Media Korea Soroti Penurunan Performa Red Sparks Setelah Kepergian Megawati Hangestri: Mereka Seperti ...
- KOVO
tvOnenews.com - Awal musim Liga Voli Korea 2025–2026 menjadi ujian berat bagi Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Tanpa kehadiran dua pemain andalan musim lalu, Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic, tim asuhan pelatih Ko Hee-jin langsung menelan kekalahan di laga perdana.
Media Korea pun mencermati bahwa ada perubahan signifikan dalam permainan Red Sparks sejak ditinggalkan Megawati.
Red Sparks membuka musim dengan bertandang ke markas juara bertahan, Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, pada Sabtu (18/10/2025). Dalam laga tersebut, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3 (24-26, 16-25, 25-18, 19-25) setelah bertarung selama empat set.
Elisa Zanette, pemain asal Italia yang kini menempati posisi opposite menggantikan Megawati, tampil sebagai top skor bagi Red Sparks dengan 26 poin.
Torehan ini hanya terpaut dua angka dari bintang Pink Spiders, Rebecca Lasem. Meski cukup produktif, Zanette tercatat membuat sembilan kesalahan, dengan efisiensi serangan yang menurun ke angka 23,64% meski tingkat akurasinya mencapai 37,93%. Ia juga mencatat lima blok dalam laga tersebut.
Kontribusi dari pemain lainnya seperti Lee Seon-woo (14 poin) dan Jeong Ho-young (13 poin) belum cukup untuk menyelamatkan tim dari kekalahan. Situasi diperburuk dengan absennya sejumlah pemain penting akibat cedera.
Red Sparks menghadapi musim ini dengan kondisi yang tidak ideal. Setter utama mereka, Yeom Hye-seon, serta Kim Chae-na, mengalami cedera pergelangan kaki saat tampil di KOVO Cup 2025. Akibatnya, Red Sparks hanya memiliki satu setter yang tersedia, yakni Choi Seo-hyun.
- KOVO
Choi Seo-hyun, yang lahir pada tahun 2005 dan baru memasuki tahun ketiganya sebagai pemain profesional, direkrut dari Hyundai Construction pada bursa transfer musim panas. Ia kini dipaksa mengisi posisi krusial sebagai setter utama di tengah krisis pemain.
Media Korea Akui Dampak Absennya Megawati
Sports Chosun, salah satu media olahraga terkemuka di Korea, juga menyoroti dampak besar dari kepergian Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic terhadap performa Red Sparks. Dalam laporannya, mereka menilai bahwa hilangnya dua pilar penting tersebut membuat tim kehilangan keseimbangan, dan kini lebih banyak bergantung pada Lee Seon-woo.
"Tanpa Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, Lee Sun-woo adalah pemain kunci musim ini. Namun, Wipawi, pemain kuota Asia yang absen musim lalu karena cedera, akan membutuhkan waktu untuk bergabung dengan tim," tulis Sports Chosun.
Lebih lanjut, mereka mencatat bahwa Lee Sun-woo masih belum tampil maksimal. Meskipun mencetak 14 poin, ia melakukan sembilan kesalahan fatal dan mencatat akurasi serangan hanya sebesar 35,7%.
"Hingga saat itu, Park Hye-min perlu bertahan, dan Lee Sun-woo perlu menunjukkan fokus yang lebih besar," tambah laporan tersebut.
Kehilangan Megawati Hangestri terbukti memberikan pengaruh besar terhadap Red Sparks, baik dari segi teknik maupun mental tim.
- Instagram @bjtmvolleyball
Dalam kondisi krisis pemain dan minimnya pengalaman pengganti, Red Sparks tampaknya membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan kembali ritme permainan terbaik mereka.
Sementara itu, perhatian publik dan media Korea terus mengarah pada bagaimana tim ini akan beradaptasi tanpa sang bintang asal Indonesia. (ind)
Load more