News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lupakan Kalah Nyelekit dari Serbia, Junaida Santi Cs Alihkan Fokus ke Laga Timnas Indonesia vs Argentina Demi Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025

Junaida Santi dan kawan-kawan langsung mengalihkan fokus ke laga Timnas Indonesia vs Argentina usai kalah nyelekit dari Serbia di babak penyisihan Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:27 WIB
Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-21, Junaida Santi dan Pascalina Mahuze.
Sumber :
  • Volleyballworld.com

Jakarta, tvOnenews.com - Junaida Santi dan kawan-kawan langsung mengalihkan fokus ke laga Timnas Indonesia vs Argentina usai kalah nyelekit dari Serbia di babak penyisihan Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.

Salah satu syarat minimal dengan meraih dua kemenangan untuk melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 belum bisa sepenuhnya dilakukan oleh Timnas Voli Putri Indonesia U-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, tim yang diperkuat oleh Junaida Santi dan kawan-kawan baru saja menelan kekalahan menyakitkan dari Serbia di laga keempat Pool A di Jawa Pos Arena pada Senin (11/8/2025).

Saat itu anak asuh Marcos Sugiyama tersebut kalah dari Serbia lewat fullset dengan skor ketat 2-3 (21-25, 27-25, 23-25, 25-22, 13-15). Ini menjadi kekalahan ketiga tuan rumah, dan hanya baru meraih satu kemenangan saja.

Kekalahan tersebut tak urung membuat peluang untuk lolos ke babak 16 besar kian tipis. Apalagi, di laga terakhir pool A, Indonesia harus berhadapan dengan pemuncak klasemen sementara pool A, Argentina.

Meski demikian, pelatih Indonesia U-21 Marcos Sugiyama ogah mengendurkan mental bertanding tim asuhannya. Menurutnya, laga terakhir justru berpotensi menjadi kemenangan kedua skuad Merah Putih.

"Mari kita tinggalkan pertandingan yang sudah lewat, kita pelajari lalu langsung melihat pertandingan besok (Selasa, 12/8/2025) melawan Argentina," kata Marcos Sugiyama.

Sugiyama beralasan, timnya memiliki mental yang kuat meski hasil akhir tak sesuai harapan. Mereka mampu memaksa tim kuat seperti Serbia yang sudah berpengalaman di Eropa dan dunia, bermain hingga akhir dan tertekan sepanjang laga.

"Kami tahu, mereka (Serbia) punya blok yang bagus, pertahanannya sulit ditembus dan serangan yangsulit diantisipasi. Tapi lihat, para pemain menunjukkan punya kemampuan mengimbangi lawan yang kuat," tambahnya.

Laga terakhir menjadi partai yang harus dimenangkan Indonesia. Hanya kemenangan yang paling mungkin mengangkat Indonesia ke posisi empat besar klasemen pool A. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu sangat memungkinkan mengingat Argentina sudah dipastikan tak akan tergeser dari posisi teratasklasemen akhir nanti. Sehingga, laga terakhir diprediksi akan menjadi sarana bagi tim Argentina untuk menjaga kondisi.

"Dengan tak ada pilihan bagi kami selain menang, maka mental bertanding para pemain harus naik lagi," tegas Sugiyama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija dalam tekanan usai 3 laga tanpa kemenangan. Mauricio Souza andalkan Jakmania saat lawan Persebaya di GBK demi bangkit dan amankan 3 poin penting.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.
Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Rachel/Febi langsung lakukan evaluasi usai terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT