News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Babak Belur saat Hadapi Jerman dan Italia di VNL 2025, Media Korea Hanya Berharap Taeguk Warriors Minimal Meraih...

Timnas Voli Putri Korea Selatan harus menelan hasil pahit di dua pertandingan yang sudah mereka jalani pada ajang Volleyball Nation League atau VNL 2025.
Sabtu, 7 Juni 2025 - 14:22 WIB
Kapten Timnas Voli Korea, Kang So-hwi
Sumber :
  • Instagram/volleyballworldasia

tvOnenews.com - Timnas Voli Putri Korea Selatan harus menelan hasil pahit di dua pertandingan yang sudah mereka jalani pada ajang Volleyball Nation League atau VNL 2025.

Menghadapi Jerman di laga pertama, tim yang dikomandoi bintang Hi Pass, Kang So-hwi, itu hancur lebur setelah kalah tiga set langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak asuh Fernando Morales itu takluk dari Jerman dengan skor 3-0 (25-15, 25-17 dan 25-21).

Kapten Timnas Voli Korea, Kang So-hwi
Kapten Timnas Voli Korea, Kang So-hwi
Sumber :
  • Instagram/volleyballworldasia

 

Kang So-hwi, kapten dan senjata utama, hanya mencetak 4 poin, dan Yuk Seo-young mencetak 7 poin, poin terbanyak dalam tim.

Secara keseluruhan, Korea benar-benar kalah dari Jerman dalam jumlah blok, 1-18, di tengah ketidakstabilan penerimaan.

Alih-alih bangkit di laga kedua, Timnas Voli Putri Korea justru kembali menelan kekalahan.

Kali ini, The Teguk Warrior kalah dari Italia lagi-lagi dengan skor 3-0 (13-25, 13-25 dan 17-25).

Dua kekalahan telak itu membuat Timnas Voli Korea kini terdampar di dasar klasemen sementara VNL 2025.

Sibuk Bersama Timnas, Eks Rival Megawati Hangestri Terlambat Gabung Liga Voli Korea 2025-2026
Sibuk Bersama Timnas, Eks Rival Megawati Hangestri Terlambat Gabung Liga Voli Korea 2025-2026
Sumber :
  • KOVO

 

Mereka bahkan berada di bawah Thailand yang sebenarnya sudah telan tiga kekalahan di VNL 2025 ini.

Terkait hal tersebut, salah satu Media Korea Selatan yakni Sport Khan, berharap Taeguk Warriors mampu bangkit dan meraih kemenangan.

Sport Khan berharap Timnas Voli Korea bisa segera meraih kemenangan demi bertahan di ajang VNL 2025.

Pasalnya, pada musim ini negara yang duduk di peringkat terakhir klasemen akan terdegradasi dari VNL.

Maka dari itu, Sport Khan sangat berharap Timnas Voli Korea bisa meraih minimal dua kemenangan pada ajang VNL 2025 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terlepas dari menang atau kalah, Korea harus memperbaiki organisasinya. Ini karena mereka harus menghindari posisi terakhir di antara 18 negara peserta dalam turnamen ini agar tetap berada di VNL," tulis Sportkhan.

"Tahun lalu, mereka mengalahkan Thailand untuk mengakhiri 30 kekalahan beruntun di kompetisi internasional, dan mereka juga menang melawan Prancis untuk finis di posisi ke-15 dari 16 negara dengan dua kemenangan," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT