selama berseragam Red Sparks membuatnya layak diberikan gaji besar setiap musimnya.

Di musim pertamanya, Megawati Hangestri dibayar USD 100 ribu atau Rp1,6 miliar dan naik menjadi USD 150 ribu atau Rp2,4 miliar pada tahun keduanya.

Megawati Hangestri saat berseragam Red Sparks.
Megawati Hangestri saat berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

 

Nominal tersebut belum termasuk bonus prestasi yang diraih Megawati Hangestri seperti jadi MVP ataupun sejumlah iklan yang dia bintangi.

Sama halnya dengan di Proliga 2024 lalu, Megawati Hangestri kabarnya mendapat gaji Rp300-500 juta per musimnya ketika memperkuat Jakarta BIN.

Di tengah besarnya nominal gaji yang diterima Megawati Hangestri, ternyata Mega mengaku kalau dirinya sempat dibayar dengan jumlah yang sangat kecil.  

Awalnya, Megawati Hangestri bercerita soal perjalanan karier volinya ketika menjadi junior di klub Bank Jatim. Ketika itu, Mega sulit dapat jam terbang.

“Kakak-kakaknya udah pro semua yang main di Proliga gitu, akunya masih dari bawah, jadi yang masih bawa air mineral, bawa handuk, bawa ice box, bawa bola,“ ujar Mega.

“(Tahun) 2012 aku baru ikut Proliga (tidak masuk line up),“ sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks pemain Red Sparks tersebut menjelaskan kalau alasan Bank Jatim memilihnya sebagai pemain muda karena melihat potensi dari sang Opposite tersebut.

“Karena aku punya potensi tinggi, terus badan aku kayak profesional gitu kan, terus aku punya spike udah lumayan kenceng pas SMP,“ jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT