KOVO Ubah Seleksi Pemain Asing Kuota Asia V-League, Berapa Gaji Megawati Hangestri Usai Direkrut Hyundai E&C Hillstate?
- Instagram @red__sparks
Jakarta, tvOnenews.com - KOVO mengubah cara perekrutan pemain asing kuota Asia untuk kompetisi Liga Voli Korea, V-League 2026-2027. Perubahan mencolok pun terjadi pada seleksi pemain asing ini.
Di musim terbaru ini, KOVO menerapkan sistem agen bebas kuota Asia dengan menetapkan standar batas gaji tahunan. Hal ini membuat klub bebas mencari pemain asing kuota Asia sendiri tanpa melalui proses draft.
Hyundai E&C Hillstate pun merekrut pemain Timnas Voli Indonesia, Megawati Hangestri. Mega pun diperkenalkan secara resmi pada Senin (11/5/2026).
Publik pun bertanya-tanya soal gaji Megawati Hangestri bersama Hyundai E&C Hillstate. Apalagi, Mega sempat dua musim bersama Red Sparks dan kepergiannya sempat dirumorkan karena batas gaji yang ditetapkan oleh KOVO.
Dilansir dari laman Hankook Sports, penerapan sistem agen bebas kuota Asia 2026 ini lebih baik dibandingkan dengan musim sebelumnya.
"Sistem kuota Asia akan dibuat dalam standar batas gaji tahunan, dengan 150 ribu dolar AS (Rp2,6 miliar) untuk tahun pertama dan 170 ribu dolar (Rp2,95 miliar) untuk tahun kedua," tulis laporan tersebut.
Menariknya, ada kasus berbeda dari pemain yang kembali setelah sempat absen dalam Liga Voli Korea, termasuk dirasakan dalam kasus Megawati Hangestri.
Dalam divisi putri, ada hak retensi klub di mana pemain tahun pertama harus diakui.
Dengan pengalaman Mega dua musim bersama Red Sparks, Megawati Hangestri seharusnya dibayar lebih tinggi oleh Hyundai E&C Hillstate.
Namun bukan regulasi namanya jika ada kerugian bagi pemain. Jika seorang pemain memilih untuk menolak perpanjangan kontrak, maka dia tidak bisa dikontrak klub lain selama satu musim.
"Klub harus menawarkan gaji yang lebih tinggi pada pemain kuota Asia dibandingkan tahun pertama mereka, jika pemain menolak, maka pemain tersebut tidak dapat menandatangani kontrak dengan klub lain selama satu musim," tulis laporan tersebut.
Load more