Kata-kata Pertama dari GS Caltex Setelah Tahu Ahn Hye-jin Tertangkap Melakukan Pelanggaran Hukum yang Cukup Serius
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli Korea Selatan setelah juara V League 2025/2026, Ahn Hye-jin, terlibat kasus hukum yang cukup serius.
Setter andalan GS Caltex itu dilaporkan terkena razia saat sedang mengemudi di bawah pengaruh alkohol pada Kamis, 16 April 2026 kemarin.
Informasi awal kasus tersebut diungkap salah satu media Korea Selatan Sidae.co yang memaparkan kronologi kejadian.
Peristiwa ini menyita perhatian karena Ahn Hye-jin baru saja membawa GS Caltex menjuarai V League musim 2025/2026.
Setelah insiden terjadi, Ahn Hye-jin disebutkan segera melapor kepada manajemen klub sebagai bentuk tanggung jawab profesionalnya.
Tindakan cepat itu direspons klub dengan merilis pernyataan resmi melalui akun media sosial mereka.
Manajemen menegaskan sikap tegas terhadap pelanggaran mengemudi dalam kondisi mabuk yang tidak bisa ditoleransi.
"Mengemudi dalam keadaan mabuk adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun," tulis pernyataan resmi GS Caltex.
"Kami menyampaikan penyesalan yang mendalam atas kekhawatiran terkait masalah ini dan dengan tulus meminta maaf kepada klub dan penggemar V-League." tambah GS Caltex.
Dampak dari kasus ini langsung terasa pada karier internasional sang pemain di level tim nasional.
Federasi Bola Voli Korea (KVA) mencoret namanya dari daftar skuad hanya dua hari setelah kejadian.
Pengumuman tersebut disampaikan pada 18 April sebagai langkah cepat menjaga disiplin olahraga.
Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus untuk menentukan konsekuensi hukum selanjutnya.
Federasi juga menyiapkan sidang komite disiplin guna menindaklanjuti pelanggaran tersebut.
(akg)
Load more