News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harlin E. Rahardjo Puji Tinggi IOAC 2025 Usai Pecahnya Sejumlah Rekor Nasional Renang

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025.
Jumat, 14 November 2025 - 21:50 WIB
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovanni Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025. Ia menilai keseluruhan rangkaian kegiatan berjalan sukses dan menunjukkan perkembangan berarti bagi cabang olahraga akuatik di Tanah Air.

‎Harlin menyebut sejumlah catatan penting menjadi bukti bahwa pembinaan akuatik Indonesia berada di jalur yang tepat. Ia mengamati peningkatan jumlah peserta serta kualitas performa atlet yang tampil sepanjang kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Alhamdulillah berjalan lancar. Renang dan polo air, terutama polo air, pesertanya terbanyak yang pernah terjadi. Ada 280 atlet dari 28 klub, itu luar biasa,” ujar Harlin E. Rahardjo kepada media.

{{imageId:380110}}‎

Menurutnya, sektor renang juga menunjukkan perkembangan yang tidak kalah signifikan. IOAC tahun ini menjadi ajang munculnya talenta muda yang mampu menorehkan pencapaian baru.

‎Harlin menjelaskan bahwa empat rekor kelompok umur nasional pecah dalam gelaran tahun ini. Selain itu, terdapat empat catatan waktu nasional yang mengalami peningkatan berkat performa para atlet muda.

‎Salah satu rekor nasional yang terpecahkan adalah perenang non-klub, Didi June Elbert (15 tahun). Ia membuat kejutan di hari keempat (Jumat, 14/11/2025) ajang IOAC 2025.

‎Turun di nomor 50M Gaya Dada Putra, June Elbert berhasil memecahkan Rekornas KU-2. Ia mampu mencatatkan waktu 29.71 dan menjadi yang tercepat dibandingkan rekor sebelumnya.

‎Rekornas KU-2 sebelumnya dimiliki Arya Adrean Putra Haryono pada 2022 lalu. Catatan waktunya dahulu adalah 29.81 atau lebih lambat 0.10 dari June Albert.

{{imageId:380111}}‎

"Ini cukup luar biasa karena event ini sangat mepet dengan SEA Games. Banyak perenang nasional kita sedang masa tapering (periode pengurangan intenstitas latihan)," Harlin E. Rahardjo menuturkan.

‎"Kami berharap atlet-atlet yang muncul sekarang bisa berkembang dan berkelanjutan, karena banyak bibit unggul dan nama baru di IOAC tahun ini,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Terkait dominasi klub Milenium yang kembali menjadi juara umum pada IOAC 2025, Harlin memberikan apresiasi atas konsistensi pembinaan yang mereka lakukan. Namun ia juga menyoroti pentingnya hadirnya kekuatan baru dari berbagai daerah Indonesia.

‎"Itulah olahraga. Mereka masih unggul sampai sekarang, dan selamat untuk mereka. Tapi saya juga lihat klub-klub dari daerah, bahkan luar Jawa, mulai muncul dan jadi juara. Ini perkembangan yang bagus dan sudah mulai merata,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT