Bandung BJB Tandamata Banjir Kritik Pedas Usai Tersingkir di AVC Champions League 2026, Volimania Singgung Pelatih
- AVC
Jakarta, tvOnenews.com - Bandung BJB Tandamata menuai kritik pedas dari volimania Indonesia usai mengakhiri perjuangannya lebih cepat di AVC Champions League 2026.
Bandung BJB Tandamata dipaksa menelan pil pahit setelah menelan kekalahan telak dari Supreme TIP Chonburi - E.Tech, di babak penyisihan grup AVC Champions League 2026, yang digelar di Bangkok, Thailand pada Senin (27/4/2026).
Hasilnya Bandung BJB Tandamata tumbang dari Supreme dengn skor telak 0-3 (22-25, 20-25, 22-25) di penampilan perdananya di ajang tersebut.
Hasil ini membuat tim yang diperkuat oleh Yolla Yuliana dan kawan-kawan itu pun langsung tersingkir dari kompetisi level Asia itu.
Pasalnya tim yang kalah dari AVC Champions League 2026 langsung tersingkir, dan yang lolos langsung melaju ke babak semifinal.
Hasil ini pun membuat BJB Tandamata mendapatkan beragam reaksi dari volimania Indonesia. Termasuk kritik pedas yang mereka terima di media sosial.
Salah satunya ialah memprotes soal pelatih Eko Waluyo, terutama soal keputusan-keputusannya termasuk rotasi pemain di pertandingan melawan Supreme.
Namun ada juga volimania yang memberikan kritik pedas untuk AVC karena format ajang AVC Champions League 2026 dianggap tak jelas.
- AVC
"Lumayan bangeeet buat pemain muda, nambah pengalaman berharga. Emang kuncinya di paham momentum, deep analysis, sama adjustment yg cepat & tepat. Ayoo pelatih dan analyst lokal..."
"Harusnya mah ya, kalo udah tau persiapan mepet gini, ya petinggi BJB gak usah lah itu otak atik pelatih. Udah ngerti tiap pelatih metodenya beda, kok malah nekat. Gak liat apa ya, kalo Supreme nih isinya pemain timnas semua"
"makin percya memang pola latihan di kita itu masih tradisional ketinggalan jaman di mana negara lain udah modern. keliatan dari game ini hampir ketinggalan dr semua aspek paling keliatan dari sisi defense transisi ke menyerang"
"Pelatihnya memang hihh dapet momen malah rotasi pemain, waktu time out pemain lagi buntu gak ngasih arahan malah go go go sama ngasih motivasi, lagian ngapa sih pilih pelatih penjas kek gini dipilih bisa dilihat waktu ngelatih pertamina bener-bener kosong."
Load more