News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlalu Pede, Sean Strickland Ngaku Hanya Dirinya yang Bisa Kalahkan Khamzat Chimaev

Sean Strickland ngaku hanya dirinya yang bisa mengalahkan Khamzat Chimaev, sambil mengkritik kurangnya aktivitas sang juara kelas menengah UFC menjelang UFC.
Minggu, 15 Februari 2026 - 18:05 WIB
Magomed Ankalaev (kiri) dan Sean Strickland (kanan) petarung MMA di UFC.
Sumber :
  • Instagram.com/stricklandmma

tvOnenews.com - Petarung kelas menengah UFC, Sean Strickland berpotensi berada di jalur perebutan gelar kelas menengah UFC jika berhasil menang di UFC Fight Night 267.

Petarung berusia 35 tahun ini akan menghadapi Anthony Hernandez (15-2 MMA, 9-2 UFC) dalam pertarungan utama di Toyota Center, Houston, pada 21 Februari waktu Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Nassourdine Imavov tengah naik daun dengan lima kemenangan beruntun dan tampak menjadi kandidat kuat untuk perebutan gelar, Strickland berpeluang maju setelah juara kelas menengah Khamzat Chimaev (15-0 MMA, 9-0 UFC) menyatakan tidak ingin melawan Imavov.

"Itu akan menjadi pertarungan besar," kata Strickland kepada ESPN MMA tentang Chimaev.

"Saya rasa saya mungkin satu-satunya yang bisa mengalahkan Chimaev. Sejujurnya saya pikir 'Fluffy' adalah pegulat yang lebih baik daripada Chimaev. Saya pikir dari segi tempo dan gaya bertarung, dalam lima ronde, 'Fluffy' mungkin lebih unggul — tetapi dalam pertarungan berdiri, saya pikir Chimaev mungkin akan menang melalui keputusan juri."

Sean Strickland juga menyoroti kurangnya aktivitas Khamzat Chimaev di oktagon. Petarung asal Rusia itu hanya bertarung sekali di tahun 2025 dan sekali di 2024, setelah mendominasi Dricus Du Plessis untuk merebut gelar kelas 185 pound di UFC 319 pada Agustus 2025.

Dalam laga itu, Du Plessis (23-3 MMA, 9-1 UFC) dikendalikan selama lima ronde penuh. Chimaev menekan sejak awal dengan kemampuan gulat superior, namun Du Plessis menunjukkan ketahanan luar biasa.

Pertarungan yang menjadi penampilan kedelapan Du Plessis di UFC itu sepenuhnya dikuasai Chimaev, yang meraih kemenangan mutlak dengan skor identik 50-44 dari ketiga juri.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Chimaev: ia mengendalikan pertarungan selama 21 menit 40 detik, mendaratkan 529 dari 567 pukulan, dan berhasil melakukan 12 dari 17 takedown.

Kemenangan ini menjaga rekor profesionalnya tetap sempurna 15-0 dan memperkuat statusnya sebagai salah satu petarung paling ditakuti di divisi middleweight UFC.

"Agak aneh apa yang dilakukan UFC terhadap Chimaev," kata Strickland.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalian mendatangkan seorang petarung yang hanya bertarung setahun sekali, yang seperti Madonna. Maksudku, berapa banyak uang yang diberikan diktator itu kepadanya secara diam-diam? Orang itu tidak perlu bertarung. Dia berteman baik dengan seorang panglima perang. Dia dihadiahi mobil G Wagon." pungkasnya.

Strickland menegaskan kekecewaannya terhadap sikap Chimaev yang menghindari pertarungan: "Jadi, dia cuma akan duduk di sabuk sialan itu dan menunggu, sampai mereka memaksanya bertarung. Lalu dia ingin melawan Nassourdine, dia bilang, 'Aku tidak mau melawanmu, saudaraku.' Apa yang kau bicarakan? Bukan begitu cara kerja olahraga sialan ini. Jangan jadi pengecut. Lawan orang itu."

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT