News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sama Sekali Tak Merasa Janggal, Pemain Vietnam yang Diblacklist FIVB Ini Ternyata Pernah Jadi Rival Kuat Megawati Hangestri

Pemain yang didiskualifikasi oleh FIVB di Kejuaraan Dunia Voli U-21 Nguyen Phuong Quynh asal Vietnam ternyata pernah jadi rival terkuat Megawati Hangestri.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:17 WIB
Megawati Hangestri dan pemain Vietnam Nguyen Phuong Quynh
Sumber :
  • Instagram @red__sparks & YouTube On Sports Plus

tvOnenews.com - Pemain Vietnam yang didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 Indonesia ternyata pernah menjadi rival Megawati Hangestri.

Perseturuan Megawati Hangestri dan pemain tersebut terjadi ketika Megatron berkarier di liga Vietnam bersama klub Ha Phu Thanh Hoa pada musim 2021/2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 yang berlangsung di Surabaya 7-17 Agustus ini mulai menyedot atensi penggemar yang datang dari banyak negara internasional.

Bukan karena prestasi hingga melahirkan bakat-bakat hebat, melainkan ada satu hal kontroversial yang dilakukan oleh tim nasional voli putri Vietnam U-21.

Dua pemain muda Vietnam Dang Thi Hong dan Nguyen Phuong Quynh diduga berjenis kelamin laki-laki setelah gagal lolos tes uji kromosom yang digelar FIVB.

Kejadian ini tentu mencoreng sportivitas di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025. FIVB bahkan mengeluarkan pernyataan resmi terkait perilaku tim Vietnam.

“Sesuai dengan Pasal 13.5.2 Peraturan Acara dan 14.4 Peraturan Disiplin, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB telah memutuskan bahwa pertandingan tim nasional Vietnam di mana pemain tersebut berpartisipasi akan dibatalkan dan pemain tersebut segera didiskualifikasi,” tulis pernyataan resmi FIVB.

tvonenews

Selain itu, Vietnam juga dirugikan lantaran status mereka yang seharusnya lolos ke 16 besar setelah mengeklaim posisi kedua fase grup Kejuaraan Dunia Voli U-21 dibatalkan.

Bahkan, empat dari lima hasil pertandingan timnas voli putri Vietnam di babak penyisihan grup A Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 juga dianulir oleh FIVB.

Alhasil, jatah Vietnam di babak 16 besar digantikan oleh tim nasional voli putri Indonesia yang kemarin baru dikalahkan Italia di fase tersebut.

Atas sanksi tersebut, Dang Thi Hong otomatis terlempar dari skuad Vietnam. Akan tetapi, Nguyen Phuong Quynh dan Le Nhu Anh masih tampil di perebutan posisi ke 18-20.

Di sisi lain, fokus pembahasan artikel ini ialah Nguyen Phuong Quynh, Middle Blocker masa depan Vietnam yang dituding berjenis kelamin laki-laki.

Usut punya usut, pemain muda tersebut ternyata pernah jadi rival Megawati Hangestri ketika Megatron masih berkarier di liga Vietnam pada 2021/2022.

Ketika itu, Nguyen Phuong Quynh yang baru berusia 17 tahun membela klub Vietinbank, sementara Megawati Hangestri jadi andalan Ha Phu Thanh Hoa.

Melansir dari Women Volleybox, keduanya bertemu dalam sejumlah turnamen regional Vietnam, seperti Vietnam League, Vietnam National Games, hingga Lien Viet Post Bank International Cup.

Hasilnya, Megawati Hangestri bersama Ha Phu Thanh Hoa takluk dalam perburuan tempat ke-7 oleh Nguyen Phuong Quynh yang memperkuat Vietinbank dengan skor 1-3.

Namun, Megawati Hangestri Cs berhasil mengalahkan Nguyen Phuong Quynh bersama Vietinbank dalam turnamen Lien Viet Post Bank International.

Megawati Hangestri dan pemain Vietnam Nguyen Phuong Quynh
Megawati Hangestri dan pemain Vietnam Nguyen Phuong Quynh
Sumber :
  • Instagram @red__sparks & YouTube On Sports Plus

 

Tak dipungkiri dalam beberapa pertemuan, spike Megawati Hangestri kerap berhasil dihalau oleh Nguyen Phuong Quynh yang berposisi Middle Blocker.

Megawati Hangestri sama sekali tidak curiga terhadap Nguyen Phuong Quynh lantaran saat itu Megatron bersikap profesional ketika memperkuat Ha Phu Thanh Hoa.

Kedua pemain tersebut bahkan kembali bertemu ketika Vietnam dan Indonesia sama-sama bertanding di kejuaraan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi-lagi, tidak ada yang terlalu menaruh curiga terhadap Nguyen Phuong Quynh meski sang pemain punya perawakan maskulin, berbeda dari pevoli putri lainnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT