News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jason Donovan Yusuf Resmi Sumbang Emas Pertama untuk Akuatik Indonesia di Cabor Renang SEA Games 2025

Akuatik Indonesia secara resmi menyumbangkan emas pertama untuk cabang olahraga renang di SEA Games 2025. Jason Donovan Yusuf sosok di bakik keberhasilan tersebut usai menjadi yang tercepat.
Rabu, 10 Desember 2025 - 20:56 WIB
Peraih MedalI Emas SEA Games 2025, Jason Donovan Yusuf bersama Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

‎Jakarta, tvOnenews.com - Akuatik Indonesia secara resmi menyumbangkan emas pertama untuk cabang olahraga renang di SEA Games 2025. Jason Donovan Yusuf sosok di bakik keberhasilan tersebut usai menjadi yang tercepat.

‎Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi emas di ajang SEA Games 2025 pada Rabu (10/12/2925). Kini giliran cabang olahraga renang yang disumbangkan Jason Donovan Yusuf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Jason menjadi yang tercepat dalam nomor 100 meter gaya punggung. Ia berhasil menumbangkan tujuh pesaingnya, seperti Singapura, Filipina, Malaysia, hingga Thailand.

Dua atlet renang Indonesia, Jason Donovan Yusuf dan Farrel Armandio Tangkas di SEA Games 2025
Dua atlet renang Indonesia, Jason Donovan Yusuf dan Farrel Armandio Tangkas di SEA Games 2025
Sumber :
  • ANTARA/Aditya Ramadhan

‎Sebelumnya, sebanyak sembilan perenang Indonesia diturunkan pada kualifikasi sesi pagi yang menggelar lima nomor. Para atlet tampil dalam 200m Gaya Ganti Individu Putra, 200m Gaya Kupu-kupu Putri, 100m Gaya Bebas Putra, 50m Gaya Dada Putri dan 100m Gaya Punggung Putra.

‎Pada 100 meter gaya punggung putra, Jason Donovan Yusuf dan Farrel Armandio Tangkas meraih tiket final. Jason berada di posisi kedua usai mencatatkan waktu renang 56.48, sedangkan Farrel menepati posisi ketujuh dengan waktu renang 57,71 saat turun di babak kualifikasi.

‎Saat tampil di babak final, penampilan mengejutkan ditampilkan kontingen Indonesia. Hal itu dipastikan usai Jason secara resmi meraih medali emas di nomor 100 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 55,08.

‎Selain itu, ini menjadi catatan menakjubkan bagi perenang Indonesia tersebut. Pasalnya, ini menjadi penampilan perdananya di ajang SEA Games.

‎Tak hanya meraih emas, Akuatik Indonesia juga turut menyumbangkan medali perak di nomor yang sama. Farrel yang bersaing dengan Jason berhasil posisi kedua.

‎Farrel berhasil meraih perak dengan catatan waktu 55,89. Selisih waktu yang ia ciptakan bahkan hanya berbeda tipis dengan Jason, yakni 0,81 detik.

‎Jason mengaku sangat senang bisa meraih medali emas di hari pertama SEA Games 2025 untuk cabor renang. Ia bahkan tak menyangka bisa menjadi yang tercepat dalam panggung pertamanya di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

Peraih MedalI Emas SEA Games 2025, Jason Donovan Yusuf bersama Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri
Peraih MedalI Emas SEA Games 2025, Jason Donovan Yusuf bersama Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

‎"Perasaannya senang banget bisa menyumbang emas untuk Indonesia di hari pertama SEA Games," ujar Jason, Rabu (10/12/2025).

‎"Enggak nyangka juga bisa dapat medali emas, padahal  ini SEA Games pertama aku dan bisa langsung dapat emas," tambahnya.

‎Lebih lanjut, Jason mengaku belum puas dengan capaian tersebut. Pasalnya, masih ada sejumlah nomor yang kembali dirinya siap raih di SEA Games 2025.

‎"Besok masih ada 50m punggung dan 50m bebas, harapannya bisa menjadi yang lebih baik dari hari ini," kata Jason.

‎Perasaan serupa juga diungkapkan Farrel yang meraih medali perak. Menurutnya, capaian ini merupakan bonus dari usaha maksimal yang ia lakukan di nomor 100 meter gaya punggung putra.

‎"Yang pasti senang dengan hasil usaha saya yang sudah maksimal, dan meraih medali itu bonus buat saya. Selanjutnya masih turun di 200m gaya punggung putra, target nya semoga bisa cetak best time," kata Farrel.

‎Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo juga sangat bangga dengan capaian para perenang di hari pertama SEA Games 2025. Apalagi, torehan emas ini diraih atlet muda seperti Jason.

‎Ia berharap jika capaian positif ini bisa terus dilanjutkan para atlet lainnya yang bertanding di nomor-nomor lainnya. Menurutnya, medali emas ini bisa menjadi pemantik semangat untuk perenang muda lainnya.

‎"Luar Biasa! Ini kejutan yang menggembirakan, semoga ini bisa membuka keran medali untuk atlet-atlet akuatik lainnya, dan buat atlet-atlet muda seperti jason tidak perlu takut sama lawan walau masih muda, justru bisa bikin kejutan," jelas Harlin.
‎
‎"Jason juga masih ada beberapa nomor lagi, mudah-mudahan bisa berlanjut prestasinya dan bisa di tiru buat atlet akuatik lainnya," sambungnya.

‎Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata pembibitan atlet muda yang dilakukan Akuatik Indonesia.

‎"Ini salah satu bukti pembinaan panjang PB Akuatik Indonesia," ucap Ali.

‎Manajer Tim Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana menilai jika capaian ini merupakan bukti hasil dari pembibitan yang dilakukan PB Akuatik Indonesia. Menurutnya, pembentukan para atlet muda sudah dilakukan delapan tahun lamanya.

‎"Alhamdulillah, sebetulnya dalam hati kita berharap Jason bisa mencuri. Ternyata benar dia adalah pencuri ulung yang bisa mencuri medali Emas dan mengalahkan juara bertahan di nomor ini," ujar Wisnu.

‎"Kami sangat berterima kasih dengan pembinaan akuatik yang selama 8 tahun ini terus berjuang untuk mencetak atlet berprestasi," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Selanjutnya, pada Kamis (11/12/2025), tim Akuatik Indonesia akan kembali turun dalam sejumlah nomor. Lomba-lomba yang akan diikuti adalah 50M Gaya Punggung Putra, 50M Gaya Punggung Putri, 50M Gaya Bebas Putra, 200M Gaya Bebas Putra, 100M Gaya Dada Putri, dan 200M Gaya Ganti Individu Putri. 

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT