News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Masniari Wolf, Peraih Hattrick Emas SEA Games 3 Edisi Beruntun, Ternyata Berdarah Batak–Jerman

Masniari Wolf mencetak sejarah dengan hattrick emas SEA Games tiga edisi beruntun. Intip kisah perjuangan perenang Indonesia keturunan Batak–Jerman dari Eropa hingga Asia.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:26 WIB
Kisah Masniari Wolf, Peraih Hattrick Emas SEA Games Tiga Edisi Beruntun
Sumber :
  • Instagram @masiwolf

tvOnenews.com - Nama Masniari Wolf kembali menjadi sorotan publik olahraga Tanah Air setelah sukses mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.

Atlet renang putri berusia 20 tahun itu tampil sebagai yang terbaik pada final nomor 50 meter gaya punggung putri dengan catatan waktu impresif 28,80 detik, Kamis (11/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi tersebut bukan sekadar emas biasa. Kemenangan di Bangkok memastikan Masniari mencatatkan hattrick medali emas SEA Games secara beruntun, setelah sebelumnya juga menjadi juara di Vietnam 2021 dan Kamboja 2023.

Atlet Renang Putri Indonesia, Masniari Wolf raih medali emas di SEA Games 2025
Atlet Renang Putri Indonesia, Masniari Wolf raih medali emas di SEA Games 2025
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Konsistensi ini mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung renang Indonesia di level Asia Tenggara.

Berlaga di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Masniari harus menghadapi tekanan sebagai unggulan.

Meski mengaku sempat merasa gugup sebelum lomba, ia tetap mampu mengontrol ritme sejak start hingga menyentuh dinding finis lebih dulu.

“Aku merasa senang banget, jujur sebelum pertandingan aku justru merasa gugup. Tapi aku hanya coba untuk memberikan yang terbaik dan ternyata hasilnya senang sekali emas,” ujar Masniari Wolf.

Pada nomor tersebut, medali perak diraih perenang tuan rumah Thailand, Saovanee Boonamphai, sementara perunggu menjadi milik atlet Filipina, Kayla Noelle Sanchez.

Satu wakil Indonesia lainnya, Flairene Candrea, harus puas finis di posisi keempat dengan waktu 28,98 detik.

Keturunan Batak-Jerman dan Awal Karier di Eropa

Di balik prestasi gemilangnya, Masniari memiliki latar belakang unik.

Ia merupakan perenang berdarah Batak-Jerman yang mengawali perjalanan renangnya di Eropa.

Dunia renang mulai ditekuni sejak usia 11 tahun saat tinggal di Wiesbaden, Jerman, sebelum melanjutkan latihan ke Frankfurt.

Pada awalnya, renang hanyalah aktivitas yang dilakukan untuk bersenang-senang.

Ia bahkan hanya berlatih sekali dalam seminggu, hingga akhirnya mendapat tawaran dari pelatih dengan level tim yang lebih tinggi.

Keputusan untuk meningkatkan intensitas latihan menjadi titik balik penting dalam kariernya.

Meski sempat ragu karena ingin menikmati renang tanpa tekanan, Masniari akhirnya menerima tantangan tersebut.

Menemukan Jati Diri di Gaya Punggung

Seiring waktu, Masniari mengasah kemampuannya di berbagai nomor, mulai dari butterfly, freestyle, hingga backstroke.

Awalnya, ia sempat tertarik untuk mendalami gaya bebas. Namun, pelatihnya melihat potensi besar pada gaya punggung.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Backstroke kini menjadi nomor andalan yang mengantarkannya meraih tiga emas SEA Games secara beruntun.

Emas SEA Games yang Paling Berkesan

Dari tiga emas SEA Games yang diraih, Masniari mengakui edisi Kamboja 2023 memiliki tempat tersendiri di hatinya.

Persiapan yang matang dan waktu latihan yang panjang membuatnya mampu tampil maksimal hingga memecahkan rekor dan menaklukkan lawan-lawan kuat.

“Saya pikir emas Kamboja sangat berkesan. Saya fokus untuk mengembangkan kemampuan saya menjelang SEA Games Kamboja. Ketika itu memang banyak waktu untuk berlatih dan mengevaluasi diri,” ujarnya.

“Rangkaian persiapan itu membuahkan hasil bagus, disana saya memiliki rekor, juga mengalahkan kompetitor kuat. Saya sangat senang di Kamboja. Tahun ini juga sangat luar biasa, tetapi Kamboja memiliki tempat yang istimewa di hati saya dan saya sulit menjelaskannya,” lanjut Masniari.

Fokus Asian Games 2026 dan Olimpiade LA 2028

Usai SEA Games 2025, Masniari tak ingin larut dalam euforia.

Target berikutnya sudah menanti, yakni Asian Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang, serta Olimpiade Los Angeles 2028.

Ia pun berencana meningkatkan porsi latihan, khususnya dari sisi fisik.

“Sekarang saya target ke Asian Games tahun depan. Persiapan harus bagus,” tegasnya.

Masniari mengungkapkan akan menjalani latihan dengan volume tinggi dalam beberapa bulan ke depan, berenang sejauh 7 hingga 8 kilometer dua kali sehari.

“Setelah SEA Games ini saya akan berenang di banyak kilometer, mungkin 7 sampai 8 kilometer. Itu akan saya lakukan dua kali sehari sampai beberapa bulan kedepan. Saya harap persiapan untuk Asian Games berjalan dengan baik,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir, Masniari juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya, mulai dari pemerintah melalui Kemenpora, PB Akuatik Indonesia, hingga klub JAQ Aquatics yang sejak awal membantunya berkembang di Indonesia.

Dengan usia yang masih sangat muda dan mental juara yang teruji, Masniari Wolf kini menjadi salah satu harapan terbesar Indonesia untuk bersinar di level Asia hingga dunia. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Asian Games 2026: Kena Comeback! Iran Kubur Harapan Timnas Voli Indonesia Melaju ke Babak Perempat Final

Hasil Asian Games 2026: Kena Comeback! Iran Kubur Harapan Timnas Voli Indonesia Melaju ke Babak Perempat Final

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga Voli yang mempertemukan Timnas Voli Indonesia menghadapi Iran pada laga terakhir di pool b hari Selasa 29 September.
Kebutuhan Listrik 2030 Tembus 800 TWh, Airlangga Dorong RUPTL Segera Direvisi

Kebutuhan Listrik 2030 Tembus 800 TWh, Airlangga Dorong RUPTL Segera Direvisi

Airlangga Hartarto mendorong revisi RUPTL karena kebutuhan energi Indonesia diproyeksikan mencapai 700-800 TWh pada 2030.
‎Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Pengganti Thom Haye?

‎Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Pengganti Thom Haye?

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
tvOne Bestieval Bersama Sukun Special Baru Meriahkan Kota Blora, Hadirkan Lavora hingga NDX AKA

tvOne Bestieval Bersama Sukun Special Baru Meriahkan Kota Blora, Hadirkan Lavora hingga NDX AKA

Tak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, tvOne Bestieval Bersama Sukun Special Baru juga menghadirkan berbagai aktivitas dan pilihan kuliner bagi para pengunjung.
Bea Cukai Batam Gagalkan Pengeluaran 11,31 Kilogram Bubuk Mengandung Emas

Bea Cukai Batam Gagalkan Pengeluaran 11,31 Kilogram Bubuk Mengandung Emas

Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau, menggagalkan upaya pengeluaran sebanyak 43 bungkusan bubuk padat mengandung emas dengan berat bruto sekitar 11.310 gram yang di
BREAKING
NEWS
Masinis Argo Bromo Terancam 12 Tahun Penjara, Ini Pasal yang Menjerat AN

Masinis Argo Bromo Terancam 12 Tahun Penjara, Ini Pasal yang Menjerat AN

Masinis Argo Bromo AN terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara setelah jadi tersangka kecelakaan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT