News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia Ungkap Biang Kerok Junaida Santi Cs Dibantai Korea Selatan di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025

Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia U-21, Marcos Sugiyama mengungkapkan biang kerok Junaida Santi dan kawan-kawan bisa kalah dramatis dari Korea Selatan di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
Minggu, 17 Agustus 2025 - 09:26 WIB
Pelatih Timnas Voli Putri Indoensia U-21, Marcos Sugiyama
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia U-21, Marcos Sugiyama mengungkapkan biang kerok Junaida Santi dan kawan-kawan bisa kalah dramatis dari Korea Selatan di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.

Timnas Voli Putri Indonesia U-21 kembali menelan kekalahan menyakitkan saat berhadapan dengan Korea Selatan di lanjutan playoff klasifikasi peringkat 13-16 di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 pada Sabtu (16/8/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Junaida Santi dan kawan-kawan kalah dari Korea Selatan lewat fullset dengan skor (25-22, 15-25, 25-17, 18-25 dan 5-15), yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur.

Marcos Sugiyama mengungkapkan alasan anak asuhnya menelan kekalahan, yakni menyebut intensitas permainan yang inkonsisten menjadi faktor kekalahan timnya dari Jeon Da-bin dan kolega.

Ia menambahkan bahwa Srikandi Muda kerap tampil kehilangan intensitas sehingga membuka celah kepada Korea Selatan guna membalikkan kedudukan.

"Kami mencoba awalnya bermain agresif dan itu berhasil ketika Santi membantu sedikit dalam menyerang membuat tim kami dalam kondisi dan keseimbangan yang lebih baik," kata Sugiyama dikutip dari ANTARA.

Sugiyama menyebut faktor penerimaan yang kurang sempurna menyebabkan para pemainnya sering kehilangan poin dan hal tersebut terus berulang.

Sugiyama menggarisbawahi performa Merah Putih ketika memasuki set kelima yang kehilangan tujuh poin beruntun karena tak bisa mengimbangi tempo lawan.

"Tetapi sepanjang waktu kami menderita dengan penerimaan bola...Dalam beberapa saat momen yang sangat penting malah kehilangan, sehingga momen-momen kunci ini merugikan kami," tambahnya.

"Pada akhirnya kami kehilangan tujuh poin berturut-turut dan hal tersebut tidak diperbolehkan ke depannya." tukasnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil ini membuat Indonesia bersua Puerto Rico pada pertandingan perebutan tempat ke-15 dan ke-16, Minggu (17/8/2025) pukul 10.00 WIB.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT