GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Seru dari SEA Games 2021: Berburu Makanan Halal di Vietnam

Bagaimana mencari makanan halal di Vietnam? Bagi banyak wartawan Indonesia, khususnya jurnalis Muslim, urusan mengisi perut menjadi tantangan tersendiri, selain meliput perjuangan kontingen Merah-Putih mengumpulkan medali selama perhelatan SEA Games 2021 Hanoi.
Senin, 23 Mei 2022 - 11:22 WIB
Restaurant & Cafe khas Indonesia yang jadi sasaran wartawan di SEA Games 2021.
Sumber :
  • tvOne

Hanoi, Vietnam – Bagaimana mencari makanan halal di Vietnam? Bagi banyak wartawan Indonesia, khususnya jurnalis Muslim, urusan mengisi perut menjadi tantangan tersendiri, selain meliput perjuangan kontingen Merah-Putih mengumpulkan medali selama perhelatan SEA Games 2021 Hanoi.

Pesta olahraga Asia Tenggara ke-31 berlangsung lancar di Hanoi, ibukota Vietnam. Namun SEA Games 2021 memberi pengalaman lain pula bagi pengunjung dari negara-negara kawasan ASEAN yang berpenduduk mayoritas beragama Islam, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk persoalan menantang ialah beradaptasi dengan kuliner di Hanoi dan beberapa kota lain yang ikut menjadi penyelenggara SEA Games 2021. Masalahnya ialah karena sebagian besar makanan di Vietnam menggunakan bahan dasar yang non-halal, seperti daging babi yang haram bagi Muslim.

Tapi tak ada masalah tanpa solusi. Ya, ternyata ada restoran khusus di Hanoi yang menyajikan makanan halal. Namanya “Batavia Restaurant & Café”. Mudah untuk menebak, restoran ini milik pasangan suami istri asal Batavia alias Jakarta, Indonesia, Azhar Rizal dan Hera, yang sudah lama tinggal di Vietnam.

“Batavia Restaurant & Café” menyajikan kuliner halal dengan menu makanan khas Indonesia. Wajar bila selama penyelenggaraan SEA Games 2021 di Hanoi, restoran ini selalu penuh oleh pembeli dari berbagai negara dari kawasan Nusantara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Azhar Rizal, pemilik “Batavia Restaurant & Café”, yang juga bekerja sebagai staf lokal KBRI di Hanoi, mengaku, restorannya bahkan harus menyediakan dua lantai untuk menampung permintaan pembeli.

"Selama SEA Games, kami menerima sangat banyak pengunjung. Sehari-hari biasanya kami buka hanya satu lantai. Tapi selama SEA Games, kami harus sediakan dua lantai tempat makan agar mencukupi pengunjung yang datang," ucap Azhar bersyukur.

Restoran yang berlokasi di 116 Ngoc Ha, Ngoc Ha Ward, Ba Dinh District, Hanoi, Vietnam, menyediakan beraneka ragam menu makanan, seperti nasi goreng spesial dengan sate madura, dendeng sapi, sop tahu sapo, iga bakar, ayam opor, rendang, sampai gorengan jagung.

"Memang rasanya belum bisa sepenuhnya diterima warga sini, tapi hari ini mulai banyak orderan yang pembelinya dari orang Vietnam," tambah Azhar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi bagi anda yang kebetulan berkunjung di Hanoi dan tengah kebingungan mencari makanan halal, silakan singgah di Restoran Batavia. Hm, kami bukan promosi, tapi menyesal karena terlambat menemukan restoran ini padahal sudah cukup lama menahan lapar di Vietnam, he he.

Selamat tinggal, Hanoi! Terima kasih dan sampai jumpa! Kalau nanti datang lagi, kami tahu di mana mengatasi persoalan perut dengan mencari makanan halal. (udi/upi/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT