GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menang Dramatis atas Vietnam, Hector Souto Kritik Keras Permainan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya meski berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Selasa, 3 Februari 2026 - 23:52 WIB
Menang Dramatis atas Vietnam, Hector Souto Kritik Keras Permainan Timnas Futsal Indonesia
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya meski berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia Futsal 2026.

Skuad Garuda memastikan langkah ke semifinal untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan di ajang Piala Asia setelah menumbangkan Vietnam dengan skor tipis 3-2 pada laga perempat final yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan. Indonesia Arena menjadi saksi duel ketat kedua tim yang berlangsung dalam tensi tinggi.

Tiga gol kemenangan Timnas Futsal Indonesia masing-masing dicetak oleh Wendy Brian, Ardiansyah Nur, dan Reza Gunawan.

Namun, alih-alih larut dalam euforia, Hector Souto justru mengaku sedih usai pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu menilai performa timnya masih jauh dari harapan, bahkan menganggap Vietnam tampil lebih baik sepanjang laga.

“Jujur saja, saya tidak puas. Sangat tidak puas dan sangat sedih dengan penampilan tim saya,” ujar Hector Souto usai laga, Selasa (3/2/2026).

Souto menilai keunggulan Indonesia dalam pertandingan tersebut lebih banyak datang dari situasi bola mati. Ia menyebut permainan anak asuhnya tidak mencerminkan karakter permainan yang selama ini ingin ia bangun.

“Saya rasa Vietnam bermain jauh lebih baik dari kami. Kami hanya lebih unggul dari mereka dalam bola mati, dan ini bukan tipe permainan yang ingin kami berikan kepada Tim Nasional Indonesia. Saya rasa para pemain kami hanya berusaha untuk tidak kehilangan bola daripada bermain,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Souto mengungkapkan sejumlah masalah yang muncul dalam permainan Timnas Futsal Indonesia, khususnya dalam hal koneksi antarpemain, terutama dengan pemain pivot.

“Kami memiliki banyak masalah untuk terhubung dengan pemain tengah (pivot). Di awal pertandingan, mereka bermain sangat langsung dan menciptakan beberapa situasi bola mati. Itu menjadi situasi utama,” kata Souto.

Meski demikian, ia mengakui timnya perlahan mampu mengontrol permainan dan menciptakan peluang, terutama melalui situasi set piece yang berujung pada gol pembuka Wendy Brian.

“Kemudian kami bisa mengontrol permainan sedikit lebih baik, terhubung dengan pemain tengah, memiliki peluang dalam bola mati, dan kami mencetak gol lagi dari bola mati. Itu berarti kami bermain bagus,” sambungnya.

Souto juga menyoroti tingginya jumlah pelanggaran yang dilakukan para pemainnya. Ia mengaku sempat meminta anak asuhnya untuk mengurangi tekanan guna menghindari hadiah tendangan bebas jarak 10 meter bagi lawan.

“Saya pikir di babak pertama mereka hanya bisa mengontrol permainan ketika melibatkan kiper. Dan juga ketika kami mendapat pelanggaran kelima, saya meminta pemain saya untuk tidak menekan agar menghindari tembakan dari jarak 10 meter,” jelasnya.

Situasi berbalik pada babak kedua. Souto menilai Vietnam justru lebih mendominasi permainan, terutama ketika mulai menerapkan skema power play dengan melibatkan kiper.

“Di babak kedua, saya pikir kami mulai lengah. Para pemain tidak tampil baik, ada ketidakselarasan selama tiga hingga lima menit pertama, dan kemudian mereka mulai melibatkan kiper ketika kami menekan,” ucap Souto.

Ia pun memberikan pujian kepada pelatih Vietnam, Diego Giustozzi, yang dinilai sukses memaksimalkan strategi power play hingga mampu mencetak dua gol ke gawang Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini selalu menjadi masalah dan terjadi di seluruh dunia. Diego Giustozzi melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan kipernya. Mereka menekan kami lagi seperti yang dilakukan Kyrgyzstan dengan melibatkan kiper,” tambahnya.

Meski begitu, kemenangan tersebut tetap membawa Timnas Futsal Indonesia melaju ke semifinal. Pada babak empat besar, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Jepang di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026) malam WIB.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Martin Suryana, tokoh masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa perayaan Imlek di lingkungan ini bukan lagi milik etnis tertentu, melainkan sudah menjadi pesta budaya milik seluruh warga.
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

BRI Group memperluas akses hunian layak sekaligus memperkuat pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bocor! Ruang Ganti Persib Memenas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Bocor! Ruang Ganti Persib Memenas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Situasi ruang ganti Persib usai kalah 0-3 dari Ratchaburi terungkap. Bojan Hodak menegur keras pemain dan menegaskan perbedaan level Super League dengan ACL 2.
Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bulgaria, negara yang pernah finis di peringkat empat Piala Dunia 1994 berpeluang hadapi Timnas Indonesia jika keduanya mampu melaju ke final FIFA Series 2026.
Pasokan Kebutuhan Pangan Hingga Idurl Fitri Tersedia, Namun Berpotensi Naik

Pasokan Kebutuhan Pangan Hingga Idurl Fitri Tersedia, Namun Berpotensi Naik

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, pasokan kebutuhan pangan di Sumut jelang Ramadhan hingga Idul Fitri nantinya akan berada dalam posisi stok yang cuk
Respons Menohok Sule Soal Gugatan Teddy Pardiyana, Minta Hak Waris tapi Anak Dibiayai Putri Delina

Respons Menohok Sule Soal Gugatan Teddy Pardiyana, Minta Hak Waris tapi Anak Dibiayai Putri Delina

Sule beri respons menohok soal tuntutan hak waris Lina Jubaedah. Ia sindir balik bahwa Bintang selama ini dibiayai Putri Delina bukan oleh Teddy Pardiyana.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT