News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapten GS Caltex Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

Kasus hukum yang menimpa setter andalan GS Caltex, Ahn Hye-jin, terus menyita perhatian publik voli Korea Selatan dalam beberapa pekan terakhir.
Jumat, 1 Mei 2026 - 21:11 WIB
Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin
Sumber :
  • GS Caltex

tvOnenews.com - Kasus hukum yang menimpa setter andalan GS Caltex, Ahn Hye-jin, terus menyita perhatian publik voli Korea Selatan dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagai informasi, Ahn Hye-jin sebelumnya terjaring razia lalu lintas dan diketahui sedang mengemudi dalam pengaruh alkohol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkara tersebut kemudian diproses melalui sidang disiplin yang digelar Korea Volleyball Federation (KOVO) di Mapo-gu, Seoul, pada tanggal 27.

Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin
Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin
Sumber :
  • GS Caltex

Mengutip laporan Sprotal Korea, Ahn Hye-jin hadir langsung memberikan klarifikasi di hadapan Komite Disiplin.

KOVO akhirnya menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras serta denda 5 juta won sesuai ketentuan disiplin federasi.

Menurut laporan Newsis, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek yang meringankan.

"Meskipun pelanggaran Undang-Undang Lalu Lintas Jalan merupakan tindakan antisosial yang serius dan layak mendapat hukuman berat, kami mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk konsentrasi alkohol yang relatif rendah yaitu 0,032%, fakta bahwa ia secara sukarela melaporkan insiden tersebut kepada klub dan federasi segera setelah kecelakaan, penyesalan dan refleksinya yang mendalam, fakta bahwa ia secara efektif menerima skorsing satu tahun karena tidak menandatangani kontrak sebagai pemain bebas, dan pengucapannya dari tim nasional." tulis KOVO.

Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin
Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin
Sumber :
  • GS Caltex

Dampaknya, nama Ahn dicoret dari tim nasional dan status free agent membuatnya tanpa klub musim depan.

Ia dipastikan absen pada kompetisi V League 2026/2027 akibat konsekuensi kasus tersebut.

Kapten tim, Yoo Seo-yeon, mengaku terkejut saat mendengar kabar itu ketika berada di luar negeri.

"Saya mendengar berita buruk itu saat bepergian ke luar negeri saat itu," kata Yoo Seo-yoon.

"Saya terus bertukar pesan dengan Ahn Hye-jin sepanjang perjalanan." tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pejabat klub menyebut Ahn menunjukkan penyesalan mendalam dan mengalami tekanan mental yang berat.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT