GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Sudah Juara Dunia, Ini Alasan Mengejutkan Manny Pacquiao Tetap Rendah Hati

Di balik gelar juara dunia dan ketenarannya, Manny Pacquiao menyimpan kisah masa kecil penuh air mata yang menjadi alasan terbesarnya untuk tetap rendah hati.
Senin, 23 Februari 2026 - 14:31 WIB
Manny Pacquiao legenda tinju asal Filipina.
Sumber :
  • Instagram.com/mannypacquiao

Gaya bertarungnya yang agresif, kecepatan tangan yang eksplosif, serta kombinasi pukulan tanpa henti membuatnya menjadi ancaman bagi siapa pun. Popularitasnya kian mendunia setelah ia menaklukkan nama-nama elite seperti Marco Antonio Barrera dan Erik Morales.

Rivalitas empat jilidnya melawan Juan Manuel Marquez dikenang sebagai salah satu saga paling dramatis dalam sejarah tinju modern. Pada 2008, Pacquiao menegaskan posisinya sebagai raja pound-for-pound setelah mendominasi Oscar De La Hoya. Setahun kemudian, ia mencetak salah satu knockout paling ikonik ketika menjatuhkan Ricky Hatton dengan pukulan kiri yang mematikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia juga berhasil mengalahkan petinju tangguh seperti Miguel Cotto dan Antonio Margarito. Pada 2015, ia menghadapi Mayweather dalam duel bersejarah yang memecahkan rekor pendapatan dunia tinju.

Dari Kemiskinan Menuju Mental Juara

Di balik pencapaiannya di atas ring, Pacquiao dikenal sebagai sosok yang tetap rendah hati. Kesuksesan besar yang diraihnya tidak pernah membuatnya melupakan masa kecil yang penuh keterbatasan. Ia pernah hidup dalam kondisi serba kekurangan, bahkan kesulitan untuk sekadar mendapatkan makanan.

Manny Pacquiao petinju asal Filipina
Manny Pacquiao petinju asal Filipina
Sumber :
  • ANTARA/AFP/Getty Images/Steve Marcus.

Ketika ditanya kapan ia merasa akan menjadi salah satu petinju terbesar di dunia, Pacquiao menjawab bahwa momen itu terjadi saat ia menjadi juara dunia. Namun, alasannya bukan soal popularitas.

"Ketika saya menjadi juara dunia, saya sadar inilah waktunya saya bisa membantu keluarga saya. Sebelumnya kami tidak punya makanan untuk dimakan dan suatu hari kami hanya minum banyak air untuk bertahan hidup," ungkapnya dilansir dari kanal Youtube George Janko.

Ia mengenang masa kecilnya di Filipina yang dipenuhi keterbatasan. Ada masa ketika keluarganya benar-benar tidak memiliki makanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingat suatu kali adik saya yang saat itu berusia lima tahun menangis sekitar pukul 1.30 siang karena dia lapar. Dia meminta makanan." ujarnya. 

Saat itu mereka tidak sempat sarapan maupun makan siang. Tidak ada uang untuk membeli makanan, sementara sang adik yang masih kecil belum memahami kondisi tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mem-blacklist alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang dinilai telah menghina negaranya sendiri melalui konten viral.
Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Insiden memilukan terjadi di perlintasan kereta api Alas Tua, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin pagi (23/2) sekitar pukul 07.00 WIB. 
Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, bersama seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Timnas Indonesia kembali memiliki talenta keturunan yang mencoba peruntungan di Eropa. Sosok Aaron Suitela, striker berdarah Sumedang yang kini ke klub Spanyol.
Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Kegagalan Bandung BJB Tandamata dipastikan setelah mereka tumbang dalam laga dramatis melawan Jakarta Livin Mandiri. Ambisi menembus final four kandas sebelum
Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli geram dibandingkan dengan Wardatina Mawa soal cadar. Ia sebut sudah lebih dulu terkenal dan menolak “mengotori” cadar demi tuntutan dunia.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT