News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vietnam Terancam Dihukum Berat Imbas Kasus Gender di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025: Denda Bernilai Fantastis Hingga Dilarang Bertanding

Federasi Bola Voli Vietnam (VFV) terancam mendapatkan hukuman berat imbas kasus gender di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:50 WIB
Timnas Voli Vietnam U-21
Sumber :
  • FIVB

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Bola Voli Vietnam (VFV) terancam mendapatkan hukuman berat imbas kasus gender di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.

Timnas Voli Vietnam tengah menjadi sorotan setelah terkena sanksi karena menurunkan dua pemain yang dianggap tak sah di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025, yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur pada 7-17 Agustus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vietnam disebutkan menurunkan pemain yang tak sesuai dengan kategori jenis kelamin turnamen, alias diduga menurunkan pemain pria yakni Dang Thi Hong dan Nguyen Phuong Quynh yang sampai harus menjalani uji kromosom.

Federasi Bola Voli Dunia alias FIVB pun telah merilis pernyataan tentang kasus tersebut, dan memberikan sanksi berupa pembatalan hasil pertandingan karena dianggap melanggar aturan FIVB pasa 12.2 soal regulasi pemain.

"Menyusul kekhawatiran bahwa Federasi Bola Voli Vietnam menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam Kejuaraan Dunia U-21 2025 di Indonesia, FIVB melakukan investigasi sesuai dengan peraturan.

Investigasi tersebut menyimpulkan bahwa pemain bersangkutan tidak memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 12.2 Peraturan Disiplin FIVB 2023.

Oleh karena itu, dan sesuai dengan Pasal 13.5.2 tentang Peraturan Pertandingan dan 14.4 tentang Peraturan Disiplin, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB telah memutuskan bahwa pertandingan Vietnam yang diikuti oleh pemain tersebut dibatalkan dan pemain tersebut didiskualifikasi dari turnamen yang berlaku segera.

Sesuai Pasal 14.4 tentang Peraturan Disiplin dan dengan mempertimbangkan keadaan kasus tersebut, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB akan merujuk berkas tersebut kepada Panel Disiplin FIVB untuk evaluasi lebih lanjut terkait potensi sanksi yang berlaku di luar turnamen. Pada tahap itu, Federasi Bola Voli Vietnam dan pemain bersangkutan akan diminta untuk menyampaikan sikap mereka secara tertulis."

FIVB tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai masalah ini selama proses ini masih berlangsung." tulis pernyataan FIVB.

Dang Thi Hong selaku kapten Timnas Voli Putri Vietnam U-21
Dang Thi Hong selaku kapten Timnas Voli Putri Vietnam U-21
Sumber :
  • Volleyballworld.com

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sanksi ini membuat Vietnam gagal lolos ke babak 16 besar, dan finis sebagai juru kunci karena semua kemenangan dianggap tak sah, serta hanya meraih satu kemenangan dari Puerto Riko lantara dua pemain tersebut tak dimainkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT