News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LavAni Akui Punya 'Masalah Besar' Jelang Hadapi TNI AU Electric di Grand Final Livoli Divisi Utama 2025

LavAni Navy mengaku bahwa mereka memiliki pekerjaan rumah besar jelang berhadapan dengan TNI AU Electric di Grand Final Livoli Divisi Utama 2025.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:29 WIB
TNI AU vs LavAni (putih) di final four Livoli Divisi Utama 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - LavAni Navy mengaku bahwa mereka memiliki pekerjaan rumah besar jelang berhadapan dengan TNI AU Electric di Grand Final Livoli Divisi Utama 2025.

LavAni baru saja meraih kemenangan dari TNI AU Electric lewat empat set dengan skor 3-1 (27-25, 25-19, 25-23, 25-22), pada laga penutup final four Livoli Divisi Utama 2025, di GOR Ki Mageti, Magetan pada Kamis (16/10/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Pertandingan antara dua tim yang sudah pasti lolos ke grand final berjalan sengit dan menghibur, meskipun kedua tim sepakat melakukan rotasi pemain dan menurunkan mayoritas skuad pelapis. 

Kemenangan ini menegaskan dominasi LavAni sepanjang Final Four, sementara TNI AU Electric tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan kualitas pemain cadangan yang menjanjikan.

Walau status laga ini hanyalah 'pemanasan' menuju Grand Final, intensitas permainan yang ditampilkan kedua tim sama sekali tidak mengendur. Para pemain muda dan pelapis dari kedua kubu tampil all-out untuk membuktikan diri.
​
TNI AU Electric yang memilih menurunkan kombinasi pemain lapis dua dan beberapa pilar mudanya justru tampil mengejutkan di set pertama. Mereka bermain tanpa beban dan efektif menekan pertahanan LavAni yang terlihat belum panas.

Serangan quick yang cepat dan servis tajam dari tim TNI AU berhasil merusak receive LavAni. Setelah kejar-kejaran poin yang ketat di paruh akhir, TNI AU berhasil mencuri set pembuka dengan skor tipis 27-25.

Tersentak kehilangan set pertama, pelatih LavAni, Erwin Rusni segera melakukan evaluasi cepat. Pada set kedua, LavAni mulai menemukan ritme permainannya. Kualitas receive diperbaiki, dan setter LavAni mulai lebih variatif dalam mendistribusikan bola. 

Block rapat yang digalang pemain LavAni menjadi tembok tebal yang efektif meredam serangan-serangan TNI AU. Dominasi LavAni pun tak terhindarkan, menutup set kedua dengan kemenangan 25-19 dan menyamakan kedudukan 1-1.

​Momentum sepenuhnya beralih ke kubu LavAni di set ketiga. Mereka tampil semakin tenang dan memanfaatkan service ace serta back attack yang sulit dibaca oleh lawan. 

Meski TNI AU berusaha bangkit di set ketiga dan keempat, keunggulan kualitas dan pengalaman (meski dengan pemain lapis) dari LavAni menjadi pembeda krusial.

​LavAni mampu mempertahankan konsistensi dan menekan pertahanan lawan secara intens. Mereka mengunci set ketiga dengan 25-23 dan menutup perlawanan fight dari TNI AU di set keempat dengan skor 25-22, sekaligus memastikan kemenangan 3-1.

Usai laga pelatih LavAni, Erwin Rusni, bersyukur atas kemenangan ini. Namun ia tetap menyoroti area yang perlu ditingkatkan jelang Grand Final.

​“Secara hasil, kami tentu bersyukur dengan kemenangan 3-1, apalagi setelah tertinggal di set pertama. Ini menunjukkan mental anak-anak sudah membaik dan mereka bisa comeback,” ujar Erwin.

​“Namun, masih ada pekerjaan rumah besar, terutama service error yang masih terlalu sering. Seharusnya kami bisa menekan lawan sejak awal. Ini menjadi modal bagus bagi pemain lapis kami yang sudah menunjukkan kelasnya, tapi kami harus lebih fokus di Grand Final nanti,” tegasnya.

​Sementara itu  pelatih TNI AU, Sukirno tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, khususnya para pemain muda yang tampil tanpa beban.

​“Kami akui LavAni bermain sangat konsisten hari ini, terutama di tiga set terakhir. Kami memilih menurunkan banyak pemain muda karena kami sudah lolos, dan ini adalah ajang untuk menguji kedalaman skuad,” jelas Sukirno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​“Meskipun kalah, saya bangga dengan semangat juang mereka yang berani melawan tim sekelas LavAni. Masalah utama kami, seperti yang terlihat, adalah receive yang masih goyah di bawah tekanan service lawan. Ini akan menjadi evaluasi penting bagi kami sebelum bertemu lagi di laga puncak,” pungkasnya.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Rela Cabut Gugatan Hak Asuh Anak, Asalkan Hak sebagai Ayah Dipenuhi

Ruben Onsu Rela Cabut Gugatan Hak Asuh Anak, Asalkan Hak sebagai Ayah Dipenuhi

Ruben Onsu bersedia mencabut gugatan hak asuh anak terhadap Sarwendah asalkan haknya sebagai ayah untuk bertemu dan berkumpul tetap diberikan.
Apakah Harus Tidur Dulu kalau Mau Shalat Tahajud? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah

Apakah Harus Tidur Dulu kalau Mau Shalat Tahajud? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah

Tahajud salah satu shalat sunnah yang dianjurkan bagi kaum Muslim. Ustaz Khalid Basalamah pun menjelaskan keutamaannya di bawah ini.
Anggota Komisi VII DPR RI Kritik Penanganan Karhutla, Kemenhut dan Perhutani Diminta Evaluasi

Anggota Komisi VII DPR RI Kritik Penanganan Karhutla, Kemenhut dan Perhutani Diminta Evaluasi

Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian besar, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat, keselamatan satwa, kerusakan tumbuhan yang berpotensi menjadi bahan obat-obatan dunia
Sukses di Persib, Federico Barba Malah Menghilang dari Skuad Palermo dalam 4 Laga Beruntun, Ada Apa?

Sukses di Persib, Federico Barba Malah Menghilang dari Skuad Palermo dalam 4 Laga Beruntun, Ada Apa?

Usai meninggalkan Persib Bandung, Federico Barba absen dari skuad Palermo dalam empat laga Serie B beruntun. Masalah fisik jadi sorotan di balik kondisinya.
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Dikira Boneka Dihinggapi Lalat, Warga Jatinegara Jaktim Terkejut Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah

Dikira Boneka Dihinggapi Lalat, Warga Jatinegara Jaktim Terkejut Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah

Warga di kawasan Situ Rawa Badung RT 013/RW 08, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang bayi perempuan

Trending

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Bertemu dengan Sosok Ibnu Agung 'Polisi Anak', Sule Ungkap Alasan Tegur Nathalie Holscher usai Prank Anaknya

Bertemu dengan Sosok Ibnu Agung 'Polisi Anak', Sule Ungkap Alasan Tegur Nathalie Holscher usai Prank Anaknya

Komedian Sule bertemu dengan sosok Ibnu Agung, konten kreator pemilik akun "Polisi Anak 84". Ia menilai teguran ke Nathalie Holscher bentuk kekhawatirannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT