Hyundai Hillstate Pertimbangkan Rekrut Megawati Hangestri Pertiwi, Nasibnya Ditentukan Setelah Grand Final Proliga 2026
- Instagram @jpevolley
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Hyundai Hillstate untuk merekrut Megawati Hangestri atau tidak di Liga Voli Korea 2026-2027 akan ditentukan setelah berakhirnya Proliga 2026.
Nama Megawati Hangestri saat ini memang tengah menjadi sorotan setelah dikabarkan membuka peluang untuk kembali berkarier di Liga Voli Korea musim depan.
Megawati Hangestri sebelumnya sukses mencuri perhatian saat memperkuat Red Sparks pada V-League edisi 2023-2024 dan 2024-2025.
Selama membela Red Sparks, Mega tampil impresif dengan mencatatkan 736 poin serta persentase keberhasilan serangan mencapai 44 persen di musim debutnya. Penampilannya semakin meningkat pada musim 2024-2025 dengan torehan 802 poin dan efektivitas serangan sebesar 48 persen.
Setelah sempat absen selama satu musim karena pulang kampung ke Indonesia, Mega dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk kembali ke Korea Selatan.
Meski begitu, hingga saat ini baru Hyundai Hillstate yang disebut benar-benar menunjukkan minat serius untuk mendatangkannya.
Melansir dari Sports Seoul, namun keputusan untuk merekrut Megawati Hangestri tidak sepenuhnya mudah bagi Hyundai Hillstate. Salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah kondisi lutut yang saat ini memang menjadi masalah bagi Megatron.
Kondisi lutut yang dialami oleh Mega membuat beberapa klub dikabarkan merasa ragu dan memilih untuk berpikir panjang jika ingin merekrutnya.
Pasalnya, posisi oppiste memiliki peran penting dalam sebuah tim. Alhasil jika opposite mengalami cedera, maka bisa memberikan efek besar terhadap performa tim.
Hyundai Hillstate sendiri dikabarkan tengah menyusun strategi untuk musim depan dengan merekrut Megawati Hangestri untuk mengisi pemain kuota Asia. Mereka juga berencana menjadi Mega sebagai opposite utama.
Hillstate juga memiliki rencana untuk mencari outside hitter asing lewat sistem tryout dan draft untuk menjadi tandem Megawati Hangestri.
Strategi ini bisa dibilang mirip dengan yang pernah dilakukan oleh Red Sparks, saat menjadikan Mega sebagai opposite utama dan tandemnya seorang outside hitter asing.
Meski demikian, pihak Hillstate masih ragu dan disebut masih melakukan evaluasi mendalam sebelum mengambil keputusan final.
Hillstate dikabarkan akan menyaksikan aksi Megawati saat membela Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska di Grand Final Proliga 2026, yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) hingga Minggu (26/4/2026). Setelah itu, mereka baru akan menentukan keputusannya.
"Saya mengerti mereka (Hillstate) telah meninjau rekaman video secara menyeluruh dan sedang mempertimbangkan untuk menonton pertandingan akhir pekan (Proliga 2026) secara langsung," tulis Sports Seoul pada Kamis (23/4/2026).
Pertimbangan yang dilakukan oleh klub tentu bukan tanpa alasan. Hillstate diyakini belajar dari pengalaman saat merekrut Kari Geissberger (Amerika Serikat) di musim 2025-2026.
Kari Geissberger saat itu mengalami cedera lutut, kemudian ia merasakannya kembali saat bermain pada musim lalu. Hal ini sempat menyulitkan Hillstate, sehingga klub tak mau merasakannya lagi apalagi keduanya mengalami cedera di bagian yang sama.
Maka tak heran jika Hillstate juga mempertimbangkan untuk benar-benar memantau langsung performa Megawati dalam laga-laga terakhirnya. Hal ini menjadi penting guna memastikan kondisi fisik dan kesiapan sang pemain sebelum benar-benar direkrut.
Alhasil Grand Final Proliga 2026 diprediksi akan menjadi salah satu penentu karier Megawati Hangestri. Apakah dirinya layak kembali bersaing di level tertinggi Liga Voli Korea pada musim depan bersama Hyundai Hillstate.
(nad)
Load more