GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raket Padel Carbon 3K atau 12K? Pahami Perbedaannya agar Sesuai dengan Gaya Bermainmu

Kenali karakteristik raket padel carbon 3K dan 12K agar kamu bisa memahami perbedaannya dan dapat disesuaikan dengan gaya bermainmu.
Rabu, 7 Januari 2026 - 22:52 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

tvOnenews.com - Dalam dunia padel modern, serat karbon telah menjadi standar emas untuk material permukaan raket. Namun, bagi banyak pemain, perbedaan antara carbon 3K dan 12K sering kali membingungkan.

Angka 3K dan 12K ini sebenarnya merujuk pada ribuan filamen karbon yang dianyam menjadi satu bundel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun perbedaannya terlihat teknis, dampak yang dirasakan di lapangan sangatlah nyata terhadap gaya bermain dan kenyamananmu.

Kenali karakteristik raket padel carbon 3K dan 12K agar kamu bisa memahami perbedaannya dan dapat disesuaikan dengan gaya bermainmu.

 

Karakteristik Carbon 3K: Sang All-Rounder

Raket padel ML10 Ventus Control 3K by Miguel Lamperti
Raket padel ML10 Ventus Control 3K by Miguel Lamperti
Sumber :
  • noxsport.com

Carbon 3K terdiri dari 3.000 filamen per serat. Karena jumlah serat yang lebih sedikit, anyamannya cenderung lebih lentur dibandingkan varian di atasnya. Material ini sering dianggap sebagai "titik keseimbangan" dalam dunia padel.

Kelebihan utama dari 3K adalah kemudahannya untuk digunakan. Raket ini memberikan ball output yang lebih tinggi, artinya bola akan memantul lebih jauh dari permukaan raket meskipun kamu hanya melakukan ayunan kecil.

Ini sangat membantu dalam posisi bertahan di bagian belakang lapangan atau saat melakukan lob.

Selain itu, karena lebih fleksibel, raket 3K lebih efektif dalam menyerap getaran, menjadikannya pilihan yang lebih aman bagi pemain yang khawatir akan cedera tennis elbow.

 

Karakteristik Carbon 12K: Senjata Sang Penyerang

Raket padel Head One Ultralight White Padel Bat dengan carbon 12K
Raket padel Head One Ultralight White Padel Bat dengan carbon 12K
Sumber :
  • headireland.ie

Di sisi lain, carbon 12K memiliki 12.000 filamen per serat, menghasilkan anyaman yang jauh lebih rapat, lebih lebar, dan yang paling penting jauh lebih kaku.

Bagi pemain tingkat lanjut, kekakuan ini adalah sebuah keuntungan besar. Carbon 12K tidak menyerap tenaga dari bola.

Sebaliknya, raket padel carbon 12K memantulkannya kembali dengan kecepatan maksimal jika dipukul dengan teknik yang benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu menjadi material impian bagi pemain tipe penyerang yang gemar melakukan smash keras.

Namun, raket ini memiliki sweet spot yang biasanya lebih kecil dan menuntut akurasi tinggi. Jika pukulanmu tidak tepat di tengah, raket carbon 12K akan terasa sangat keras dan "mati".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.
Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Kasatgas Damkar Kelurahan Penggilingan, Irham mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta agar sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tiap Rukun Tetangga (RT).
Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kerugian negara akibat dugaan korupsi kuota haji mencapai Rp 622 miliar.
Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Akibat perdebatan paham Syiah-Sunni heboh, Habib Novel Alaydrus sebut sikap umat Muslim bela Iran dari serangan zionis Israel-Amerika Serikat (AS) adalah wajib.
Iran Mangkir dari Workshop Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Persulit Pergerakan

Iran Mangkir dari Workshop Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Persulit Pergerakan

Jelang 100 hari menuju kick off Piala Dunia, partisipasi Iran semakin diragukan usai mangkir dari workshop Piala Dunia.

Trending

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Gara-Gara Kevin Diks, Bundesliga Beri Peringatan Keras kepada Bayern Munich Jelang Duel di Liga Jerman

Gara-Gara Kevin Diks, Bundesliga Beri Peringatan Keras kepada Bayern Munich Jelang Duel di Liga Jerman

Bundesliga memberikan peringatan keras kepada Bayern Munich menjelang duel kontra Borussia Monchengladbach. Gol Kevin Diks pada akhir pekan kemarin telah membuat Gladbach kembali ke jalur kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT