News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SEA Games 2025: Indonesia Targetkan Minimal Dua Medali Emas dari Cabor Panjat Tebing

Cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia optimistis meraih minimal dua hingga tiga medali emas di SEA Games 2025, yang berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.
Kamis, 20 November 2025 - 08:02 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia, Ravianto Ramadhan berjuang pada babak kualifikasi disiplin lead putra pada Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali
Sumber :
  • ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Jakarta, tvOnenews.com - Cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia optimistis meraih minimal dua hingga tiga medali emas di SEA Games 2025, yang berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember mendatang.

Hal ini diungkapkan langsung oleh pelatih tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir yang optimistis bisa meraih dua atau tiga medali emas di pesta olahraga dua tahunan terbesar di Asia Tenggara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendra Basir menambahkan bahwa target tersebut dipatok berdasarkan evaluasi performa atlet Tanah Air dalam ketiga nomor yang dipertandingkan, yakni speed, lead, dan boulder untuk kategori putra maupun putri.

"Potensi kami ada di 87 persen, tuan rumah (Thailand) 84 persen, dan Singapura 76 persen kalau untuk speed putra, sehingga masih sangat kompetitif," kata Hendra, dilansir dari Antara.

Hendra juga mengatakan bahwa untuk SEA Games 2025, mayoritas atlet yang diturunkan adalah pemanjat muda, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh penyelenggara.

Para atlet itu menempati peringkat keempat dan seterusnya berdasarkan catatan waktu dalam latihan, yang dibandingkan dengan para seniornya. Hal serupa juga berlaku di speed putri, maupun boulder dan lead untuk masing-masing putra maupun putri.

Terkait peluang, nomor speed putri, bahkan berpotensi lebih besar meraih medali emas. Hendra menyebut, atlet yang dipersiapkan seperti Puja Lestari, Susan Nurhidayah, dan Naura Jasmine, berada di level performa yang stabil dengan probabilitas kemenangan mencapai 91 persen.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bahwa salah satu pesaing terkuat berasal dari tim tuan rumah Thailand. Untuk nomor lead putra, peta persaingan diprediksi lebih ketat. 

Thailand dianggap memiliki probabilitas yang lebih tinggi dibanding negara lain, disusul Singapura dan Malaysia. Meski demikian, dia menilai Indonesia tetap memiliki peluang.

"Tetap semua punya potensi untuk medali emas, tetapi presentasi probabilitasnya memang berbeda," tambahnya.

Pada kategori boulder putri, atlet Merah Putih memiliki peluang bersaing lebih tinggi, meski Thailand dan Singapura masih menjadi unggulan dengan probabilitas hingga 88 persen. Tim pelatih menilai stabilitas performa akan menjadi faktor penentu dalam nomor tersebut.

Melihat peta peluang yang beragam di tiap nomor, Hendra memastikan fokus tim saat ini adalah menjaga konsistensi performa, sekaligus mematangkan strategi jelang keberangkatan ke Thailand.

Hendra menyatakan, target 2-3 emas masih realistis melihat perkembangan para atlet dalam pemusatan latihan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang pelatih juga menegaskan bahwa peluang tetap terbuka di semua nomor dan para atlet siap memaksimalkan potensi untuk mencapai hasil terbaik pada SEA Games 2025.

(ant/nad)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ICEST Institute Launching ICEA dan ICCES 2026 untuk Wujudkan Ekonomi Sirkular

ICEST Institute Launching ICEA dan ICCES 2026 untuk Wujudkan Ekonomi Sirkular

Indonesia for Circular Economy and Sustainability Transformation (ICEST) Institute kembali meluncurkan agenda Indonesian Circular Economy Award (ICEA) dan International Conference on Circular Economy and Sustainability (ICCES) 2026.
Penjelasan Puslabfor Polri Soal Temuan Bercak Darah di Seprai Kasur Lula Lahfah

Penjelasan Puslabfor Polri Soal Temuan Bercak Darah di Seprai Kasur Lula Lahfah

Bercak darah dan tisu ditemukan di kamar selebgram Lula Lahfah di apartemennya, wilayah Jakarta Selatan.
Perusahaan Penabrak Jembatan Mahakam Tanggung Perisai Pilar Kucurkan Rp27 Miliar

Perusahaan Penabrak Jembatan Mahakam Tanggung Perisai Pilar Kucurkan Rp27 Miliar

Pembangunan fisik pelindung pilar atau fender Jembatan Mahakam I, Samarinda, mulai digarap dengan kucuran Rp27 miliar dari PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudra sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden tabrakan kapal setahun silam.
Awal Mula Denada Akhirnya Mengakui Ressa Rizky Rossano

Awal Mula Denada Akhirnya Mengakui Ressa Rizky Rossano

Gugatan yang diajukan Ressa Rizky Rosano terhadap penyanyi Denada masih bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Ressa menggugat lantaran merasa tidak diakui -
Teka-teki Asisten Lokal John Herdman Mulai Terkuak, Bung Binder Sebut Nama Eks Striker Timnas Indonesia

Teka-teki Asisten Lokal John Herdman Mulai Terkuak, Bung Binder Sebut Nama Eks Striker Timnas Indonesia

Posisi asisten pelatih lokal yang akan mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia hingga kini masih belum diumumkan secara resmi. Bung Binder bongkar...
Kronologi Irfan Hakim "Terseret" Kasus Denada dan Ressa Rizky Rossano

Kronologi Irfan Hakim "Terseret" Kasus Denada dan Ressa Rizky Rossano

Nama Irfan Hakim turut terseret dalam polemik Ressa Rizky Rosano (24) yang mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada terus menjadi sorotan publik pada awal -

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Artis Indonesia, Denada jadi sorotan publik karena tersandung kasus dugaan penelantaran anak. Kini kasusnya siap ke persidangan.
Update Transfer AC Milan: Jean-Philippe Mateta Selangkah Lagi Rampung, Rossoneri Kini Incar 1 Pemain Lain Jelang Bursa Musim Dingin Berakhir

Update Transfer AC Milan: Jean-Philippe Mateta Selangkah Lagi Rampung, Rossoneri Kini Incar 1 Pemain Lain Jelang Bursa Musim Dingin Berakhir

AC Milan curi perhatian di penghujung bursa transfer musim dingin. Setelah mempercepat proses transfer Jean-Philippe Mateta kini 1 nama lain bakal dirampungkan.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Mediasi Ketiga Gagal, Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Spill Agenda Sidang Denada Selanjutnya

Mediasi Ketiga Gagal, Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Spill Agenda Sidang Denada Selanjutnya

​​​​​​​Mediasi ketiga gagal, kuasa hukum Ressa Rizky Rossano spill agenda sidang Denada serta kesiapan melanjutkan perkara ke persidangan PN Banyuwangi.
Kontrak Bernilai Fantastis yang Diterima Fabio Quartararo Usai Digosipkan Gabung Honda di MotoGP 2027, El Diablo Untung Besar?

Kontrak Bernilai Fantastis yang Diterima Fabio Quartararo Usai Digosipkan Gabung Honda di MotoGP 2027, El Diablo Untung Besar?

Pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo dikabarkan bakal menerima kontrak bernilai cukup fantastis usai dikabarkan gabung Honda usai hengkang dari Yamaha di MotoGP 2027.
Peluk Denada yang Menangis di Studio, Pengakuan Jujur Caren Delano soal Polemik Ressa Rizky Rossano

Peluk Denada yang Menangis di Studio, Pengakuan Jujur Caren Delano soal Polemik Ressa Rizky Rossano

​​​​​​​Caren Delano ungkap pengakuan jujur usai memeluk Denada yang menangis di studio, di tengah polemik hukum Ressa Rizky Rossano yang jadi sorotan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT