GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Dari DBON hingga LPDP Atlet, Ini Rangkaian Pembahasan Menpora Erick Thohir saat Sambangi KONI Pusat

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir melakukan kunjungan ke Kantor KONI Pusat di Jakarta pada Kamis (4/11/2025).
Kamis, 4 Desember 2025 - 14:09 WIB
Menpora Erick Thohir bersama Ketum KONI Marciano Norman
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir melakukan kunjungan ke Kantor KONI Pusat di Jakarta pada Kamis (4/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di Gedung KONI tersebut dilakukan sebagai bagian dari agenda kerja untuk membahas arah pembangunan olahraga ke depan.

‎Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyambut langsung kedatangan Erick. Keduanya kemudian menggelar diskusi mendalam mengenai isu-isu strategis yang berkaitan dengan pembinaan atlet dan penguatan tata kelola olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Menurut Erick, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan koordinasi antara pemerintah dan KONI berjalan makin solid. Ia menilai hubungan kerja yang sinergis diperlukan agar pembenahan ekosistem olahraga tidak berjalan parsial.

‎Setelah sesi pertemuan internal, Erick menyampaikan keterangan pers yang merangkum sejumlah pokok bahasan utama. Ia menegaskan bahwa pemerintah berupaya menyempurnakan sistem pembinaan olahraga melalui kerja sama lintas lembaga.

‎Erick memaparkan bahwa pemerintah terus mendorong pembenahan ekosistem olahraga secara menyeluruh. Ia menilai kolaborasi pusat-daerah serta dukungan berbagai pemangku kepentingan menjadi fondasi yang harus diperkuat.

‎Dalam kesempatan tersebut, Menpora juga menyampaikan penghargaan terhadap peran KONI dan pengelola PON. Ia menilai konsistensi lembaga olahraga nasional sangat dibutuhkan untuk memperbaiki efektivitas pembinaan atlet.

‎“Tahun depan akan menjadi momentum lahirnya program besar untuk masyarakat olahraga. Ini langkah awal menghadirkan kebijakan yang tepat, efisien, dan berdampak,” ujar Erick Thohir didampingi Marciano Norman, Kamis (4/12/2025). 

‎Lebih lanjut, Erick menyoroti perlunya sinkronisasi program antara Kemenpora, kementerian terkait, dan pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa kebijakan masa lalu tidak boleh menjadi hambatan, terutama jika regulasi yang dibuat tidak sesuai kebutuhan.

‎Ia mengangkat contoh terkait pencabutan Permenpora 14 November 2019 yang menurutnya menjadi bahan evaluasi penting. Erick memastikan penyusunan regulasi baru akan mengutamakan kelancaran pembinaan olahraga di lapangan.

‎“Kami belajar dari pengalaman. Jangan sampai regulasi yang kita keluarkan menghambat hal-hal yang sudah berjalan baik,” kata Erick. 

‎Kemenpora saat ini juga sedang merampungkan kajian besar yang akan menjadi landasan kebijakan nasional di sektor olahraga. Erick menargetkan hasil kajian tersebut akan mulai diperkenalkan kepada publik pada awal tahun depan.

‎Dalam aspek pendanaan, Erick menegaskan perlunya keterlibatan sektor swasta dan industri olahraga. Ia menilai ketergantungan penuh pada anggaran negara tidak lagi cukup untuk membangun ekosistem olahraga yang kompetitif.

‎Ia menyebut sejumlah menteri dijadwalkan hadir dalam Sport Summit guna memastikan kebijakan lintas sektor berada pada jalur yang sama. Isu pengelolaan fasilitas olahraga menjadi salah satu bahasan utama di forum tersebut.

‎“Kita ingin pemerintah pusat dan daerah bergerak dengan kebijakan yang sejalan, termasuk dalam pengelolaan fasilitas olahraga agar bisa menjadi sumber pendapatan, bukan beban daerah,” ucap Erick. 

‎Erick juga mengungkapkan bahwa Presiden meminta penyusunan program jangka panjang untuk memperkuat pembinaan atlet. Perbaikan skema beasiswa LPDP menjadi bagian dari rencana besar yang dipersiapkan Kemenpora.

‎Revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) turut menjadi perhatian karena harus menyesuaikan perkembangan global. Erick menilai DBON tidak boleh menimbulkan tumpang tindih kewenangan dan harus tetap sesuai dengan regulasi federasi internasional.

‎Organisasi olahraga juga turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Erick mengingatkan bahwa prinsip musyawarah harus dikedepankan, sementara voting hanya digunakan sebagai langkah terakhir.

‎“Intervensi pemerintah bukan karena kepentingan, tetapi karena ada sesuatu yang harus diperbaiki. Kita ingin organisasi olahraga tetap menjadi keluarga besar yang solid,” tegas Erick.

‎Menutup pertemuan, Erick mengapresiasi langkah KONI yang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah. Ia menyatakan komitmen bersama merupakan modal utama dalam memperbaiki tata kelola olahraga nasional.

‎“Pertemuan satu jam ini bukan untuk menyelesaikan semua masalah, tetapi untuk menyatukan komitmen agar kita bisa menyelesaikannya bersama,” kata Erick. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertemuan tersebut menjadi sinyal konsistensi pemerintah dalam memperkuat fondasi olahraga nasional. Erick berharap koordinasi yang lebih terarah dapat membawa ekosistem olahraga Indonesia menuju arah yang modern dan berkelanjutan.

‎(igp/rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun dan ganti rugi Rp13,4 triliun dalam kasus korupsi Pertamina, sementara sang ayah resmi buron Interpol.
Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Gugun menegaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban umat.
Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara soal maraknya pemain diaspora di Super League. Ia menilai fenomena tersebut tak perlu diperdebatkan.
Purbaya Kucurkan Belanja Negara Rp809 Triliun di Awal 2026 demi Dongkrak Konsumsi dan Investasi

Purbaya Kucurkan Belanja Negara Rp809 Triliun di Awal 2026 demi Dongkrak Konsumsi dan Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengucurkan belanja negara Rp809 triliun pada triwulan pertama 2026 sebagai strategi menjaga momentum ekonomi sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
ISESS: Posisi Polri Sudah Final di Bawah Presiden

ISESS: Posisi Polri Sudah Final di Bawah Presiden

Lembaga ini dinilai memiliki peran penting dalam memastikan fungsi pengawasan berjalan efektif.
Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Clairmont resmi laporkan kembali Codeblu ke Bareskrim atas dugaan rekayasa informasi dan cyber bullying. Kuasa hukum beberkan alasan dan pasal baru.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT