News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menolak Sementara Kembali ke Red Sparks, Megawati Hangestri Akui dapat Tawaran yang Cocok Bisa Bermain di...

Megawati Hangestri yang dijuluki Megatron itu mengaku menolak untuk bergabung ke Red Sparks karena satu alasan khusus.
Jumat, 13 Juni 2025 - 01:03 WIB
Menolak Sementara Kembali ke Red Sparks, Megawati Hangestri Akui dapat Tawaran yang Cocok Bisa Bermain di....
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com- Atlet voli Indonesia, Megawati Hangestri pernah menyampaikan alasan dirinya menolak kembali ke Korea.

Megawati Hangestri yang kini di Indonesia pun dengan sangat happy menikmati berkumpul dengan keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menolak Sementara Kembali ke Red Sparks, Megawati Hangestri Akui dapat Tawaran yang Cocok Bisa Bermain di....
Menolak Sementara Kembali ke Red Sparks, Megawati Hangestri Akui dapat Tawaran yang Cocok Bisa Bermain di....
Sumber :
  • KOVO

 

Megawati Hangestri yang dijuluki Megatron itu, mengaku menolak untuk bergabung ke Red Sparks karena satu alasan khusus. 

Bukan soal gaji, hal tersebut bahkan Megawati Hangestri tidak singgung dalam obrolan podcast waktu lalu bersama Deddy Corbuzier di YouTube. 

Tak disangka Mega harus bicara apa adanya alasan tak memperpanjang karir bersama klub Korea Selatan, Red Sparks, meski namanya sedang di atas daun.

Megawati Hangestri memastikan memang keputusannya sendiri yang untuk tidak melanjutkan kontrak di negara yang melahirkan banyak drama keren. 

"Aku yang enggak mau (kontrak diperpajnang), hidup itu pilihan," tegas Megawati Hangestri di Podcast Deddy Corbuzier, dikutip Jumat (13/6/2025).

Tim Red Saprks
Tim Red Saprks
Sumber :
  • KOVO

 

Alasan Khusus Ini buat Megawati Hangestri Menolak Perpanjang Kontrak 

Dalam keterangannya, Megatron asal Jember itu terus terang bahwa dia kembali ke Indonesia dan memperkuat klub lokal.

Menurutnya, bergabung ke Gresik Petrokimia dengan harapan liga voli nasional juga bisa jadi sorotan.

"Sebelum kontrak habis (dengan Red Sparks) sudah ditelepon (tawaran ke Gresik). Aku kan sama Bank Jatim, kita enggak ikut Proliga, teleponlah manajer untuk gabung (Gresik) bantu. Itu pas aku masih belum cedera, okeh aku bilang bisa," jelasnya.

Tidak disangka, berjalan dengan waktu, dirinya cedera saat membela Red Sparks di partai final. Dan, Gresik Petrokimia dikatakan masih tetap menginginkannya.

Dengan jiwa sportivitasnya, Megawati tegas kalau kondisi cedera memungkinkan dirinya tak bisa bermain maksimal.

Sehingga rela melakukan satu hal terpuji dan bijaksana, yaitu mengurangi gaji. Menurutnya bisa disesuaikan kinerjanya. 

Megawati Hangestri berseragam Red Sparks.
Megawati Hangestri berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

 

"Aku sempat bilang kontrak diputus aja, karenaku cedera, tapi pihak Petro support," sambungnya.

"Aku enggak bisa kasih yang terbaik, (pihak klub bilang) 'enggak apa-apa kamu datang aja, orang senang kamu muncul, kamu datang di lapangan main sebentar, orang senang dari situ," ungkap Megatron itu.

Selain itu, ternyata Megawati Hangestri masih memiliki alasan lain yang membuatnya harus kembali ke Indonesia.

Salah satunya ibunya, dia tak ingin kehilangan kebersamaan dengan perempuan yang disayangnya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aku balik dulu ke Indoensia, aku capek dua tahun, aku jarang ketemu mama, pengen menghabiskan waktu sama keluarga. (Sebelumnbya), jarang banget sama keluarga, aku enggak pengen kehilangan lagi (ayahnya telah meninggal)," pesan Megawati lagi.(klw)

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pada Jumat

Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pada Jumat

Kualitas udara di Jakarta pada Jumat pagi menduduki posisi 10 besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk ke dalam kategori udara tak sehat.
KDM Ajak Warga Jabar Tidak Takut Melapor atau Memviralkan Kasus Kejahatan dan Penjualan Tramadol

KDM Ajak Warga Jabar Tidak Takut Melapor atau Memviralkan Kasus Kejahatan dan Penjualan Tramadol

Gubernur Jawa Barat, KDM membagikan informasi berupa sayembara untuk masyarakat umum, terutama warga Jabar, simak
Padel Club Six Nine Bandung Didenda Rp100 Juta hingga Wajib Menanam 100 Pohon

Padel Club Six Nine Bandung Didenda Rp100 Juta hingga Wajib Menanam 100 Pohon

Tak hanya itu pengelola Padel Club Six Nine Bandung serta membayar denda paksa sebesar Rp100 juta. Satpol PP menyebut seluruh sanksi tersebut telah dipenuhi.
Timnas Indonesia Lebih Sering Menang atas Singapura: Dari 59 Pertemuan, Garuda Kalahkan The Lions 30 Kali

Timnas Indonesia Lebih Sering Menang atas Singapura: Dari 59 Pertemuan, Garuda Kalahkan The Lions 30 Kali

Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Duel di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), menjadi penentu semifinal.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dan Buruk dari Eropa: Maarten Paes Bersinar di Conference League, Mees Hilgers Masih Menghilang

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dan Buruk dari Eropa: Maarten Paes Bersinar di Conference League, Mees Hilgers Masih Menghilang

Kabar berbeda datang dari dua pemain Timnas Indonesia di Belanda. Maarten Paes tampil gemilang bersama Ajax, sedangkan Mees Hilgers belum terlihat di FC Twente.
Misi Wajib Menang, John Herdman Kirim Sinyal Menyeramkan untuk Singapura Jelang Hadapi Timnas Indonesia: Kami Tim Kuat

Misi Wajib Menang, John Herdman Kirim Sinyal Menyeramkan untuk Singapura Jelang Hadapi Timnas Indonesia: Kami Tim Kuat

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai pertandingan melawan Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026 menjadi ujian penting bagi Skuad Garuda.

Trending

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT