GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertinggal Jauh, Media Vietnam Pasrah Kejar Medali Emas Indonesia di SEA Games 2025

Kontingen Indonesia makin kokoh di peringkat kedua SEA Games 2025 dengan 85 medali emas, sementara media Vietnam mengakui sulit mengejar perolehan tersebut.
Jumat, 19 Desember 2025 - 14:39 WIB
Rivan Nurmulki dan pemain Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2025.
Sumber :
  • SAVA

tvOnenews.com - Dominasi kontingen Indonesia di SEA Games 2025 mendapat perhatian khusus dari media Vietnam. Hingga saat ini, Indonesia telah mengoleksi 85 medali emas, jumlah yang membuat pesaing terdekatnya kian tertinggal.

SEA Games 2025 kini memasuki hari-hari terakhir pertandingan. Kontingen Indonesia, yang telah memenuhi target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, masih terus menambah pundi-pundi medali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, Indonesia telah mengamankan 85 emas, 93 perak, dan 104 perunggu, memperkokoh posisi di peringkat kedua klasemen sementara. Jumlah tersebut membuat Indonesia semakin unggul dari Vietnam yang berada di posisi ketiga.

Sementara itu, kontingen Vietnam baru mengumpulkan 73 medali emas, 72 perak, dan 100 perunggu, sehingga peluang untuk mengejar Indonesia kian menipis seiring berjalannya kompetisi.

Comeback Gila Timnas Voli Putra! Lolos ke Final SEA Games 2025 Thailand, Asa Emas Indonesia Kian Terbuka
Comeback Gila Timnas Voli Putra! Lolos ke Final SEA Games 2025 Thailand, Asa Emas Indonesia Kian Terbuka
Sumber :
  • Antara

Adapun puncak klasemen masih dikuasai tuan rumah Thailand dengan raihan 197 emas, 133 perak, dan 93 perunggu. Dengan keunggulan yang sangat jauh, Thailand hampir pasti menyandang status juara umum SEA Games 2025.

Meski demikian, Indonesia masih berpeluang menambah perolehan emas. Harapan tersebut datang dari cabang olahraga bola voli putra yang akan menjalani partai final pada hari ini. Dari nomor tersebut, Indonesia berpeluang kembali menambah koleksi medali emas.

Laga final melawan Thailand menjadi ajang pembuktian bagi tim nasional voli putra Indonesia yang berstatus sebagai juara bertahan SEA Games.

Pada babak semifinal sebelumnya, Rivan Nurmulki dan rekan-rekan harus bekerja keras sebelum akhirnya menyingkirkan Vietnam melalui pertandingan lima set.

Performa impresif Indonesia turut menjadi sorotan media Vietnam. Sebelumnya, media setempat sempat optimistis negaranya mampu melampaui perolehan medali emas Indonesia yang berada di posisi kedua.

Keyakinan tersebut muncul karena Vietnam menilai memiliki banyak cabang olahraga unggulan yang berpotensi menghasilkan emas.

Namun, hasil di lapangan justru menunjukkan sebaliknya, dengan Indonesia semakin kokoh meninggalkan Vietnam di klasemen.

Media Vietnam pun mengakui ketertinggalan tersebut.

"Klasemen Medali SEA Games: Rencana Vietnam Gagal, Jumlah Medali Emas Tertinggal Jauh dari Indonesia," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Delegasi olahraga Vietnam sangat kecil kemungkinannya untuk mencapai target jumlah medali emas di SEA Games ke-33," lanjut laporan tersebut.

Soha juga menyoroti kegagalan Vietnam mendekati target emas yang telah ditetapkan sebelum ajang SEA Games 2025 dimulai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan demikian, jumlah medali emas yang diraih delegasi Vietnam sejauh ini masih jauh dari target yang ditetapkan saat persiapan SEA Games ke-33, yaitu memenangkan 90 medali emas. Dengan hanya tersisa 3 hari hingga upacara penutupan SEA Games ke-33, akan sangat sulit bagi kita untuk mencapai target ini," tulis Soha.

Melihat selisih perolehan emas yang cukup signifikan, Vietnam diprediksi akan menghadapi tantangan besar untuk mengejar Indonesia hingga akhir SEA Games 2025. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Dua Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit, Puluhan Orang Terluka hingga Patah Tulang

Kronologi Dua Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit, Puluhan Orang Terluka hingga Patah Tulang

Kronologi lengkap insiden adu banteng dua bus Transjakarta di jalur langit Cipulir diungkap polisi. Insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.
3.100 Sapi Asal Australia Tiba di Tanjung Priok, Pramono Harap Harga Daging di Jakarta Stabil saat Ramadan

3.100 Sapi Asal Australia Tiba di Tanjung Priok, Pramono Harap Harga Daging di Jakarta Stabil saat Ramadan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kedatangan 3.100 ekor sapi impor asal Australia untuk persiapan stok daging selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Ganggu Kenyamanan Warga, Pemprov DKI Bakal Atur Jam Operasional Lapangan Padel

Ganggu Kenyamanan Warga, Pemprov DKI Bakal Atur Jam Operasional Lapangan Padel

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan akan mengatur jam operasional lapangan padel yang berdiri di tengah pemukiman warga.
Menteri PPPA Desak Proses Hukum Kasus Anak Tewas Dibunuh Anggota Brimob di Tual Transparan dan Adil

Menteri PPPA Desak Proses Hukum Kasus Anak Tewas Dibunuh Anggota Brimob di Tual Transparan dan Adil

Menteri PPPA menegaskan proses hukum terkait kasus meninggalnya pelajar MTs berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku harus berjalan transparan dan berkeadilan.
Pramono Ungkap Penyebab Bus Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Koridor 13 hingga Sebabkan 23 Orang Terluka

Pramono Ungkap Penyebab Bus Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Koridor 13 hingga Sebabkan 23 Orang Terluka

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan penyebab kecelakaan dua bus Transjakarta yakni operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13, Senin (23/2/2026)
Terpopuler: Ole Romeny Gigit Jari, Ajax Tak Habis Pikir Lihat Debut Maarten Paes, 4 Striker Eropa Eligible Bela Timnas Indonesia

Terpopuler: Ole Romeny Gigit Jari, Ajax Tak Habis Pikir Lihat Debut Maarten Paes, 4 Striker Eropa Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali menjadi pusat perhatian setelah serangkaian 3 kabar panas dari Eropa masuk daftar terpopuler pekan ini. Berikut rangkuman lengkapnya!

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT