News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Megawati Hangestri, Ini Pemain yang Diinginkan Pelatih Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung ternyata memiliki pemain incaran sebelum dikabarkan berencana merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kamis, 30 April 2026 - 17:07 WIB
Megawati Hangestri saat membela Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Facebook SAVA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung ternyata memiliki pemain incaran sebelum dikabarkan berencana merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.

Hyundai Hillstate menjadi satu-satunya klub yang belum mengumumkan pemain kuota Asia mereka untuk V-League pada musim depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Hillstate dikabarkan tengah tertarik merekrut Megawati Hangestri untuk mengisi kekosongan pemain kuota Asia. Akan tetapi, pihak klub dikabarkan merasa ada keraguan.

Keraguan tersebut tentu bukan tanpa alasan, sebab sang pemain sempat mengalami masalah pada kedua lututnya. Sehingga Hillstate tak mau mengalami masalah yang sama seperti musim lalu.

Sebelumnya pemain asing mereka yakni Kari Geissberger (Amerika Serikat) sempat mengalami cedera lutut pada musim lalu. Sehingga memberikan dampak cukup besar bagi tim.

Namun untuk meyakinkan diri, Kang Sung-hyung selaku pelatih Hillstate sampai terbang ke Indonesia untuk menyaksikan aksi dan kondisi Megawati Hangestri bersama Jakarta Pertamina Enduro di grand final Proliga pada 24-25 April lalu.

Melansir dari Sports Chosun, sebenarnya ada satu pemain kuota Asia yang sangat diinginkan oleh Kang Sung-hyung. Yakni mantan anak asuhnya Jahstice Yauchi (Outside Hitter/Jepang).

Jahstice Yauchi sebelumnya membela Hillstate, namun ia memutuskan hengkang ke Pink Spiders di Liga Voli Korea 2026-2027.

Pink Spider resmi perkenalkan pemain kuota Asia baru, Jahstice Yauchi di Liga Voli Korea 2026-2027.
Pink Spider resmi perkenalkan pemain kuota Asia baru, Jahstice Yauchi di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sumber :
  • Instagram.com/@hkpinkspiders

"Kang Sung-hyung sebenarnya sangat ingin mempertahankan Jahstice Yauchi karena dinilai sudah beradaptasi dengan baik di Korea. Namun Jahstice memiliki hubungan dekat dengan pelatih Pink Spiders, Tomoko Yoshihara, karena keduanya pernah bekerja sama selama lima tahun di Liga Jepang." tulis Sports Chosun.

"Setelah kembali ke Jepang dan bertemu Yoshihara, Jahstice akhirnya memutuskan bergabung dengan Pink Spiders. Hyundai Hillstate disebut sangat kecewa dengan situasi tersebut," tambah sumber tersebut.

"Namun pihak agen menyatakan mereka tidak melakukan negosiasi dengan klub lain sebelum pemain meninggalkan Korea dan menilai Hillstate tidak memberikan kepastian kontrak dengan cepat." jelasnya lagi.

Hal ini pun membuat klub dalam situasi sulit, dan akhirnya mempertimbangkan Megawati Hangestri untuk menjadi pengganti Jahstice Yauchi.

Meski belum diumumkan siapa pemain yang mengisi posisi kuota Asia, namun Megawati Hangestri sudah terdaftar dalam susunan pemain Hillstate untuk musim depan menurut Volleybox.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu beredar rumor bahwa pengumuman pemain kuota Asia akan diumumkan setelah tryout pemain asing yang digelar di Praha, Republik Ceko pada 7-10 Mei 2026 nanti.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Kabar Kematian Fajar Sahrudin Cuma Gimik, Sahabat Beri Kesaksian soal Sosok FS yang Sebenarnya

Bantah Kabar Kematian Fajar Sahrudin Cuma Gimik, Sahabat Beri Kesaksian soal Sosok FS yang Sebenarnya

Bantah kematian Fajar Sahrudin gimmick marketing, salah satu teman yang tercantum namanya di autobiografi Stewie buka suara. Minta warganet setop bercanda.
Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Kakak Fajar Sahrudin buka suara soal hubungan keluarga, kondisi Fajar sejak kecil hingga komunikasi yang disebut terputus sebelum ditemukan meninggal di GBK.
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasus 

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT