Yenny Wahid Persilakan Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Atlet Panjat Tebing Membela Diri di Pengadilan
- ANTARA/Donny Aditra
Ia menambahkan bahwa sejak mulai melatih pada 2012, metode latihan yang keras dan disiplin memang menjadi bagian dari pendekatan yang diterapkan kepada para atlet.
Menurutnya, karakter tegas tersebut bertujuan membangun mental dan fisik atlet agar mampu bersaing di tingkat tertinggi.
Terkait tuduhan pelecehan seksual, Hendra menegaskan tidak pernah melakukan tindakan tidak senonoh seperti meraba bagian vital atau memaksa atlet berhubungan seksual.
Mantan pelatih panjat tebing Indonesia itu mengakui pernah mencium kening atau ubun-ubun serta memeluk atlet putri yang sedang mengalami tekanan mental saat pertandingan atau latihan.
"Tetapi itu kan dalam konteks memberikan semangat kepada mereka kalau sedang menangis atau mentalnya drop, jadi ya pasti saya peluk dan di akhirnya mencium keningnya, layaknya kebiasaan yang saya lakukan kepada anak saya kalau habis shalat atau mau berangkat sekolah," jelasnya.
Hendra Basir juga menyatakan bahwa apabila tindakan tersebut dianggap sebagai pelecehan seksual, ia menerima penilaian tersebut. Namun, ia juga berharap publik memahami konteks dari tindakan yang dilakukannya.
(ant/nad)
Load more