News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Main Padel Siang vs Malam: Mana Lebih Seru dan Baik untuk Performa?

Berikut beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan untuk main padel pada siang atau malam hari.
Selasa, 6 Januari 2026 - 23:10 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

tvOnenews.com - Bagi komunitas padel di Indonesia, perdebatan mengenai waktu bermain terbaik seolah tidak ada habisnya.

Apakah kamu adalah tim "pencari keringat" di bawah terik matahari, atau tim "lampu sorot" yang baru muncul setelah jam kantor?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata, perbedaan waktu main bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan juga memengaruhi fisik bola dan performa tubuhmu.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan untuk main padel pada siang atau malam hari.

 

Main di Siang Hari: Ujian Stamina dan Bola yang "Liar"

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/anap valladares

Bermain di bawah sinar matahari, terutama pukul 09.00-15.00 menawarkan tantangan fisik yang luar biasa.

Suhu yang tinggi membuat tekanan di dalam bola padel meningkat, sehingga bola terasa lebih ringan dan membal lebih tinggi.

Keuntunganya ini bisa menjadi waktu terbaik bagi kamu yang memiliki gaya permainan agresif.

Bola yang sangat membal memudahkanmu melakukan teknik smash yang membawa bola keluar lapangan (por tres). Selain itu, kamu mendapatkan asupan vitamin D alami.

Tantangannya, risiko dehidrasi sangat tinggi. Kamu membutuhkan manajemen hidrasi yang ketat.

Silau matahari juga sering menjadi kendala saat harus melakukan pukulan atas (overhead).

 

Main di Malam Hari: Strategi Lebih Taktis dan Kaca yang Licin

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Malam hari adalah waktu paling populer di kota-kota besar karena suhu udara yang lebih bersahabat.

Namun, suhu udara yang lebih dingin membuat tekanan bola menurun, sehingga bola terasa sedikit lebih berat dan lambat.

Keuntungannya, permainan cenderung lebih taktis dan panjang (rally lama) karena bola tidak terlalu membal.

Ini sangat cocok untuk pemain yang mengandalkan penempatan bola (placement) daripada kekuatan kasar.

Selain itu, suasana malam dengan lampu LED lapangan memberikan energi sosial yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangannya, kelembapan udara malam sering kali membuat dinding kaca lapangan menjadi basah atau berembun.

Kondisi tersebut juga membuat bola yang mengenai kaca akan jatuh secara vertikal (tergelincir), sebuah mimpi buruk bagi pemain yang belum terbiasa dengan "kaca licin".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pindah dari Red Sparks ke Pink Spiders dengan Kondisi Cedera, Jung Ho-young Ungkap Kondisi Terbarunya

Pindah dari Red Sparks ke Pink Spiders dengan Kondisi Cedera, Jung Ho-young Ungkap Kondisi Terbarunya

Kepindahan bintang Red Sparks, Jung Ho-young, ke Pink Spiders menjadi salah satu kejutan besar di bursa transfer pemain free agent V League musim ini.
Dari NTT ke Surabaya: Suster Yustina Temukan Toleransi dan Kampus Inklusif di Unusa

Dari NTT ke Surabaya: Suster Yustina Temukan Toleransi dan Kampus Inklusif di Unusa

Pengalaman seorang mahasiswi lintas agama di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menunjukkan bagaimana toleransi diimplementasikan di tingkat kampus.
Bursa Transfer Juventus: Alisson Becker Capai Kesepakatan Verbal dengan Bianconeri, David De Gea Bagaimana?

Bursa Transfer Juventus: Alisson Becker Capai Kesepakatan Verbal dengan Bianconeri, David De Gea Bagaimana?

Kiper Liverpool, Alisson Becker, mencapai kesepakatan verbal dengan Juventus pada bursa transfer musim panas mendatang. Di sisi lain, perekrutan David De Gea bisa dibatalkan.
Manager Kursus Bahasa Inggris di Jakut Dilaporkan Orang Tua Murid ke Polisi, Diduga Lakukan Kekerasan Verbal

Manager Kursus Bahasa Inggris di Jakut Dilaporkan Orang Tua Murid ke Polisi, Diduga Lakukan Kekerasan Verbal

Orang tua murid bernama Susandi Adam, melaporkan seorang manager kursus Bahasa Inggris berinisial V ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan verbal.
KPK Usul Ketum Parpol Dibatasi Dua Periode: Demi Cegah Korupsi dan Dinasti Politik

KPK Usul Ketum Parpol Dibatasi Dua Periode: Demi Cegah Korupsi dan Dinasti Politik

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pembatasan masa kepemimpinan partai menjadi salah satu poin penting yang lahir dari hasil kajian tersebut.
Begini Cara Atasi Beser saat Ibadah Haji atau Umroh, Kata Buya Yahya Utamakan hal Ini

Begini Cara Atasi Beser saat Ibadah Haji atau Umroh, Kata Buya Yahya Utamakan hal Ini

Sejumlah jamaah haji indonesia sudah diberangkatkan ke Tanah Suci. Jika ada yang mengalami beser sebaiknya ikuti cara tips ini dari Buya Yahya

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT