GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntaskan Evaluasi 52 Cabor, Kemenpora Tegaskan Jika Hanya Atlet Berpotensi Medali yang Dikirim ke SEA Games 2025

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memastikan proses evaluasi terhadap 52 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di SEA Games 2025 Thailand telah rampung.
Kamis, 6 November 2025 - 18:49 WIB
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memastikan proses evaluasi terhadap 52 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di SEA Games 2025 Thailand telah rampung.

Langkah ini menjadi bagian penting sebelum penetapan resmi kontingen Indonesia yang akan dikirim ke ajang multi event terbesar di Asia Tenggara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan sangat ketat.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

Menurutnya, seluruh keputusan diambil berdasarkan data dan analisis mendalam dari tim evaluasi.

“Proses review antara cabor dan Tim Review kadang berlangsung alot. Ada cabor beregu yang belum pernah ikut ajang internasional, kita minta data. Kalau atletnya cedera, terpaksa digantikan,” ujar Surono kepada wartawan di Kantor Kemenpora, Kamis (6/11/2025).

Surono menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil risiko dengan mengirimkan atlet tanpa potensi jelas untuk menyumbang medali.

Karena itu, setiap cabor harus menyertakan bukti pencapaian dan performa terkini para atletnya.

Menurut Surono, pekan depan akan digelar rapat pleno bersama Kemenpora yang dihadiri oleh Menpora, Wamenpora, dan Sesmenpora, serta melibatkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

Rapat tersebut akan menjadi penentu jumlah akhir cabang olahraga dan atlet yang dikirim ke SEA Games Thailand.

“Yang benar-benar berpotensi mendapat medali yang akan kita kirim. Cabor terukur lebih mudah menganalisisnya, sementara cabor beregu dan bela diri agak sulit karena sifatnya subjektif,” kata dia.

Surono menyebut bahwa Indonesia tetap menargetkan posisi tiga besar pada SEA Games 2025.

Target tersebut sama seperti pencapaian pada SEA Games 2023 di Kamboja, di mana Indonesia berhasil membawa pulang 87 medali emas.

Namun, tantangan cukup besar dihadapi pada edisi kali ini. Pasalnya, sejumlah nomor unggulan yang sebelumnya menjadi sumber medali tidak akan dipertandingkan di Thailand.

Menurut Surono, hal itu berpotensi membuat Indonesia kehilangan hingga 41 medali emas.

Meski begitu, ia optimistis karena ada peluang meraih tambahan 32 emas dari nomor-nomor baru yang akan dibuka di SEA Games 2025.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Surono menilai target realistis bagi Indonesia adalah meraih antara 78 hingga 80 medali emas. Target ini dianggap masih memungkinkan dicapai dengan komposisi atlet yang tepat dan persiapan maksimal.

Selain evaluasi administratif, Kemenpora juga menyoroti pentingnya persiapan teknis para atlet.

Sejumlah cabang olahraga diketahui sudah melakukan training camp di luar negeri untuk meningkatkan performa jelang pesta olahraga dua tahunan itu.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi internasional serta memperkuat mental bertanding para atlet.

Negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan Australia menjadi tujuan utama pemusatan latihan.

Meski demikian, Surono menegaskan bahwa tidak semua cabor akan mendapatkan kesempatan menjalani pelatnas di luar negeri.

Ia menegaskan, hanya cabang olahraga dan atlet yang memiliki peluang besar meraih medali yang akan diprioritaskan untuk diberangkatkan.

Keputusan akhir mengenai daftar cabang olahraga dan jumlah atlet yang akan mewakili Indonesia di SEA Games 2025 diperkirakan diumumkan setelah rapat pleno pekan depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua pihak kini menunggu hasil evaluasi tersebut sebagai langkah awal menuju misi mempertahankan posisi elite Indonesia di kancah olahraga Asia Tenggara.

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) jelaskan terkait penetapan Lebaran merupakan kewenangan pemerintah. Selain itu, MUI menyinggung adanya larangan mengumumkan hari
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Momen mudik Lebaran 2026 tercatat sebagai arus lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan sinyal positif soal evaluasi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Berdasarkan hasil monitoring nasional,
Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.

Trending

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Momen mudik Lebaran 2026 tercatat sebagai arus lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT