Top 3 Sport: Perjalanan Spiritual Danilo Fernando dan Rekam Jejak Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games
- Kolase Instagram/@danilofbda7 / Facebook SAVA
tvOnenews.com - Berikut deretan tiga berita sport terpopuler di tvOnenews.com sepanjang hari Selasa (2/12/2025).
Salah satunya adalah Danilo Fernando, mantan gelandang serang Persebaya Surabaya, yang kembali menjadi sorotan.
Kali ini bukan karena kemampuan mengolah bola, melainkan perjalanan spiritual yang mengubah hidupnya selama memperkuat Persik Kediri.
Nama Danilo sendiri sudah tidak asing bagi penggemar Liga Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pemain asing yang meninggalkan jejak mendalam pada masa kejayaan Bajul Ijo.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada perjuangan timnas voli putri Indonesia di SEA Games. Setelah 42 tahun menunggu tanpa meraih emas, bisakah Megawati Hangestri dan rekan-rekannya mencatat sejarah baru?
Simak informasi lengkap dari ketiga berita sport terpopuler ini hanya di tvOnenews.com.
Kisah Mualaf Legenda Persebaya Danilo Fernando, Tertarik Masuk Islam
- PSS Sleman
Masih ingat sosok Danilo Fernando? Mantan gelandang serang Persebaya Surabaya itu kembali mencuri perhatian publik.
Bukan karena aksinya mengolah si kulit bundar, melainkan perjalanan spiritual yang mengubah jalan hidupnya saat memperkuat Persik Kediri.
Nama Danilo memang tak asing bagi pecinta Liga Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pemain asing yang meninggalkan jejak mendalam di masa kejayaan Bajul Ijo.
Namun, di balik karier panjangnya di Indonesia, ada kisah besar yang menjadi titik balik hidupnya: keputusan menjadi mualaf.
Berdasarkan Transfermarkt per Senin (10/3/2025), Danilo lahir di Rio de Janeiro, Brasil. Ia memulai petualangannya di Indonesia pada 2003 setelah menerima tawaran dari Petrokimia Putra Gresik.
Di klub tersebut, performanya langsung mencuri perhatian. Bahkan, ia sempat satu tim dengan bomber legendaris Timnas Indonesia Cristian Gonzales.
Meski tampil memukau, ia hanya bertahan satu tahun sebelum melanjutkan karier ke klub yang membuat namanya semakin melambung Persebaya Surabaya.
Baca selengkapnya: Kisah Mualaf Legenda Persebaya Danilo Fernando, Tertarik Masuk Islam karena Melihat Ketekunan Pemeluknya
Rekam Perjuangan Timnas Voli Putri di SEA Games: 42 Tahun Tanpa Emas, Megawati Hangestri Mampu Buat Sejarah Baru?
- Instagram/@manisabbsk_voleybol
Megawati Hangestri kembali menjadi pusat perhatian jelang SEA Games 2025.
Spiker andalan Indonesia itu diharapkan mampu memimpin Timnas Voli Putri menuju medali emas, sebongkah prestasi yang tak pernah lagi diraih sejak 1983.
Meski Megawati sudah tampil dalam tiga edisi SEA Games sebelumnya, medali emas masih belum pernah dirasakannya.
Prestasi paling tinggi sang bintang adalah perak di SEA Games 2017, ketika ia masih berstatus pemain junior. Di dua edisi lainnya, Indonesia harus puas membawa pulang perunggu.
Namun perjalanan panjang Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games menunjukkan bahwa merebut emas bukan perkara mudah.
Meski rutin tampil sejak edisi-edisi awal, Indonesia baru satu kali meraih medali emas, yaitu pada SEA Games 1983 setelah menang tipis 3-2 atas Filipina, laga klasik yang catatan resminya kini bahkan sulit ditemukan.
Selepas kejayaan 1983, Srikandi Pertiwi lebih sering harus puas menjadi runner-up.
Baca selengkapnya: Rekam Perjuangan Timnas Voli Putri di SEA Games: 42 Tahun Tanpa Emas, Megawati Hangestri Diyakini Mampu Akhiri Paceklik Gelar
Asal Muasal Padel: Bukan Sekadar 'Fomo', Awalnya Olahraga Rutin Pengusaha Kaya Meksiko
- Instagram @encorcuera
Olahraga padel menjadi gaya hidup sehat yang belakangan marak di seluruh kalangan masyarakat, terkhusus kelas atas seperti selebriti.
Mereka pun dengan bangga memamerkan bagaimana keseharian ketika tengah berolahraga padel yang rutin dimainkan setiap pekannya.
Meski terlihat sebagai sebuah fenomena 'Fomo' kalau dari kacamata orang awam, namun olahraga padel ternyata sudah dimainkan sejak 56 tahun silam.
Bahkan, kehadirannya di Indonesia telah ada pada periode 2010-an. Kini, padel sudah resmi menjadi menjadi anggota Federasi Internasional Padel (FIP) sejak 2024.
Lantas, bagaimana sejarah padel? Olahraga yang kini menjadi tren hidup sehat di seantero dunia.
Perpaduan tenis dan squash, padel dimainkan secara ganda di lapangan tertutup dengan sepertiga ukuran lapangan tenis. Tak ada batasan usia di olahraga ini.
Jenis olahraga serupa sebetulnya telah dimainkan pada abad ke-19 oleh penumpang kapal di Inggris. Lalu, di periode 1910-an, muncullah 'platform tennis' di AS.
Di Amerika Serikat, permainan ini mengganti raket tenis dengan sebuah dayung untuk memukul bola.
Tak disangka, kegiatan ini populer di Washington dan New York. Barulah pada 1969, pengusaha Meksiko Enrique Corcuera saat berlibur di kediamannya di Acapulco. Awalnya, ia ingin menbuat lapangan tenis.
Baca selengkapnya: Asal Muasal Padel: Bukan Sekadar 'Fomo', Awalnya Olahraga Rutin Pengusaha Kaya Meksiko yang telah Dimainkan Sejak 56 Tahun Silam
Load more