Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron
- Antara Foto/Nova Wahyudi
tvOnenews.com - Kabar comeback Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea Selatan (V-League) untuk musim 2026/2027 menarik perhatian banyak pihak.
Bukan hanya soal performa dan klub tujuan, tetapi juga identitas baru yang kini melekat padanya di mata media Korea.
Jika sebelumnya ia dikenal luas dengan julukan “Megatron”, kini media setempat mulai menyebutnya panggilan baru sebagai 'penyerang elit kuota Asia'.
Label ini menjadi penegasan bahwa Megawati tidak lagi sekadar pemain asing biasa, melainkan salah satu figur penting di kompetisi tersebut.
Keputusan Megawati untuk kembali ke Korea tidak diambil dengan mudah.
Ia sempat mempertimbangkan kondisi lututnya yang pernah mengalami cedera kronis.
Namun, hasil pemeriksaan medis terbaru memberikan kabar positif, sehingga ia merasa siap untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Media Korea, Yonhap, turut mengulas keputusan ini dan menyoroti posisi penting Megawati di V-League.
"Seorang ‘penyerang elit kuota Asia’ Indonesia yang bermain untuk Jung Kwan Jang di musim voli profesional wanita 2024-2025, telah mengumumkan kembalinya ke panggung Korea."
"Menurut agen Mega pada tanggal 19, ia membuat keputusan untuk mencoba lagi di V-League setelah berkonsultasi dengan agen lokalnya, suami, dan keluarga," tulis Yonhap.
- KOVO
Pengalaman dua musim di Korea menjadi faktor utama di balik keputusannya.
Kompetisi yang ketat dan atmosfer liga yang profesional membuat Megawati merasa berkembang pesat sebagai pemain.
"Mega menerima banyak cinta saat bermain di Korea selama dua tahun, dan ia percaya liga ini lebih kompetitif daripada liga lainnya dan bahwa ia telah berkembang sebagai pemain," kata agen Megawati.
Keyakinan tersebut bukan tanpa dasar. Selama membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati tampil impresif dan menjadi salah satu pilar utama tim.
Ia sukses membawa klub tersebut kembali ke jalur kompetitif, termasuk menembus babak playoff setelah penantian panjang.
"Sepertinya ia memutuskan untuk kembali ke V-League karena ia yakin dapat menunjukkan keterampilan yang telah ia tunjukkan di masa lalu," tutur agen tersebut.
Secara statistik, kontribusinya juga sangat menonjol. Dalam dua musim, Megawati mencetak lebih dari 1.500 poin dengan efektivitas serangan yang tinggi, menjadikannya salah satu opposite hitter paling berbahaya di liga.
Ia juga dua kali meraih penghargaan individu MVP, serta membentuk duet solid bersama pemain asing lain seperti Giovanna Milana dan Vanja Bukilic.
Kolaborasinya dengan setter andalan Yeum Hye-seon pun kerap menjadi kunci permainan Red Sparks.
Menariknya, meski memiliki kedekatan dengan beberapa pemain lama, peluang Megawati untuk bergabung dengan klub lain tetap terbuka.
Perubahan sistem perekrutan pemain asing di V-League yang kini menggunakan skema free agent membuat proses negosiasi menjadi lebih dinamis.
Selain itu, kembalinya Megawati juga menjadi sorotan karena ia sempat mencoba peruntungan di Eropa bersama Manisa BBSK, meski hanya dalam fase pramusim.
Pengalaman tersebut dinilai turut memperkaya kualitas permainannya sebelum kembali ke Asia.
Musim baru V-League sendiri dijadwalkan mulai pada Oktober 2026.
(tsy)
Load more