News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persiapan Berbulan-bulan Bikin Komposisi Tim Lebih Matang, Pasific Caesar Pede Tatap IBL 2026

Direktur Utama Pacific Caesar Surabaya Irsan Pribadi Susanto menilai komposisi pemain baik lokal maupun asing dalam tim tersebut yang akan berlaga sudah jauh lebih matang dibanding IBL musim sebelumnya.
Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:13 WIB
Pasific Caesar percaya diri menatap gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2026. 
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pasific Caesar percaya diri menatap gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2026. 

Direktur Utama Pacific Caesar Surabaya Irsan Pribadi Susanto menilai komposisi pemain baik lokal maupun asing dalam tim tersebut yang akan berlaga sudah jauh lebih matang dibanding musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasific Caesar percaya diri menatap gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2026. 
Pasific Caesar percaya diri menatap gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2026. 
Sumber :
  • Antara

"Dengan materi yang sekarang, persiapan kami akan jauh lebih matang. Karena sudah berbulan-bulan full ditangani coach Bedu dan coach Andi," ujar Irsan Pribadi saat ditemui wartawan di sela peluncuran tim di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.

Selain itu, kata dia, keputusan manajemen untuk mempertahankan Adonnecy Joshua Bramah menjadi bagian penting dari strategi tim setelah kontribusi signifikan yang ditunjukkan pemain tersebut pada musim lalu.

Menurut dia, Bramah mengaku tidak berpikir panjang untuk kembali bergabung dengan Pacific Caesar karena sudah sangat betah di Surabaya.

Meskipun Bramah sempat diminati sejumlah tim lain, lanjutnya, pemain asal Amerika Serikat itu memilih bertahan karena melihat potensi tim dan merasa cocok dengan lingkungan Pacific Caesar Surabaya.

Selain mempertahankan Bramah, Irsan menyebut Pacific Caesar juga melakukan sejumlah penyesuaian pada komposisi pemain asing dengan mendatangkan Dino Butorac asal Kroasia dan Anthony Peacock yang sebelumnya bermain di Liga Uruguay dan Meksiko.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa mayoritas pemain lokal juga tetap dipertahankan dengan kerangka utama tim tidak banyak berubah meskipun Aven Pratama hengkang ke Kesatria Bengawan Solo.

Tak hanya itu, Irsan menilai format baru IBL yang hanya memperbolehkan tiga pemain asing tanpa status heritage memberikan tantangan tersendiri, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi timnya.

Arsip - Pebasket Louvre Surabaya Wendha Wijaya (kanan) berebut bola dengan pebasket Pasific Caesar Surabaya Anton Davon Waters
Arsip - Pebasket Louvre Surabaya Wendha Wijaya (kanan) berebut bola dengan pebasket Pasific Caesar Surabaya Anton Davon Waters
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Menurutnya, regulasi tersebut membuat strategi seluruh tim berubah karena tiga pemain asing kini dapat bermain bersamaan di lapangan dengan batasan salary cap.

“Kami lebih optimistis dengan komposisi tim yang sekarang untuk bisa masuk playoff,” katanya.

Sementara itu, Bramah mengaku senang kembali memperkuat Pacific Caesar Surabaya dan menyebut tim tersebut sebagai rumah baginya.

Lebih lanjut, ia menilai persaingan IBL musim ini akan berlangsung lebih ketat dengan penerapan regulasi baru yang menuntut kesiapan penuh di setiap pertandingan.

“Liga sekarang jauh lebih kompetitif,” katanya.

Bramah menambahkan kondisi tersebut membuat peran pemain lokal menjadi semakin krusial dalam menopang permainan tim sepanjang musim.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh pemain baik asing maupun lokal harus fokus pada liga agar bisa meraih hasil maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan yang terpenting, kami harus menikmati permainan di lapangan," ujarnya.

(ant/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT